Kuesioner / Daftar Periksa Audit Sistem Administrasi Kesehatan Kerja (SMK3)

1Kebijakan Kesehatan Kerja
1.1Apakah ada kebijakan perihal Kesehatan Kerja secara  tertulis yang ditandatangani oleh Pimpinan setempat ?
1.2Apakah kebijakan Kesehatan Kerja tersebut telah dijabarkan sesuai dengan kebutuhan Unit/Daerah Operasi ?
1.3Apakah   kebijakan   Kesehatan   Kerja   tersebut digunakan sebagai pola penyusunan tujuan dan target kegiatan Kesehatan Kerja ?
1.4Apakah program-program kerja Kesehatan Kerja tersebut disusun dengan terperinci termasuk target dan tanggung jawab pelaksanaannya ?
1.5Apakah kebijakan Kesehatan Kerja tersebut telah dimengerti, dipahami, dikomunikasikan/ disosialisasikan kepada seluruh pekerja ?
1.6Apakah kebijakan Kesehatan Kerja tersebut telah dimengerti,  dipahami,  dikomunikasikan/ disosialisasikan kepada kawan kerja ?
Apakah kebijakan Kesehatan Kerja tersebut telah dimengerti,  dipahami, dikomunikasikan/ disosialisasikan kepada masyarakat sekitar ?
2Peraturan Perundangan Kesehatan Kerja
2.1Apakah ada Peraturan Perundangan Kesehatan Kerja yang diberlakukan di Unit/Daerah Operasi oleh Pimpinan setempat ?
2.2Apakah Peraturan Perundangan Kesehatan Kerja tersebut  digunakan sebagai pola dalam pengelolaan Kesehatan Kerja di Unit/Daerah Operasi ?
2.3Apakah Peraturan Perundangan tersebut sudah diketahui,  dipahami, dimengerti, serta dikomunikasikan/disosialisasikan kepada seluruh pekerja/mitra kerja dan terdokumentasi dengan baik?
2.4Apakah ada training pekerja perihal pehaman terhadap Peraturan  Perundangan Kesehatan Kerja dan terdokumentasi dengan baik ?
2.5Apakah ada sistem pemantauan terhadap pemenuhan  Peraturan  Perundangan yang diberlakukan ?
3Manajemen Kesehatan Kerja
3.1Apakah ada fungsi Kesehatan Kerja dalam organisasi perusahaan di Unit/daerah Operasi
3.2Apakah fungsi Kesehatan Kerja tersebut tergambar dalam struktur organisasi perusahaan Unit/Daerah Operasi ?
3.3Apakah ada pola tata kekerabatan yang terperinci antara fungsi Kesehatan Kerja dengan fungsi terkait ?
3.4Apakah sudah tersedia sarana dan prasarana yang dapat   mendukung kegiatan Kesehatan Kerja ?
3.5Apakah Unit/Daerah Operasi sudah mempunyai SDM Kesehatan Kerja dengan kuantitas dan kualitas  sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan jabatan ?
3.6Apakah tersedia  Pedoman, TKO/Juklak, TKI perihal aspek Kesehatan Kerja ?
3.7Apakah ada rencana pembinaan dan pola pengembangankarir SDM Kesehatan Kerja ?
3.8Apakah ada sistem yang memastikan bahwa penempatan pekerja telah sesuai dengan Pendidikan, Pelatihan dan Pengalaman yang dimiliki ?
3.9Apakah ada lembaga komunikasi/diskusi antara pekerja dan atasan, antar pekerja dan dengan instansi di  luar Perusahaan untuk membahas permasalahan 
3.10Apakah ada sistem pencatatan dan dokumentasi yang  tertera rapi terhadap semua kegiatan Kesehatan Kerja di Unit/Daerah Operasi ?
3.11Apakah  ada  sistem  pengelolaan dan pengamanan dokumen/arsip Kesehatan Kerja?
3.12Apakah tersedia sistem yang sanggup mengantisipasi setiap perubahan yang berdampak pada aspek Kesehatan Kerja ?
4Program Kesehatan Kerja
4.1Apakah di Unit /Daerah Operasi sudah tersedia kegiatan Kesehatan Kerja yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan kebijakan 
4.2Apakah kegiatan Kesehatan Kerja tersebut terpadu dengan kegiatan K3LL ?
4.3Apakah kegiatan Kesehatan Kerja tersebut sudah mengarah pada pencapaian tujuan Kesehatan Kerja ?
4.4Apakah kegiatan Kesehatan Kerja tersebut sudah dijabarkan dalam bentuk rencana anggaran ?
4.5Apakah kegiatan Kesehatan Kerja tersebut disusun  berdasarkan prioritas kegiatan jangka pendek dan jangka panjang ?
4.6Apakah kegiatan Kesehatan Kerja tersebut sudah meliputi kegiatan pendidikan, training dan sertifikasi ?
5Manajemen Risiko Kesehatan Kerja
5.1Apakah ada kegiatan untuk mengantisipasi dan menganalisa potensi ancaman Kesehatan Kerja ?
5.2Apakah ada upaya penilaian dan pengendalian potensi ancaman Kesehatan Kerja ?
5.3Apakah tersedia denah alir yang menggambarkan kegiatan Perusahaan yang terkait dengan potensi ancaman Kesehatan Kerja?
5.4Apakah ada daftar pekerjaan/proses kerja yang berpotensi membahayakan Kesehatan Kerja ?
5.5Apakah ada peta Iokasi dari sumber-sumber ancaman Kesehatan Kerja ?
5.6Apakah ada gejala peringatan di lokasi-lokasi  kerja yang berpotensi mengakibatkan ancaman bagi Kesehatan Kerja ?
5.7Apakah tersedia alat pelindung diri (APD) di lokasi-lokasi kerja yang  berbahaya bagi Kesehatan Kerja ?
5.8Apakah tersedia mekanisme operasi untuk pengendalian proses kerja yang berpotensi mengakibatkan ancaman bagi Kesehatan Kerja ?
5.9Apakah tersedia mekanisme pengelolaan  barang dan jasa (MSDS) dari pemasok atau kawan kerja yang berkaitan dengan aspek Kesehatan Kerja ?
5.10Apakah   tersedia   pedoman   untuk   menangani insiden luar biasa (outbreak) ?
6Promosi Kesehatan Kerja
6.1Apakah ada kegiatan promosi Kesehatan Kerja yang  bertujuan untuk  membudayakan  Norma Hidup Sehat dan Produktif ?
6.2Apakah tersedia kegiatan konsultasi bagi pekerja untuk pembinaan kesehatannya ?
6.3Apakah ada kegiatan promosi Kesehatan Kerja yang melibatkan pekerja secara kelompok atau masal ?
6.4Apakah ada kegiatan pendidikan dan training untuk  mengembangkan pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan kepedulian pekerja terhadap pola 
6.5Apakah tersedia Pedoman perihal promosi Kesehatan Kerja sebagai pola dalam melakukan kegiatan promosi Kesehatan Kerja ?
6.6Apakah tersedia sarana yang memadai bagi pekerja untuk meningkatkan derajat kesehatannya ?
6.7Apakah ada sistem yang sanggup membantu pekerja untuk mengetahui derajat kesehatannya ?
7Pelayanan Kesehatan Kerja
7.1Apakah  tersedia  sarana  pelayanan  Kesehatan Kerja yang memadai ?
7.2Apakah jumlah dan kualitas SDM di  sarana pelayanan Kesehatan Kerja sudah memadai ?
7.3Apakah ada mekanisme pelayanan Kesehatan Kerja ?
7.4Apakah ada sistem tumpuan pelayanan Kesehatan Kerja ?
7.5Apakah ada Pedoman pelaksanaan investigasi Kesehatan  Prakarya, bersiklus umum, bersiklus khusus.dan investigasi kesehatan lainnya ?
7.6Apakah ada Pedoman penanganan bagi pekerja yang kesehatannya bermasalah ?
7.7Apakah ada Tim Penguji Kesehatan (TPK) yang bertanggung jawab atas penentuan  kesehatan pekerja terhadap pekerjaannya dan  pekerjaan terhadap kesehatan 
8P3K dan Kesiagaan Tanggap Darurat
8.1Apakah tersedia sarana P3K dan Kesiagaan Tanggap Darurat  yang memadai (jumlah   dan kualitas  sesuai  dengan   persyaratan)  di  lokasi kerja ?
8.2Apakah   ada   prosedur   P3K   dan   Kesiagaan Tanggap Darurat di lokasi kerja ?
8.3Apakah   prosedur tersebut  telah  disimulasikan secara bersiklus ?
8.4Apakah mekanisme tersebut didokumentasikan dan direvisi secara bersiklus dan dimutakhirkan ?
8.5Apakah ada sistem Kesiagaan Tanggap Darurat bidang Kesehatan Kerja yang terintegrasi dengan sistem Kesiagaan Tanggap Darurat Unit/Daerah Operasi ?
8.6Apakah ada sistem yang sanggup mengawasi supaya sarana  P3K dan  Kesiagaan  Tanggap  Darurat selalu dalam keadaan siap pakai ?
8.7Apakah sarana dan peralatan P3K  dan Kesiagaan  Tanggap Darurat handal dan siap pakai ?
8.8Apakah ada kegiatan training P3K dan Kesiagaan Tanggap Darurat bagi pekerja secara periodik dan terdokumentasi dengan baik ?
8.9Apakah  tersedia  sarana  transportasi/ambulans untuk penyelamatan dan tumpuan korban dalam keadan darurat ?
8.10Apakah  tersedia  SDM  yang  mempunyai kemapuan P3K dan Kesiagaan Tanggap Darurat dalam jumlah memadai ?
8.11Apakah tersedia sistem dan sarana komunikasi khusus  bagi fungsi kesehatan Kerja dalam keadaan darurat ?
8.12Apakah  ada catatan  pertistiwa, tindakan yang dilakukan dari keadaan darurat berikut tindakan perbaikan yang dilakukan ?
9Penyakit Akibat Kerja
9.1Apakah ada Pedoman diagnosa dan tatalaksana Penyakit Akibat Kerja ?
9.2Apakah ada Pedoman tatalaksana pelaporan Penyakit Akibat Kerja ?
9.3Apakah tersedia data lingkungan kerja (environment monitoring) yang mendukung kekerabatan sebab-akibat dari timbulnya Penyakit Akibat Kerja ?
9.4Apakah tersedia data biological monitoring yang mendukung  penegakkan diagnose Penyakit Akibat Kerja ?
9.5Apakah adasistem pengawasan pengelolaan klinis Penyakit Akibat Kerja ?
9.6Apakah ada sistem yang mengatur proteksi kompensasasi bagi penderita Penyakit  Akibat Kerja ?
9.7Apakah tersedia data kesehatan pekerja semenjak diterima bekerja hingga penegakkan diagnose atau pemutusan kekerabatan kerja ?
10Sistem Informasi Kesehatan Kerja
10.1Apakah tersedia sistem informasi Kesehatan Kerja di unit-unit kerja ?
10.2Apakah ada sistem informasi yang  saling berkaitan pada setiap tingkatan organisasi ?
10.3Apakah ada penanggung jawab atas sistem informasi Kesehatan Kerja ?
10.4Apakah ada sistem pencatatan dan pelaporan setiap keadaan darurat yang  terpadu dengan sistem informasi Kesehatan Kerja ?
10.5Apakah ada laporan kegiatan Kesehatan Kerja secara bersiklus ?
10.6Apakah ada catatan perihal investigasi bersiklus kesehatan pekerja dan penghitungan abssenteismenya ?
10.7Apakah sistem pencatatan dan pelaporan telah dilaksanakan sesuai prosedur/ketentuan yang berlaku ?
11Pengkajian dan Evaluasi Kesehatan Kerja
11.1Apakah ada sistem pengkajian dan penilaian kegiatan Kesehatan Kerja ?
11.2Apakah tersedia mekanisme untuk inspeksi ?
11.3Apakah ada sistem pemeliharaan dan kalibrasi peralatan  Kesehatan  Kerja sehingga peralatan siap untuk digunakan dengan hasil yang akurat ?
11.4Apakah tersedia mekanisme untuk melakukan audit internal (self  assessment) Kesehatan Kerja ?
11.5Apakah ada penanggung  jawab atas rekomendasi dari hasil audit dan semua tindak lanjut yang diharapkan ?
11.6Apakah ada penilaian dan analisa laporan kegiatan pada setiap tingkat, yang disampaikan kepada Manajemen setempat secara bersiklus ?
11.7Apakah ada umpan balik atas laporan kegiatan dari unit kerja ?
11.8Apakah ada assessment atau audit Kesehatan Kerja yang dilakukan  baik internal maupun eksternal guna mendukung  system informasi Kesehatan Kerja 
11.9Apakah  ada ukuran kinerja yang menawarkan citra kinerja Kesehatan Kerja di unit terkait ?
11.10Apakah ada ukuran kinerja Kesehatan Kerja yang dikomunikasikan kepada pekerja dan fungsi terkait ?
11.11Apakah ada mekanisme tertulis untuk pemantauan, pengukuran   evaluasi   UKT   Kesehatan   Kerja termasuk semua imbas Kesehatan Kerja yang signifikan secara 
12Hubungan dengan Lembaga Pemerintahan dan Masyarakat
12.1Apakah kekerabatan dengan masyarakat sekitar kegiatan perusahaan terjalin dan terpelihara dengan baik ?
12.2Apakah kekerabatan Perusahaan dengan Perusahaan lain, instansi/lembaga terkait terjalin dengan baik ?
12.3Apakah ada kegiatan yang bertujuan guna meningkatkan kekerabatan dengan masyarakat sekitar ?
12.4Apakah ada mekanisme penyampaian keluhan problem kesehatan dari masyarakat di sekitar Perusahaan akhir imbas operasi Perusahaan ?
12.5Apakah ada sistem yang mengatur kolaborasi antara fungsi Kesehatan Kerja di Perusahaan dengan pihak di luar Perusahaan ?
12.6Apakah ada mekanisme yang mengatur yang proteksi informasi aspek Kesehatan Kerja yang diharapkan oleh masyarakat konsumen pemasok dan 
12.7Apakah ada koordinasi dengan fungsi  Humas dalam menjalankan fungsi kehumasan ?

News Feed