Gempa NTB Di Kaki Rinjani Lebih Kencang Dibanding Pekan Lalu

Gempa NTB di Kaki Rinjani Lebih Kencang Dibanding Pekan Lalu Foto ilustrasi: Salah satu sudut Sembalun, Lombok Timur, gelap usai gempa pada 29 Juli 2018 lalu. (Kanavino/detikcom)

Jakarta – Sepekan lalu, Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) diguncang gempa 6,4 SR. Kini, Lombok diguncang gempa 7 SR. Guncangan terasa lebih kencang di kaki gunung Rinjani.

“Di Sembalun (Lombok Timur), guncanganya terasa lebih besar dari yang pekan lalu. Sembalun ialah daerah pintu masuk ke Rinjani,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Sudiyono, kepada detikcom, Minggu (5/8/2018).


Sudiyono belum mendapatkan laporan terkait kerusakan bangunan dari daerah Sembalun. Hingga ketika ini banyak daerah yang gelap gulita alasannya ialah listrik mati.

“Kondisi Sembalun belum terpantau,” kata Sudiyono.


Dia memastikan, tak ada lagi pendaki yang berada di Gunung Rinjani. “Rinjani sudah kita tutup dari pendaki, semua sudah clear semenjak 29 Juli kemarin,” kata Sudiyono.

Kecamatan Sembalun gres saja diguncang gempa 6,4 SR pada Minggu, 29 Juli pekan lalu. Saat itu, khusus di Kecamatan Sembalun, ada 777 rumah yang rusak akhir gempa.


Hari ini, Lombok diguncang gempa 7 SR. Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa ini terjadi pukul 18.46 WIB. Pusat gempa berada di kedalaman 10 km. Lokasi gempa berada di sekitar 27 km Timur Laut Lombok Utara, NTB. Gempa ini terasa hingga Bali.

Sumber detik.com

News Feed