Standard Operating Procedure (SOP) Penggunaan Ambulance Perusahaan

 STANDARD OPERATING PROCEDURE PENGGUNAAN AMBULANCE

1.0    TUJUAN
Prosedur ini dibentuk untuk pola dalam penggunaan kendaraan beroda empat Ambulance
2.0    RUANG LINGKUP
Prosedur ini dipakai untuk semua karyawan di lokasi pabrik
3.0    TANGGUNG JAWAB DAN OTORITAS
Dokter Perusahaan dan Paramedik terkait bertanggung jawab dalam mengaplikasikan mekanisme penggunaan ambulance
4.0    DEFINISI
Ambulance : Alat tranportasi untuk penyelamatan korban dari lokasi insiden ke klinik PT. X dan atau dari klinik PT. X ke Rumah Sakit  Referal atau Rujukan.
5.0    DOKUMEN TERKAIT
Industrial Accident And Injuries procedures

STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PENGGUNAAN AMBULANCE PERUSAHAAN

6.0    MATERIAL & EQUIPMENT
Ø  Mobil Ambulance
Ø  EMT TRAUMA KIT
Ø  BLACK BAG CONTAIN
Ø FORMULIR PEMERIKSAAN AMBULANCE PT. X
7.0    POTENSI BAHAYA DAN PERLINDUNGAN
7.1           Potensi Bahaya
       Kerusakan aset dan cidera akhir tabrakan
       Blood born pathogen
7.2           Perlindungan
       Pengemudi mempunyai SIM dan patuhi rambu lalulintas
8.0    PROSEDUR
8.1           Petunjuk Umum penggunaan Ambulance.
Ø  Ambulance hanya boleh di bawa oleh supir yang mempunyai sim A
Ø  kecuali kasus yang ada di area: admin building, parkir area, pos security. ambulance sanggup di pakai bila korban  benar-benar butuh ambulance untuk evacuasi.
Ø  Apabila ambulance berangkat harus ada paramedic yang mengawal (ambulance dihentikan berangkat tanpa ada paramedik yang mendampingi ). Dan bila diharapkan dokter perusahaan sanggup diminta untuk turut mengantar penderita
Ø  Sebelum ambulance berangkat paramedic menyalakan handphone Ambulance yang telah disediakan  sebagai alat komunikasi selama dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Ø  Selama penderita berada di dalam ambulance, maka paramedic akan memberikan/ menjalankan mekanisme medis sesuai dengan keadaan pasien (P3k, resusitasi, pencegahan syok, perdarahan dll).
Ø  Pada waktu berangkat mengambil penderita, ambulance berjalan paling cepat 60 km/jam dan lampu merah ( rotator ) dinyalakan, “ sirene jikalau perlu dibunyikan.”
Ø  Waktu membawa pasien maksimum 40 km/jam, pengemudi Ambulance harus dalam keadaan hening menjalankan ambulance tersebut, lampu ( rotator ) dinyalakan, “ sirene dihentikan di bunyikan
Ø  Semua peraturan lalulintas dihentikan dilanggar, apabila diharapkan sanggup meminta pinjaman petugas lalulintas.
Ø  Ambulance beserta peralatan medis merupakan tanggung jawab paramedic, paramedic wajib merawat & menjaga ambulance supaya selalu siap pakai.
Ø  Cek list ambulance harus di isi setiap hari oleh paramedic shift sore. cek list alat –alat medis di isi oleh paramedic shift ahad pagi.
8.2             Penggunaan Ambulance di dalam Pabrik
Y  Apabila ada kecelakaan hubungi klinik PT. PERUSAHAAN ANDA ext. 111 / 118 untuk minta bantuan, paramedic akan segera berangkat menuju lokasi insiden dengan membawa ambulance.
Y  Bila ditempat insiden ditemukan korban, paramedic meminta salah satu anggota Tim ERT atau karyawan PT. X ( Memiliki SIM A ) untuk menjadi driver ambulance, mendampingi paramedic membawa korban untuk di stabilkan d iklinik.
Y  Apabila Korban perlu dibawa ke rumah sakit, maka paramedic  akan menghubungi Shift koordinator atau pihak yang berwenang ( EHS&SS manager) yang sedang bertugas untuk minta izin membawa ambulance keluar lokasi pabrik.
Y  Sebelum menuju Rumah sakit, paramedic harus menghubungi pihak Rumah sakit yang bersangkutan  supaya rumah sakit bersiap sesuai dengan kondisi penderita.
Y  Setelah datang di rumah sakit paramedic / dokter yang mengawal berkolaborasi dengan petugas gawat darurat di rumah sakit.
8.3             Penggunaan Ambulance di Luar Pabrik
·      Hubungi klinik PT. PERUSAHAAN ANDA telp. xxxxxx ext.xxx untuk minta bantuan, berikan isu yang terang mengenai nama,  lokasi insiden dan keadaan penderita tersebut.
·      Ambulance sanggup keluar dari lokasi pabrik sehabis mendapat ijin dari yang berwenang ( EHS & S manager ) atau shift coordinator.
·      Apabila alasannya ialah satu dan lain hal ambulance klinik tidak sanggup dipergunakan untuk keluar lokasi pabrik, maka karyawan dan keluarga
·      yang bersangkutan sanggup menyewa ambulance rumah sakit atau klinik
8.4             Kriteria penderita yang memerlukan ambulance
        Penderita kecelakaan di pabrik
·   Patah tulang anggota gerak dan tulang punggung
·   Pendarahan yang andal dan terus menerus
·   Trauma kepala alasannya ialah jatuh dari ketinggian dan akhir benturan dengan benda keras
·   Luka bakar yang luas ( grade 2 ke atas )
·   Kecelakaan berat lainnya
Penderita dengan keadaan gawat darurat menyerupai :
·   Penderita yang sedang menderita serangan jantung
·   Penderita yang sesak napas
·   Pingsan / syok
·   Keadaan gawat darurat lainnya
8.5            Prosudur pengecekan ambulance
o    pelaksanaan pengecekan ambulance dilakukan setiap pergantian shift
o    Patuhi peraturan kemudian lintas ketika mengenarai ambulance.
9.0 LAMPIRAN

       AMBULANCE INSTRUMENT ‘ 06
NO
DESCRIPTION
QUANTITY
1-Jan
8 -Jan
18-Jan
29-Jan
1
Alkohol Swabs
2
Ambu twin pump
3
Blankar
4
Blanket Blue
5
Blood set
6
Dex 5 %
7
Don way traction splint
8
Eye pad
9
Ferno
10
Ferno ked
11
First aid Air splint full arm
12
First aid Air splint full hand
13
First aid Air splint full leg
14
First aid Air splint half arm
15
First Aid air splint half leg
16
First aid Air splint pilIow
17
Gaas Steril in box
18
Glove Steril No 7,5
19
Infus set
20
Infus set with float valve
21
Life Support Product
22
Manual resuscitator
23
Masker
24
Mitella
25
Nacl 0,9 %
26
Neck collar regular
27
Neck collar tall
28
Oxigen Set
29
Pillow
30
Resusitatoir Adult in Box
31
Resusitatoir Child in Box
32
Ringer Laktat
33
Safety belt
34
Scoop stretcher
35
Spuit 2,5 cc
36
Spuit 5 cc
BLACK BAG CONTAIN ‘ 06
NO
DESCRIPTION
QUANTITY
1Jan
8-Jan
18-Jan
29-Jan
1
Abocath no.16
2
Abocath no.18
3
Abocath no.20
4
Abocath no.22
5
Adrenalin 1 mg
6
Alkohol swab
7
Aminophilin
8
Atropin 0,25
9
Band Aid
10
Bethadine solution
11
Blood Pressure
12
Blue sheet
13
Boorwater
14
Buscopan 20 mg inj.
15
Dextrose 5%
16
Disposible 1 ml
17
Disposible 10 ml
18
Disposible 2,5 ml
19
Disposible 20 ml
20
Disposible 5 ml
21
Disposible 50 ml
22
Emergency Blanket
23
Eye pad small
24
Eye washing glass
25
File for vial
26
Guedel no.2
27
Guedel no.3
28
Guedel no.4
29
IV Set
30
Lasix 20 mg
31
Micropore tapes
32
NaCl 0,9 %
33
Needle no.19
34
Needle no.21
35
Needle no.23
36
Nitrobat tab
37
Opsite
38
Oradexon / Kalmethason
39
Pen light
40
Pulgrim Blansheet
41
RL
42
Roll Gauze
43
Scissor
44
Setonet No.1
45
Setonet No.3
46
Setonet No.6
47
Steril Gauze
48
Steril Glove
49
Stetoscope
50
Tensocrepe large
51
Tensocrepe small
52
Tourniquet
53
Tramal
54
Triangular bandage
55
Valium 10 mg
56
Water for Injection
57
Water gel
58
Wing needle 19
P a r a m e d i c

            EMT TRAUMA KIT ‘ 06
NO
ITEM
QUANTITY
 TOP TRAY
1Jan
8 -Jan
18-Jan
29Jan
1
Band Aid
2
Betadine
3
Bite Block/tongue depresure
4
Conforming Bandage 3″x 75″
5
Conforming Bandage 4″x 75″
6
Conforming Bandage 4″x 84″
7
Emergency blanket
8
Eye wash glaas
9
Micropore 3M 0,5 cm
10
Pine Light
11
Rubber Glove
12
Thermometer
MIDDLE TRAY
1
Addesive Tafe
2
Clear Mouth Barrier
3
Multi trauma dressing
4
Scissor
5
Steril Burn Sheet
6
Tourniquet
7
Triangular Bandage
8
Water gel
 BOTTOM TRAY
1
Boorwater
2
Hidrogen Peroxide
3
Infus Set bag
4
Mucus Extractor
5
NaCl 0,9 %
6
Pilgrim
7
RL
8
Tongue depressure
9
Stetoscope
P a r a m e d i c

News Feed