Inilah 10 Manfaat Buah Tomat Untuk Kesehatan Tubuh

Tomat tidak absurd lagi tampilannya dengan khas warna merah menyala. Buah tomat bisa dimakan secara eksklusif ataupun dengan ditambahkan pada aneka kuliner sehingga menambah selera makan.

Tomat merupakan salah satu jenis buah-buahan yang tentu mengandung banyak sekali nutrisi untuk tubuh. Rasanya yang asam seringkali dipakai untuk menambah kelezatan pada banyak jenis masakan.

Tomat diketahui mengandung jenis antioksidan besar lengan berkuasa yaitu lycopene dalam jumlah tinggi. Lycopene merupakan zat yang memperlihatkan warna merah pada buah tomat.

Buah tomat juga mengandung senyawa asam alfa lipoic, yang berguna untuk mengontrol glukosa di dalam darah, meningkatkan vasodilatasi, menjaga kesehatan otak dan jaringan saraf.

 Tomat tidak absurd lagi tampilannya dengan khas warna merah menyala Inilah 10 Manfaat Buah Tomat Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat buah tomat untuk kesehatan tubuh

Dibalik kesederhanaannya, bekerjsama buah tomat mempunyai banyak sekali manfaat besar untuk tubuh. Berikut dibawah ini penjabarannya.

1. Membantu tulang tetap kuat

Vitamin K dan kalsium yang terkandung pada tomat sangat berguna untuk memperkuat dan memperbaiki massa tulang, sehingga bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Sumber vitamin K yang terkandung di dalam tomat bisa mencegah mengeroposnya tulang.

Menurut laman Saveourbones.com, kandungan lycopene di dalam tomat melindungi dan merangsang osteoblas, yang merupakan sel pembentuk tulang.

Menurut peneliti, peresapan lycopene yang paling optimal bagi tubuh ketika tomat yang dimasak dengan minyak zaitun.

Fielding JM et al., ketika tahun 2005 di kegiatan Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menyatakan adanya peningkatan konsentrasi lycopene plasma sehabis konsumsi tomat yang dimasak dengan minyak zaitun.

Saat tomat dimasak, lycopene dalam tomat mentah diubah menjadi trans-likopen, yang lebih gampang diserap.

2. Melancarkan dan menyehatkan sistem pencernaan

Buah tomat kaya akan serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh anda, utamanya organ pencernaan. Serat sangat berguna semoga sistem pencernaan tetap sehat dan lancar.

Mengkonsumsi tomat secara teratur bisa melancarkan pencernaan. Tomat bisa mencegah terjadinya sembelit atau susah BAB (buang air besar).

Dengan hanya konsumsi  buah tomat setiap harinya, maka diharapkan problem pencernaan yang dialami akan sanggup teratasi.

3. Menjaga kesehatan kulit

Buah tomat menjadi sumber likopen yang bermanfaat untuk mencegah kerusakan pada jaringan kulit yang diakibatkan oleh sinar ultraviolet dari matahari.

Kandungan di dalam tomat ini menciptakan kulit semoga tetap sehat dan indah. Selain itu, juga bermanfaat melindungi kulit dari kerusakan akhir paparan sinar matahari.


4. Pencegah Kanker yang cukup efektif

Buah tomat dikatakan juga pelawan kanker alami. Likopen yang terkandung di dalam tomat bermanfaat untuk mengurangi risiko beberapa jenis kanker, menyerupai kanker mulut, prostat, serviks, faring, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus besar, dan kanker ovarium.

Kemudian buah Tomat mengandung vitamin A dan C, yang membantu untuk melawan radikal bebas yang merupakan penyebab kerusakan sel. Kandungan antioksidan yang cukup tinggi di dalam buah tomat, membantu untuk mengurangi resiko kanker.

Dengan rajin konsumsi tomat setiap hari, sangat penting semoga terhindar dari kanker yang mematikan. Untuk itu jangan lupa untuk mengkonsumsi buah tomat alasannya yakni keuntungannya yang penting ini.

5. Mencegah diabetes secara alami

Buah Tomat mengandung kromium yang bermanfaat untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah. Tomat menjadi sumber yang baik untuk membantu mengatur gula darah dalam tubuh.

Menurut Diethealthclub.com, mengontrol kadar gula darah menjadi hal penting dari perjuangan administrasi diabetes yang baik. Untuk penderita diabetes, kadar glukosa yang sehat sanggup dicapai dengan menerapkan diet makanan. Selain juga ada hal lain yang perlu diperhatikan yaitu menghindari stres dan rutin berolahraga.

Kandungan karbohidrat yang rendah, menimbulkan tomat bisa mengontrol kadar gula darah, menjaga asupan kalori yang sempurna bagi penderita diabetes, serta menurunkan berat badan.

Tomat kaya antioksidan dan membantu mengembalikan keseimbangan oksidatif tubuh. Zat antioksidan berfungsi untuk menurunkan risiko komplikasi yang terkait dengan diabetes dewasa.

Kandungan tinggi vitamin C, vitamin E, beta karoten, flavon, lycopene, lutein dan fitonutrien di dalam tomat, melindungi tubuh dengan mengurangi peroksidasi lipid, guna mencegah proses kerusakan oksigen ke lemak di dalam anutan darah atau membran sel.

Antioksidan melindungi tubuh dengan meningkatkan fungsi enzim. Hasil studi memperlihatkan bahwa sifat antioksidan di dalam tomat bermanfaat untuk melindungi ginjal dan anutan darah, dua penggalan tubuh yang sering terkena diabetes.

6. Meningkatkan daya penglihatan

Buah tomat mengandung vitamin A yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, menciptakan penglihatan menjadi tajam, dan mencegah terjadinya rabun senja. Berdasarkan suatu penelitian, menemukan bahwa konsumsi tomat mengurangi resiko degenerasi makula.

Menurut laman Healthyeating.sfgate.com, beberapa faktor termasuk genetika dan gaya hidup, mempengaruhi kesehatan mata. Komsumsi kuliner yang sehat membantu menjaga kesehatan organ mata, tambahkan tomat guna meningkatkan asupan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan mata.

Tomat kaya vitamin A untuk menjaga retina – jaringan kaya saraf tipis terletak di penggalan belakang mata- dimana asupan vitamin A mempunyai tugas penting dalam siklus cahaya, organ retina berperan untuk mendeteksi cahaya dan mengirim informasi visual ke otak.

Kekurangan asupan vitamin A mempengaruhi mata Anda, yang bisa mengakibatkan beberapa gangguan mata, sampai yang terburuk mengakibatkan kebutaan.

Kandungan lutein dan zeaxanthin di dalam tomat, dua nutrisi bekerja untuk menyaring cahaya, menghilangkan sinar cahaya biru yang merusak jaringan di mata, mencegah penyakit mata, menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia dan mencegah kerusakan pada retina.

Kandungan lycopene di dalam tomat melindungi jaringan tubuh dari kerusakan radikal bebas, dimana kerusakan radikal bebas beresiko timbulnya penyakit mata.

Sebuah studi yang dipublikasikan di “Investigative Opthamology & Science Visual” pada tahun 2011, menemukan hasil studinya bahwa orang dengan tingkat lycopene yang lebih tinggi mempunyai risiko yang lebih rendah mengalami degenerasi makula terkait usia.

Kandungan tembaga membantu produksi melanin, pigmen hitam yang ditemukan di mata. Kandungan vitamin C berfungsi untuk melawan katarak alasannya yakni faktor usia.

loading…


7. Menyehatkan rambut

Kandungan vitamin A di dalam tomat bermanfaat semoga rambut tetap besar lengan berkuasa dan indah, menyehatkan rambut dan memperkuat rambut dari ujung sampai akarnya.

Sebagian orang menyampaikan bahwa tomat bersifat sama menyerupai halnya pengecap buaya, yang memperlihatkan pemberian pada rambut, alasannya yakni di dalam tomat kaya akan kandungan vitamin A, B, C, dan E, yang fungsinya memelihara kesehatan rambut.

Banyak orang yang percaya bahwa penggunaan tomat pada rambut bisa mengatasi problem kerontokan rambut. Tetapi untuk menciptakan ramuan tomat pada rambut perlu menilik terlebih dulu ke dokter, guna mengetahui kondisi jenis rambut apakah cocok jikalau diberikan perawatan alami memakai tomat.

Selain itu, tomat juga sanggup membersihkan kotoran pada rambut, yang bisa menghilangkan kotoran yang menempel pada rambut. Caranya dengan menciptakan jus tomat, kemudian oleskan pada rambut secara merata.

Kemudian gosok rambut secara perlahan beberapa kali, kemudian diamkan selama 20 menit, sehabis itu gres bilas memakai air bersih. Terakhir lakukan keramas memakai shampo sampai rambut bersih.

Selain membersihkan kotoran, juga menghilangkan wangi kulit pada rambut dan kepala, menguatkan rambut, mencegah timbulnya ketombe.

8. Membantu meredakan peradangan
Penyakit yang melibatkan peradangan sanggup diminimalisir dengan mengkonsumsi buah tomat. Dimana dengan mengkonsumsinya, bermanfaat untuk meredakan nyeri yang dialami. Hal itu alasannya yakni tomat mengandung cukup banyak bioflavonoid dan karetenoid di dalamnya.

Jangan menyepelekan problem peradangan alasannya yakni bisa mengakibatkan terjadinya banyak sekali penyakit berbahaya menyerupai kanker, jantung, dsb.

Selain itu, menyerupai bisul juga timbul dari peradangan yang terjadi di dalam tubuh. Dalam konsumsi tomat, tidak problem apabila lebih suka tomat yang masih mentah, akan tetapi lycopene seringnya ditemukan lebih banyak pada tomat yang telah masak.

Sehingga, utamakan konsumsi buah tomat yang telah masak setiap hari.


9. Mencegah kanker & kerikil ginjal

Buah tomat juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya kerikil ginjal dan kerikil empedu, menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli, ditemukan bahwa penyakit kerikil ginjal dan kerikil empedu jarang terjadi pada orang-orang yang rajin memakan buah tomat, tetapi tanpa bijinya.

Studi teranyar menyebutkan zat likopen di dalam tomat juga berguna untuk menjaga kesehatan ginjal. Studi tersebut menemukan bahwa dengan mengkonsumsi tomat secara rutin bisa mencegah kanker ginjal.

Bahkan pada beberapa studi lainnya, menemukan hasil tdusinya bahwa tomat yang kaya akan kandungan antioksidan bisa menurunkan resiko sejumlah kanker lainnya.

Dalam sebuah studi, dimana para peneliti melaksanakan analisa pada 92.000 perempuan menopause yang sudah dilakukan semenjak pertengahan 1990-an sampai 2013. Dimana penerima juga diminta mengisi kuesioner mengenai tumpuan makan, utamanya terkait asupan mikronutrien, likopen dll.

Pada periode studi yang panjang tersebut, sebanyak 383 responden didiagnosis dengan kanker ginjal. Setelah itulah, peneliti mulai melaksanakan telaah keterkatian antara kanker ginjal dengan tumpuan makan berupa konsumsi jumlah vitamin, termasuk likopen, vitamin C, E, dan karoten.

Hasil studi menemukan bahwa hanya kandungan likopen yang memperlihatkan manfaat dalam penurunan risiko kanker ginjal. Dimana mereka yang mengonsumsi likopen dalam jumlah tinggi (mencukupi bagi tubuh) mengalami penurunan 45 persen risiko kanker ginjal dibandingkan dengan mereka yang konsumsi asupan likopen yang lebih sedikit.

Dokter Won Jin Ho dari Case Western Reserve University di Ohio, menjelaskan bahwa kandungan likopen yang tinggi terdapat pada konsumsi buah tomat yang dilakukan setiap hari.

Tetapi dokter Won Jin Ho menjelaskan juga bahwa kandungan likopen tidak hanya didapat dari buah tomat saja.

10. Menurunkan berat badan

Untuk melaksanakan kegiatan diet, maka disarankan untuk memasukan tomat ke dalam hidangan kuliner Anda sehari-hari.

Tomat mengandung banyak air dan juga serat, yang bermanfaat memperlihatkan rasa kenyang yang bertahan dengan lama.

Sehingga, konsumsi tomat sepertinya menjadi pilihan yang baik dan cerdas dalam perjuangan untuk menurunkan berat badan.

Semoga bermanfaat.

News Feed