Lenovo Tab 2 A7-10, Tablet Wow Di Tujuh Ratus Ribuan

0
6

Gadget ini saya beli dikarenakan kedatangan Meizu M2 Note ke dalam koleksi gadget saya. Ya, ketika Meizu M2 Note sanggup menciptakan ASUS Padfone S saya tersingkir, mau tak mau saya harus menyediakan tablet pengganti untuk kebutuhan saya membaca artikel dan menonton series.

Saya akan bahas sedikit dongeng unik pada ketika saya melaksanakan pembelian Lenovo Tab 2 A7-10 ini di Elevenia. Tablet ini bahu-membahu disebutkan dirilis secara pribadi di Lazada, tapi menyerupai biasa diskon Lazada sering dimanfaatkan para pedagang musiman untuk membeli beberapa unit gadget untuk kemudian dijual kembali melalui online marketplace lain.

Harga resminya di Lazada yaitu Rp 799.000,- saja (simpan teriakan “wow” Anda untuk nanti ketika membaca kupasan saya lebih dalam, saya yakin Anda butuh stok “wow” berlebih kali ini, he.. he..).

Saya menemukan ada seller di Elevenia yang menjualnya seharga Rp 791.000,-. Percayalah, jikalau Anda menemukan harga gadget di Elevenia harganya sama atau bahkan lebih murah dari marketplace kenamaan lainnya, itu yaitu hal yang luar biasa. Saya pernah membuka akun seller di Elevenia untuk berjualan Kaos GuratGarut, dan saya tahu persis fee yang diambil Elevenia untuk setiap produk yang terjual sangatlah besar. Sepuluh persen untuk semua produk, kecuali gadget dan elektronik yang ‘hanya’ lima persen saja. Biasanya seller di Elevenia terpaksa menjual barang yang sama dengan harga dipatok lebih mahal daripada jualannya di marketplace lain. Ini untuk menyiasati hukum fee dari Elevenia tadi, meskipun kadang fee itu dikembalikan oleh Elevenia dalam bentuk subsidi bagi Buyer sih.

Nah, perlu Anda tahu bahwa Elevenia memiliki kebiasaan untuk menunjukkan voucher diskon kepada user yang telah lebih dari tiga bulan tidak berbelanja lagi, atau istilahnya di Elevenia yaitu ‘dormant user’. Potongannya sebesar sepuluh persen, jikalau dulu maksimal belahan sebesar satu juta rupiah, kini hanya sepersepuluhnya saja. Saya rasa Elevenia kapok menunjukkan diskon kepada ‘dormant user’ besar-besar, soalnya saya saja dulu pernah sanggup lima belas biji voucher tersebut. Koq bisa? Ya bisa, memang saya punya belasan akun koq di sana, sssttt jangan bilang-bilang ya, takut tertangkap tangan he.. he.. Sampai ketika ini sudah ada tiga buah akun saya yang kena suspend, haha!

Singkat kata, saya memesan satu buah Lenovo Tab 2 A7-10 yang dengan segala belahan harga balasannya harus saya bayar di angka Rp 712.900 (oke, Anda boleh memakai satu buah stok teriakan “wow” Anda di sini). Murah bingits kalau kata anak gaul di sinetron televisi lokal mah. Seperti biasa, saya pilih metode pembayaran ATM, supaya punya waktu lebih untuk menunggu resah di hati hilang sebelum saya beranjak ke ATM guna melaksanakan pembayaran. Kemarin balasannya saya bayar juga deh, alasannya ASUS Padfone S saya sudah ada yang nebus. Tak lupa saya sertakan sebuah pertanyaan kepada seller, menanyakan kapan pesanan saya akan dikirim. “Segera dikirim, Juraganku!” begitulah jawaban yang saya terima, menciptakan hati tenang, setenang ketika SMS dari 3355 atau 3346 masuk di tanggal 25, he.. he..

BACA JUGA:  Yeay, Aku Kebagian Nih Flash Sale Meizu M2 Note!

Hari ini saya lihat status pesanan masih belum diproses oleh Seller. Agak dongkol juga, masa Juraganku dikibulin, boro-boro dikirim barangnya, diproses saja enggak! Jangan sampe jadi judul FTV aja nih, Juraganku Dikibuli Seller Online, haha!

Hingga sore ini, tiba sebuah paket ke kantor. Awalnya saya kira Tempered Glass Delcell untuk Meizu M2 Note saya. Tapi kardusnya besar, agak berat pula. Wow, tablet saya sudah hingga dalam kurun waktu 1 hari saja! Saya cek lagi di Elevenia, status pesanan masih belum diproses Seller. Seandainya saya mau iseng, cari duit ga terang tanpa ngitungin dosa, saya sanggup lho batalkan pesanan itu. Di Elevenia, jikalau Seller belum memproses pesanan, maka Buyer bebas melaksanakan penghapusan pesanan. Bayangkan jikalau saya batalkan, tablet dapat, duit pun kembali utuh, haha! Ah tapi saya percaya hidup mah buat cari berkah, ga boleh ah nakal-nakal urusan duit, hehe.

Karena tablet sudah di tangan, mari kita lakukan unboxing saja, bahagia banget rasanya kemarin gres unbox smartphone, eh hari ini unbox tablet 😀

Unboxing dan First Impression Lenovo Tab 2 A7-10

Bagian belakang box Lenovo Tab 2 A7-10
Box kemasan Lenovo Tab 2 A7-10
Box Lenovo Tab 2 A7-10 dibuka

Buku Garansi Lenovo Tab 2 A7-10

Lenovo Tab 2 A7-10 terbungkus plastik

Box kemasan Lenovo Tab 2 A7-10 sanggup dikatakan manis kualitasnya. Untuk tablet ini, diimport langsung oleh PT. LENOVO INDONESIA, bukan oleh agen resmi menyerupai Erajaya (TAM) atau Trikomsel menyerupai pada kebanyakan produk smartphone Lenovo. Hmmm, biar ini artinya service center-nya juga tidak dihandle oleh agen ya. Oya, semua foto di goresan pena ini diambil memakai kamera Meizu M2 Note ya, sekalian menguji kualitas kameranya nih, lokasi pengambilan foto semuanya di dalam ruangan, kondisi sore hari dibantu oleh cahaya lampu neon, dan tanpa pinjaman lampu kilat.

Saat box kemasan dibuka, tampak ada dua bab di dalamnya. Tadinya saya berpikir niscaya tabletnya disimpan di bab box dalam yang berada paling atas. Namun rupanya isinya yaitu buku garansi lengkap form data pelanggan dan alamat service centernya di seluruh Indonesia. Service Center benar dihandle oleh Lenovo Service Center langsung nih! (Hayo, jujur… Stok “wow”-nya udah terpakai lagi apa belum nih? he.. he..)

BACA JUGA:  Review Huawei NOVA 2 Indonesia

Pada bab box dalam, barulah kita sanggup temukan tabletnya terbungkus plastik yang lumrah dipakai pada peripheral komputer. Lebih dalam lagi, pada box tersebut kita akan menemukan buku petunjuk cepat penggunaan, kabel data, dan kepala charger dengan output 1A. Tidak ada headset yang diberikan pada paket penjualannya, mengingat tablet ini tanpa koneksi selular sehingga tidak sanggup dipakai untuk bertelepon (beberapa ketika kemudian, saya menemukan aplikasi Radio FM pada tablet ini yang naasnya tidak sanggup dijalankan alasannya masih membutuhkan headset sebagai antenanya, haha!)

Berikut yaitu penampakan setiap sisi Lenovo Tab 2 A7-10.

Sisi atas Lenovo Tab 2 A7-10

Pada sisi atas terdapat audio jack 3,5 mm dan port micro USB. Peletakan port micro USB pada bab atas sebuah tablet merupakan anutan yang baik berdasarkan saya. Karena tidak sanggup dipakai untuk menelepon, sehingga keluhan kabel charger mengganggu posisi menelepon jikalau berada pada sisi atas sanggup dikesampingkan dengan mudah.

Sisi kanan Lenovo Tab 2 A7-10

Lanjut ke sisi sebelah kanan, terdapat tombol volume rocker dan tombol power. Lagi-lagi peletakan tombol yang baik, alasannya tombol power yang lebih sering penggunaannya, diletakan di bawah tombol volume.

Sisi kiri Lenovo Tab 2 A7-10

Pada sisi sebelah kiri, terdapat slot micro sd yang diberi epilog yang sanggup dibuka dengan gampang.

Slot micro sd pada sisi kiri bawah Lenovo Tab 2 A7-10

Sisi bawah Lenovo Tab 2 A7-10

Pada sisi bawah, hanya terdapat lubang microphone saja.

Feels ketika memegang tablet ini tidak mengecewakan mantap, dengan berat sekitar 269 gram, rasanya masuk akal untuk tablet dengan layar berdiagonal 7 inch dengan membawa baterai tanam sebesar 3.450 mAh. Finishing-nya saya lebih suka tablet ini daripada Asus Fonepad 7 FE-170CG yang juga merupakan tablet dengan value yang tinggi. Meskipun bab belakangnya sangat simpel menjerat bekas minyak pada jari tangan kita, namun kesan lebih serius dan macho saya dapatkan dari tablet ini.

Tampak sekali bekas minyak dari tangan

Layar cukup jernih

Finishingnya terlihat serius dan macho

Berpindah ke bab layar, jikalau kita mengacu pada level harganya yang sangat “wow”, kualitas layarnya melebihi ekspektasi saya untuk tablet pada range harga 700-800 ribuan. Walau kerapatan layar tidak terlalu tinggi (1.024 x 600 pixels), namun masih nyaman ketika saya gunakan untuk membuka galeri foto, video, dan browsing berita. Dengan tingkat kemiringan normal, layar masih sanggup terlihat dengan cukup baik. Namun jikalau harus menilainya tanpa mempertimbangkan harganya, sanggup saya katakan kualitas layarnya so-so, tapi saya sudah sering melihat yang lebih jelek dari ini.

BACA JUGA:  Mini Bioreaktor Menciptakan Obat Yang Menyelamatkan Jiwa Di Lapangan

Spesifikasi Lenovo Tab 2 A7-10

Berpindah ke persoalan jeroan, tablet ini disokong oleh:

  • Processor Quad-core Mediatek MTK8127 dengan clockspeed 1.3 GHz.
  • RAM-nya sudah 1 GB, cukup handal untuk menciptakan UI dari tablet ini terasa smooth dijalankan.
  • ROM yang dipakai sebesar 8 GB, dengan internal storage 5,46 GB dan free capacity ketika gres dinyalakan sekitar 4,91 GB.
  • GPU Mali-450 MP

Oya, kameranya hanya ada satu dan terletak pada bab depan. Resolusi gambar yang dihasilkan hanyalah VGA atau 0,3 Megapixels. Soal kualitas tak usah ditanya, hasil jepret kamera ini pas-pasan banget.

Untuk urusan audio, tablet ini sama menyerupai beberapa smartphone Lenovo, membawa perhiasan Dolby Stereo Sound. Suara yang dihasilkan oleh satu-satunya speaker yang berada di atas layar cukup kencang.

Banyak sensor yang tidak dimiliki oleh tablet ini. Kita sanggup lihat pada gambar di bawah ini. Tapi setidaknya kita masih beruntung tablet ini masih dilengkapi oleh sensor GPS, sehingga masih sanggup dipakai untuk navigasi di jalanan.

Batre 3.450 mAh saya yakin akan bertahan cukup usang pada tablet tanpa koneksi seluler menyerupai ini.

Hasil Antutu Benchmark dan informasi jeroan serta sensornya sanggup dilihat pada gambar-gambar berikut ini:

Hasil Antutu Benchmark Lenovo Tab 2 A7-10

Skor Antutu Benchmark Lenovo Tab 2 A7-10

Hardware info Lenovo Tab 2 A7-10

Hardware info Lenovo Tab 2 A7-10

Sensor pada Lenovo Tab 2 A7-10

SUMMARY

Saat saya nyalakan dan gunakan, tablet ini terbilang gegas, tidak ditemukan lag yang berarti. Meskipun belum saya install banyak aplikasi, tapi tablet ini sudah membawa banyak bloatware koq, semuanya ditampilkan di homescreen-nya Vibe UI milik Lenovo yang tanpa application drawer.

Jika harus merekomendasikan tablet ini, maka saya akan rekomendasikan kepada Anda, asalkan kebutuhan Anda hanya sebatas penggunaan ringan menyerupai browsing, membuka foto dan video, membaca e-book, atau bermain game casual. Anda yang mendewakan spek tinggi dan alergi terhadap gadget non-flagship tidak saya sarankan memakai Lenovo Tab 2 A7-10 ini. Kelebihan yang paling menonjol dari produk tablet ini terang terletak pada harganya yang “wow”.

Masih ragu juga? Saya kasih tips deh, coba hitung sisa stok “wow” Anda ketika membaca summary ini. Jika tinggal sedikit saja sisanya, bolehlah gadget yang satu ini masuk ke dalam koleksi Anda. Untuk hadiah kepada anak juga oke. Biasanya kita khawatir ketika anak dibelikan tablet alasannya cara penggunaan mereka yang cenderung jorok dan kurang terawat. Namun dengan bandrol harganya tujuh ratus ribuan, nampaknya kekhawatiran Anda sanggup segera terlupakan.

Thanks.
Sumber http://www.gontagantihape.com/