Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith In Metal Smartphone Restored

0
12

Singkat kata singkat cerita, aku dan beliau jatuh cinta akhirnya datang juga waktunya membeli Xiaomi Redmi 3 versi garansi distributor. Berkaca dari pengalaman membeli Xiaomi Redmi Note 3 yang berujung dengan harga jual sakit hati, kali ini saya putuskan untuk sabar menunggu. Ya, pada dikala saya membelinya, harganya sudah turun cukup signifikan (1,8 jutaan) daripada awal Xiaomi Redmi 3 dijual di Indonesia (2,5 jutaan). Satu juta delapan ratus ribu Rupiah yakni harga yang secara psikologis berdasarkan saya sudah kondusif untuk dibeli, mengingat harga jual resmi Xiaomi Redmi 2 Prime dulu pun berada pada rentang harga yang sama.

Untuk kesekian kalinya dalam beberapa kesempatan terakhir, saya melaksanakan pembelian di Blibli.com. Gara-garanya sih cuma alasannya yakni ga pengen melewatkan promo PAYDAY-nya waktu itu, tidak mengecewakan lho 8% di saat-saat seret diskon menyerupai kini ini, ha.. ha.. Dan lagi, jarang-jarang saya menemukan penjual yang memperlihatkan Xiaomi Redmi 3 berwarna hitam, plus harganya kalau saya terapkan diskon dikala itu yakni sebesar Rp1.827.000,- disertai gratisnya ongkos kirim. Nah, gratis ongkos kirim ini yang belakangan bikin saya betah berbelanja di Blibli. Oya nama seller kali ini yakni Miracle Celluler.

Oh ya, gres ingat gotong royong beberapa hari sebelumnya, saya sudah memesan sebuah Xiaomi Redmi 3 warna Gold di Blanja.com, namun prosesnya terhenti akhir pembayaran yang saya lakukan gagal. Makara ceritanya, waktu itu saya membayar pesanan memakai Mandiri Clickpay, yang mana prosesnya di Blanja.com masih difasilitasi oleh payment gateway Doku. Transaksi dinyatakan gagal oleh Doku, namun dikala saya cek rekening Mandiri saya rupanya saldo sudah terdebet. 

Melalui goresan pena ini saya ingin memberikan rasa terimakasih saya kepada tim Customer Service Blanja.com yang sudah melaksanakan mediasi sampai dana kembali ke rekening saya. Sementara pihak Customer Service Doku dengan entengnya angkat tangan dan menyuruh saya melaporkan sendiri ke pihak bank, seolah-olah proses pembayaran yang saya lakukan tidak melibatkan mereka. Bahkan e-mail protes saya pun alhasil diabaikan begitu saja. Too bad, Doku!

Kembali ke pembelian di Blibli.com, proses pembayaran saya lakukan pada hari Jumat, dan penjual gres mengirimkan pesanan pada hari Senin, dan abang-abang JNE gres datang beserta paket Xiaomi Redmi 3 saya pada hari Rabu. Overall cukup usang memang prosesnya, saya rasa penyebabnya sih alasannya yakni transaksi saya lakukan jelang weekend, plus seringnya hujan deras melanda Kota Cimahi menciptakan banyak pengiriman paket JNE tertunda.

Unboxing, Hands-on dan First Impression Xiaomi Redmi 3

Okelah, cukup dengan dongeng di balik pembeliannya, kita eksklusif lakukan penelanjangan kotak Xiaomi Redmi 3 ini saja ya, he.. he.. Rabu malam itu saya ingat gres saja melaksanakan perjalanan dinas ke Head Office di Bintaro. Sampai di Cimahi pukul sepuluh malam, sementara hadirnya paket pesanan saya belum cukup ampuh mengusir ngantuk dan lelah. Jadilah proses unboxing berlangsung dalam kondisi setengah nyawa, tapi juga tak mau menunggu besok buat segera melaksanakan hands-on pada Xiaomi Redmi 3 ini. He.. he..

Buat yang kuota internetnya seret, saya tampilkan penampakannya melalui gambar saja ya. Silakan disimak baik-baik penampakan Xiaomi Redmi 3 warna hitam ini.

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – sisi bawah terdapat port micro USB 2.0 dan mikrofon

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – sisi atas terdapat port audio 3.5 mm, infrared blaster, dan noise cancellation mic

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – sisi kanan terdapat volume rocker dan tombol power

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – sisi kiri terdapat slot simcard

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – Unboxed!

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – Kepala charger dengan keluaran arus 2A, tegangan 5v

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – Isi dalam kotak, tanpa headset

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – jreng jreng jreng (suara intro) haha…
 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – Tombol kapasitif tanpa lampu latar

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 Black – Kamera utama dan single LED Flash

Jika Anda membaca judul artikel ini, mungkin ada pertanyaan yang muncul dalam hati sanubari Anda, “Apakah Anda sudah gosok gigi hari ini?”

Eh salah, harusnya pertanyaannya: “Apa sih maksudnya Faith in Metal Restored?” Hahaha…

Ya, semenjak Xiaomi Redmi Note 3, lanjut ZTE Blade A711 yang semuanya ber-genre Metal, Aa sedikit lelah dengan pedoman ini. Bukan berarti Aa jadi pindah ke dangdut, da tetep aja kalo dangdutnya ala-ala Alam atau Endang Kurnia mah ada Metal-nya juga. He, he…

Ingat petikan paragraf pada goresan pena review ZTE Blade A711 lalu?

Entah kenapa, sehabis dua kali menggunakan smartphone body metal berukuran besar, Xiaomi Redmi Note 3 dan ZTE Blade A711, saya merasa perlu berhenti dulu menggunakannya. Kebetulan kedua-duanya licin di tangan, menciptakan saya harus ekstra hati-hati dikala memegangnya, dan ini menciptakan saya tidak merasa nyaman. Tapi nanti saya mau coba ah Xiaomi Redmi 3, apakah mungkin body metal akan terasa lebih nyaman dikala layarnya hanya berukuran 5 inci? Kita lihat saja.

Nah, rupanya Xiaomi Redmi 3 sukses mengembalikan kepercayaan Aa terhadap pedoman Metal. I know, Xiaomi Redmi 3 masih tetap terasa licin, tapi serius deh ga selicin Redmi Note 3 maupun Blade A711. Entah alasannya yakni ukurannya lebih kecil, atau ada penanganan berbeda pada proses produksi backdoor-nya. Yang niscaya sih tambah anggun berkat contoh berlian (diamond pattern) yang sekilas kaya corak di baju-baju jumper atau vest itu, huehehe…

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 – Diamond Pattern

Lengkungan pada setiap sisi pinggir menuju belakang body Xiaomi Redmi 3 cukup membantu kita supaya sanggup menggenggam smartphone ini dengan nyaman. Walau tak bisa dipungkiri, masih sedikit lebih nyaman dikala memegang HTC One E8 sih, faktor materi juga mungkin ya.

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 – Lengkungan di pinggir body

Hasil Pengujian Sehari-hari Xiaomi Redmi 3

Proses penggunaan Xiaomi Redmi 3 yang saya lakukan kali ini tergolong singkat. Batin saya menyerupai merasa tak tega kalau harus menomorduakan si biru HTC One E8 saya terlalu lama, he.. he..

Bukan, bukan berarti Redmi 3 ini tidak bisa menciptakan saya terkesan, perlu Anda tahu bahwa pernah pada satu kesempatan saya tetapkan untuk menjual HTC One E8 saya dan akan mengakibatkan Xiaomi Redmi 3 sebagai hape utama saya. Namun, ada progress sebuah game yang sudah saya mainkan jauh di HTC One E8 saya yang tidak bisa dilanjutkan pada Xiaomi Redmi 3 tanpa proses root, menciptakan saya sedikit enggan untuk melanjutkan niat itu.

BACA JUGA:  Oneplus 5T Membutuhkan Update Untuk Memutar Netflix Di Hd

Bagaimana tidak, pada pemakaian pertama semenjak pengisian daya penuh dilakukan, Xiaomi Redmi 3 sukses menembus durasi dua hari dua malam alias empat puluh delapan (48) jam sebelum perlu menepi ke pitstop untuk ‘mengisi materi bakar’. Padahal, menyerupai layaknya hape baru, pada hari pertama penggunaannya, pastilah Redmi 3 ini juga banyak dicoba-coba, dipasangi puluhan aplikasi, sampai unduh sana-sini. Ini keren!

Lebih keren lagi, baterai jumbo berkapasitas 4.000 mAh ternyata tidak serta merta menciptakan Xiaomi Redmi 3 menjadi berukuran raksasa. Percaya atau tidak, HTC One E8 saya malah jauh lebih panjang dan tebal dari Xiaomi Redmi 3, padahal baterainya hanya sebesar 2.600 mAh saja.

Oh ya, sebelum hape ini berumur dua puluh empat (24) jam di tangan saya, proses flashing ROM MIUI China Stable sudah saya lakukan. Habisnya ROM bawaan out of the box saya sinyalir yakni ROM abal-abal. Proses flashing saya rangkum pada artikel tutorial berikut ini ya. Mungkin tanpa flashing dulu, daya tahan baterainya tidak akan sebaik ini.

Lanjut ke persoalan UX, MIUI versi 7.1 yang dijalankan oleh Xiaomi Redmi 3 tak sanggup dipungkiri juga memang haus resources, lag dikala membuka aplikasi gres dan berpindah antar aplikasi akan terasa dikala Anda sudah membuka banyak aplikasi sekaligus. Solusinya memang tinggal tekan tombol recent apps, kemudian kill all process. Tapi itu bukanlah hal yang baik dari sisi user experience.

RAM sebesar 2GB memang masih cukup untuk mengakomodasi jalannya MIUI 7, namun “cukup” saja belum bisa menciptakan HTC One E8 tergeser dari posisi sebagai hape utama saya. Padahal, Xiaomi Redmi 3 ini mempunyai satu kelebihan lain yang cukup berarti lho, yaitu hasil kamera. Lanjutkan ke penggalan berikutnya untuk pembahasan mengenai kamera ini ya.

Hasil Kamera Xiaomi Redmi 3

Seperti biasa saya pisahkan pembahasan mengenai hasil kamera pada artikel terpisah. Silakan klik di sini ya.

Info Hardware dan Benchmark Xiaomi Redmi 3

Selidik punya selidik, hasil proses benchmark memakai Antutu Benchmark untuk Xiaomi Redmi 3 sedikit banyak menjelaskan mengenai performa UI-nya. Skor Antutu Benchmark Xiaomi Redmi 3 ternyata lebih bersahabat ke skor Redmi 2 Prime daripada skor Redmi Note 3. Ketika tahu smartphone ini memakai processor Qualcomm Snapdragon 616 (middle class), tadinya saya berharap ada peningkatan performa yang signifikan mengingat seri Redmi biasanya memakai processor Qualcomm Snapdragon kepala 4xx (untuk middle to low class).

Berikut saya tampilkan isu hardware, sensor, dan hasil skor Antutu Benchmark untuk Xiaomi Redmi 3.

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 – Sensor

 yang berujung dengan harga jual sakit hati Review Xiaomi Redmi 3 Indonesia, Faith in Metal Smartphone Restored
Xiaomi Redmi 3 – Skor Antutu Benchmark

Plus Minus Xiaomi Redmi 3

Kelebihan Xiaomi Redmi 3:

  • Harga, harga, harga. Harganya sudah masuk akal.
  • Baterai, baterai, baterai. Dua hari dua malam puasa tanpa nge-charge itu emejing!
  • Ukuran yang tetap compact walau mengandung hasil perbuatan suka sama suka baterai jumbo.
  • Kamera superb!
  • Layar jernih dan responsif.
  • Penampilan keseluruhan sangat cantik.
BACA JUGA:  Hasil Foto Memakai Kamera Xiaomi Redmi 3

Kekurangan Xiaomi Redmi 3:

  • Distro, distro, distro! Sayangnya, Xiaomi Redmi 3 masih belum tersedia secara resmi. Walaupun belum tertangkap tangan versi resmi nanti dijual di harga berapa (jika masuk ke Indonesia).
  • Harus bin wajib untuk flashing ROM lagi, meskipun caranya sudah lebih simple tanpa harus unlock bootloader-nya terlebih dulu. 
  • Tidak hadirnya fitur fast charging.
  • Agak laggy dikala banyak membuka aplikasi.
  • Slot micro-SD yang berebutan dengan slot sim-card kedua, padahal memori internal hanya 16 GB. Come on, this is a Redmi phone… It should be a dual-sim enabled phone alongside with micro-SD usage.
  • Tidak adanya backlight pada tombol kapasitif di bawah layar.
  • Cenderung terlihat feminim akhir diamond pattern-nya.

Sebuah Catatan Khusus untuk Xiaomi

Saya melihat di beberapa akun media umum MiFans regional, belakangan ini banyak yang meminta tolong alasannya yakni baterai hape Xiaomi-nya boros dan acapkali panas akhir masih pakai ROM abal-abal. Bahkan pada program meetup para MiFans pun nampak sering ada sesi flashing. Smartphone Xiaomi versi garansi distributor, meski di satu sisi bisa jadi pelepas dahaga para penggemar brand asal Tiongkok yang satu ini, namun di sisi lain mulai mengkhawatirkan lho.
Saya mempunyai kekhawatiran bahwa image smartphone Xiaomi yang selama ini dikenal sebagai smartphone murah tapi keren dan berkualitas, akan dilengkapi dengan tanda bintang berupa syarat “perlu di-flash ROM orisinil dulu biar gak panas dan boros.”
Ayo dong Xiaomi Indonesia, kejar India ya. Kami konsumen Indonesia pun ingin mempunyai produk-produk Xiaomi bergaransi resmi lho.

Apa Kata Aa wacana Xiaomi Redmi 3

Kalian para wanita, kalau dikala akan membeli smartphone nanti sudah bisa melepaskan diri dari keharusan memakai brand Samsung, belilah Xiaomi Redmi 3. Biar para lelakimu bisa lebih berhemat dikala waktunya mengganti hapemu, he.. he..
Semua yang biasa dicari pada sebuah smartphone — kecuali brand yang mahal dan gengsi, tentunya — bisa ditemukan pada Xiaomi Redmi 3. Kamera bagus, baterai tahan lama, penampilan cantik, dan tema tampilan yang bisa digonta-ganti, saya yakini akan memanjakan Anda para wanita. 
Kalau saya sih suka dengan ukuran layarnya yang hanya lima inci. Tapi entah ya, kesukaan para perempuan akan benda berukuran besar bisa jadi menjadi deal-breaker untuk mereka mempunyai smartphone ini.
Sekarang, terlepas dari persoalan gender, persoalan garansi, dan persoalan flashing ROM, berdasarkan Aa sih Xiaomi Redmi 3 sangat valuable untuk harganya yang semakin masuk logika dikala ini. Buktinya, Redmi 3 bisa mengembalikan kepercayaan Aa pada smartphone berbahan metal. Gak percaya? Tidak ada salahnya menerangkan dengan mencobanya sendiri. *)
*) Jangan lupa flashing ROM-nya dulu yaaaa, ahahaha…


Sumber http://www.gontagantihape.com/