Review Coolpad Max, Smartphone Dengan Ruang Ganda Nan Lega

 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega

Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan smartphone yang menjadi ponsel utama saya, jadinya saya pun bisa menarik kesimpulan-kesimpulan apa saja yang mau saya bahas di goresan pena review kali ini.

Selagi ada waktu menunggu para pelamar kerja mengisi form dan tes tulis, saya mulai saja deh menulis ulasan lengkap dari hasil pemakaian Coolpad Max selama beberapa hari. Sebagai informasi, ketika saya memulai goresan pena ini, saya berada di sebuah ruangan meeting di Hotel Verona Palace, Bandung, yang kantor saya (Paybill Indonesia) sewa untuk proses rekrutmen besar yang kedua semenjak kami setup sebuah development office di Bandung tahun lalu.

Untuk yang melewatkan proses unboxing dan kesan pertama saya terhadap Coolpad Max, saya sarankan Anda membacanya terlebih dahulu ya.

Spesifikasi Teknis Coolpad Max

Kita mulai pembahasan dari spesifikasi teknis Coolpad Max ini ya. smartphone ini hadir dengan layar berukuran 5,5 inci beresolusi Full HD 1080p yang berdasarkan saya terlihat tajam dengan reproduksi warna yang baik dan vivid. Di ukuran layar sebesar itu, resolusi 1920 x 1080 pixel sudah sangat cukup, saya tidak bisa menemukan perbedaanya dengan layar yang beresolusi 2K atau QHD.

Malah, layar QHD berpotensi memberatkan kinerja prosesor grafis yang dimiliki sang ponsel pintar. Yang saya alami sendiri sih ketika memutar video kemudian hendak menggeser ke menit tertentu, prosesnya cukup tersendat di layar QHD.

Beralih ke dapur pacunya, Coolpad Max ini memakai processor besutan Qualcomm, yaitu Snapdragon 617 yang mempunyai jumlah inti sebanyak delapan buah alias octa-core, dengan clockspeed maksimal 1.5 GHz. Qualcomm umumnya melabeli processor kelas menengah mereka dengan angka 6xx, yang jikalau dibandingkan dengan harga jual Coolpad Max yang hampir menyentuh angka lima juta rupiah terasa mahal. Skor Antutu Benchmark yang berkisar di angka empat puluh ribuan yaitu cerminan level processor ini.

 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega
Skor Antutu Benchmark Coolpad Max

Namun, Coolpad memberi nilai lebih di sisi kapasitas RAM dan penyimpanan media. Ya, Coolpad Max mempunyai RAM sebesar 4 GB dengan memori bawaan seluas 64 GB. Saat pertama dinyalakan, masih tersedia ruang kosong di hati Aa semenjak ditinggal kawin sama Gista sekitar 52 GB pada memori bawaan Coolpad Max. Cukup lega bukan? Memang harus begitu, soalnya Coolpad Max membutuhkan ruang penyimpanan lebih untuk menyimpan semua kenangan Aa bersama dia, ya dia, tak perlu Aa sebut lagi namanya memfasilitasi satu buah fitur yang ketika ini gres ada di jajaran smartphone milik Coolpad.

 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega
Detail Storage Coolpad Max

Fitur Dual Space pada Coolpad Max

Fitur yang saya maksud pada penggalan sebelumnya yaitu fitur Dual Space. Fitur ini jadi unggulan Coolpad dalam memasarkan smartphone ini. Singkatnya fitur ini memungkinkan Coolpad Max memakai dua ruang berbeda dalam satu ponsel, sehingga terasa ibarat mempunyai dua ponsel yang berbeda isinya.

Ruang pertama yaitu ruang normal, di mana smartphone Coolpad Max beroperasi ibarat biasa layaknya ponsel Android lainnya. Sementara ruang kedua yaitu ruang privat atau diam-diam yang mana semua data di sana takkan bisa diakses oleh orang lain. Mulai dari file-file media, hingga aplikasi-aplikasinya terkunci hanya untuk Anda, dan jangan lupa Anda bisa memakai akun yang berbeda untuk setiap aplikasi yang berjalan di ruang privat.

BACA JUGA:  Hands-On & First Impression: Infinix Hot 2, Android One Ram 2Gb Pertama Di Indonesia

Jika Anda hanya berniat memakai ruang privat ini untuk penggunakan dua akun pada aplikasi yang sama, tidak butuh kerahasiaan macam-macam, tampilkan saja ikon untuk pindah ke private space di homescreen Coolpad Max dan tak perlu set kunci untuk masuk ke ruang ini. Tinggal tap ikon kunci berlabel private space, dalam sekejap mata Anda ibarat pindah memakai smartphone lain. Tap ikon home untuk kembali ke ruang normal.

Namun, lain halnya jikalau Anda punya niat berbeda pada ruang privat ini. Untuk percakapan sensitif yang tidak ingin diketahui orang lain, pasangan atau bos misalnya, hehehe.. Sembunyikan ikon kunci, kemudian set kunci untuk masuk ke ruang privat ini. Lebih ringkas lagi apabila Anda mengatur salah satu sidik jari tangan Anda untuk menjadi pemicu perpindahan ruang atau space ini. Misalkan jari telunjuk asisten diatur untuk membuka kunci layar, sementara telunjuk kiri untuk pindah ruang. Maka ketika ingin memakai smartphone ini untuk keperluan biasa, tempelkan telunjuk kanan ke pemindai sidik jari Coolpad Max yang berada di punggung ponsel ini. Sementara ketika ingin mengakses ruang privat, tempelkan telunjuk kiri. Ini bisa dilakukan bahkan ketika layar Coolpad Max masih dalam keadaan padam lho, keren kan?

Masih kurang jelaskah? Oke, gini deh. Misalkan waktu Aa sedang bersama pasangan, Aa selalu gunakan telunjuk kanan biar yang terbuka yaitu ruang normal. Saat ia pergi ke toilet, Aa gunakan deh telunjuk kiri untuk membuka ruang privat sehingga Aa sanggup chat dengan Gista tanpa ketahuan seseorang yang tidak disukai pasangan Aa. Errrr, masa harus lebih dijelaskan lagi sih, hahaha… Ingat, ini cuma pola saja yaaa, C-O-N-T-O-H!

Desain Coolpad Max

Desain Coolpad Max ini layak masuk ke kategori smartphone cantik, terlebih dengan ketersediaan pilihan warnanya yang agak feminim. Bentuknya yang tipis serta materi metal yang terasa berkualitas pun mantap dalam genggaman. Sisi layarnya terasa lembut berkat lapisan beling dengan tepian melengkung. Penempatan lubang speaker pada penggalan sisi bawah menjadi nilai tambah yang Coolpad berikan.
Sisi minusnya yaitu di bezel layar yang terlihat ibarat berusaha disamarkan oleh Coolpad. Maksud saya, kalau memang ada bezel-nya ya sudah perlihatkan saja apa adanya, tidak semua orang mempermasalahkan bezel yang tidak terlalu tipis koq. Saya sendiri masih membutuhkan kehadiran bezel di pinggiran layar untuk melaksanakan sapuan ketika ingin menampilkan notification bar ketika ponsel berada dalam posisi layar landscape untuk bermain game yang berjalan secara fullscreen misalnya. Kesan murahan malah muncul pada ponsel-ponsel yang menyembunyikan bezel dengan warna hitam di sekeliling layar, berbeda dari warna body ponsel. Kesan ini akan terang muncul ketika ponsel padam dan kita beranggapan layarnya bezelless, kemudian merasa tertipu ketika melihat layarnya dinyalakan. Terlebih, materi foto promosi produk seringkali dibentuk supaya layarnya benar-benar terlihat tanpa bezel.

Satu kelemahan lain yaitu slot micro-SD yang bergantian dengan slot sim-card kedua. Untunglah memori bawaan Coolpad Max sudah lega, jadi tanpa penggunaan micro-SD pun bagi saya sudah terasa cukup, mengingat fitur dual-sim jauh lebih penting dalam keseharian saya.

Kamera Coolpad Max

Coolpad Max mempunyai dua buah kamera. Kamera utama yang berresolusi 13 Megapixels hadir ditemani dual-tone LED Flash. Peletakan posisi kamera utama terasa riskan tertutupi jari pada ketika memegang Coolpad Max dalam posisi landscape ketika memotret, butuh penyesuaian supaya sanggup dipakai tanpa terganggu jari.

 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega
 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega

Sementara kamera depannya mempunyai resolusi sebesar 5 Megapixels dan tiada berteman dengan LED Flash. Kualitas gambar yang dihasilkan kedua kamera Coolpad Max sanggup dilihat pada artikel Hasil Foto Menggunakan Kamera Coolpad Max berikut ini.

BACA JUGA:  Review Moto G5S Plus Indonesia, Best Buy 2017?

Fitur Multimedia pada Coolpad Max

Dari pengalaman saya memakai Coolpad Max, mau tak mau saya mencicipi bahwa smartphone yang satu ini mempunyai titik berat lebih pada bidang multimedia. Layar yang cerah dan jernih, kamera yang bisa menghasilkan gambar yang baik, dan kemampuan audio yang prima.
Ya, kemampuan audio Coolpad Max sanggup saya katakan masuk ke kategori di atas rata-rata, mengacu pada jajaran smartphone yang pernah saya coba. Asyiknya, dua buah lubang speaker yang ada pada sisi bawah Coolpad Max ternyata benar-benar mengeluarkan suara, tidak hanya sebelahnya saja. Jadinya bunyi yang dihasilkan cukup bertenaga, dan tidak takut tertutup jari pada ketika ponsel ini dipegang pada kedua sisinya untuk menonton video misalkan.
 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega
Lagi-lagi memori bawaannya yang luas memungkinkan kita menyimpan banyak file multimedia. Klop kan kalau saya bilang ini smartphone untuk kebutuhan multimedia?

Performa dan Daya Tahan Baterai Coolpad Max

Performa Coolpad Max sejauh yang saya gunakan terbilang baik. Hampir tidak ada lag berarti yang saya temukan, saya tengarai RAM-nya yang besar membuatnya jadi tak punya persoalan untuk melaksanakan multitasking.

Tapi, penggunaan RAM yang besar berarti makin banyak proses yang bisa berjalan di memori, yang artinya juga penggunaan daya menjadi lebih besar. Dan ya, baterai Coolpad Max yang berkapasitas sebesar 2.800 mAh ini terasa cukup cepat habis. Gambaran konsumsi daya selama saya pakai sanggup dilihat pada beberapa screenshot di bawah ini.

 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega
 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega
 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega
 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega
 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega

Dengan daya tahan baterainya yang tidak sanggup dikatakan istimewa, Coolpad Max hadir dengan pelipur lara berupa kemampuan Fast Charging. Saat saya isi daya pada pukul 19:33, indikator baterai menunjukkan kapasitas 33%. Pada pukul 19:59 indikator baterai sudah menunjukkan angka 80% atau atau sudah naik sebesar 47% hanya dalam waktu 26 menit. Untuk mengisi penuh dari kondisi baterai tersisa sekitar 10%, waktu yang diharapkan tak hingga satu jam saja. Yah, paling tidak walau cepat habis, penuhnya kembali juga cepat lah.

 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega

Fitur fast charging ini bisa didapatkan ketika memakai kepala charger bawaan yang disertakan pada paket penjualan Coolpad Max yang bisa menyuplai arus sebesar hingga 2A pada tegangan 5v maupun 7,5v.

BACA JUGA:  Review Moto Z2 Play, Pilihan Terbaik Tahun Ini?

Untuk hasil benchmark dan info hardware selengkapnya sanggup dilihat pada artikel proses unboxing dan kesan pertama saya terhadap Coolpad Max ya ๐Ÿ™‚

Plus dan Minus Coolpad Max

 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega
 Setelah beberapa hari memakai Coolpad Max berdampingan dengan  Review Coolpad Max, Smartphone dengan Ruang Ganda Nan Lega

Menurut saya, Coolpad Max mempunyai kelebihan-kelebihan yang jarang ditemui di smartphone lain. Pun begitu bukan berarti tak ada kekurangannya lho, untuk lebih lengkapnya kita buat daftar kelebihan dan kekurangannya saja ya.

Kelebihan Coolpad Max

  1. Bentuknya yang bagus dan tipis serta build quality yang baik.
  2. Layar tajam nan responsif, warna yang dihasilkan cerah dan jernih.
  3. Memori lega, baik RAM maupun memori penyimpanan internal.
  4. Fingerprint scanner yang beroperasi dengan cepat dan sangat jarang gagal membaca sidik jari saya.
  5. Fitur-fitur yang berguna: Dual Space, Scroll Screenshot.
  6. Dual stereo speaker, audio yang dihasilkan speaker cukup lantang, memakai earphone pun suaranya memuaskan.

Kekurangan Coolpad Max

  1. Harga yang terlalu berani untuk brand yang masih terbilang pendatang di Indonesia, dengan kata lain masih kemahalan.
  2. Dengan harga cukup premium, masih memakai processor kelas menengah.
  3. Bezel di sekitar layar terkesan disembunyikan, mengakibatkan kesan murahan ketika dinyalakan.
  4. Slot hybrid untuk micro-SD atau sim-card kedua, walaupun bahwasanya tidak terlalu butuh micro-SD alasannya memori internal sangat lega.

Apa Kata Aa perihal Coolpad Max

Sebetulnya pendapat saya perihal Coolpad Max sudah tercermin dari plus minus smartphone ini yang saya tuliskan. Seandainya saja harga bukan masalah, saya merasa nyaman memakai smartphone terbaru dari Coolpad ini. Menilik pada kebutuhan saya yang lebih banyak untuk penggunaan browsing internet, social media, sesekali foto-foto, mendengarkan lagu di perjalanan, serta menonton film seri kesayangan, rasanya smartphone ini sudah cukup banget deh.
Sayangnya, saya tidak akan mau mengeluarkan lima juta rupiah untuk itu. Dengan spesifikasi dan semua yang bisa saya dapatkan dari Coolpad Max, saya hanya rela mengeluarkan uang maksimal tiga setengah juta Rupiah saja. Nah, kebetulan Coolpad mengeluarkan versi lebih terjangkau dari smartphone ini, yaitu Coopad Max Lite. Dengan harga jual Rp 2.999.000,- apakah Coolpad Max Lite akan menciptakan saya merasa harganya sepadan dengan yang didapatkan? Hmm, tunggu saja reviewnya, kebetulan saya juga dipinjami Coolpad Max Lite nih.

Tapi jikalau Anda ingin tau ingin mencicipi sendiri untuk menilai apakah harga yang diberikan Coolpad pada smartphone unggulannya ini terlalu mahal atau tidak, silakan klik link promo pre-order Coolpad Max di Blibli.com ini ya.

Demikian goresan pena review kali ini, yang saya selesaikan sembari menahan kantuk selepas sahur pertama di Ramadhan tahun ini. He.. he.. Selamat menunaikan ibadah puasa ya, semoga goresan pena saya bisa membantu Anda melewatkan waktu menunggu berbuka ๐Ÿ˜€


Sumber http://www.gontagantihape.com/

News Feed