Pemda Belum Setor Gugusan Cpns Ke Situs Online, Ini Sebabnya

Foto: Andhika AkbaransyahFoto: Andhika Akbaransyah

Jakarta – Pendaftaran online Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dapat mundur dari rencana 26 September 2018 lantaran banyak instansi, terutama pemerintah tempat (Pemda) yang belum menyerahkan gugusan dan persyaratan CPNS. Lantas apa penyebabnya?

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menyampaikan, salah satu penyebab Pemerintah Daerah belum menyerahkan gugusan dan persyaratan CPNS lantaran ada pergantian kepala daerah.

“Yang kita pahami ada beberapa yang masih menciptakan adjusment akhir, katakanlah dengan kehadiran gubernur, bupati baru, ada sedikit perubahan,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Perubahan tersebut dilakukan lantaran adanya perbedaan kebijakan antara kepala tempat yang gres dengan yang sebelumnya. Namun perubahan itu dipastikan bukan dari segi jumlah lowongan, melainkan gugusan jabatan.

“Jumlahnya tetap tapi jabatan jabatan tertentu ditambah, ada yang dikurangi, itu yang sebabkan kenapa mereka terlambat,” sebutnya.


Selain itu ada provinsi yang masih berkoordinasi dengan kabupaten/kota di bawahnya terkait persyaratan dan prosedur registrasi CPNS.

“Mungkin harus ada koordinasi, katakanlah untuk, apakah surat SKL, surat keterangan lulus dapat digunakan apa nggak. Ada beberapa provinsi yang nyatakan di bawah provinsi itu, kabupaten/kota itu harus sama, dapat pakai SKL atau tidak,” ujarnya.

Hal tersebut sepenuhnya diserahkan ke institusi yang bersangkutan. Begitu pun dengan persyaratan lainnya di mana masih ada Pemerintah Daerah yang berkoordinasi.

“Ada juga yang katakan lah kapan itu SKCK itu diperlukan, kapan ratifikasi BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) itu diperlukan. Kalau kami tidak menyebutkan itu harus di mana tapi kami serahkan kepada pejabat pembina kepegawaian masing masing,” jelasnya.


Sumber detik.com

News Feed