Review Singkat Flash Plus 2 – Indonesia

0
7
 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia

Perkenalan saya dengan Flash Plus 2 ini berlangsung singkat saja. Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan, jadi ya nggak lezat kalo lama-lama. Tapi, setidakknya sebab yang meminjami bukanlah sang produsen smartphone-nya langsung, saya bisa terbebas dari rasa sungkan ketika harus membahas detail kekurangan yang dimiliki Flash Plus 2 ini.

Serius, meskipun saya selalu memberi syarat semoga diberi kebebasan dalam menulis review suatu produk, sebagai orang Timur rasa sungkan tak bisa dipungkiri pastilah ada. Namanya diberi kebijaksanaan baik, dipinjami produk sehingga saya bisa melaksanakan kegemaran saya mencoba dan mengulas smartphonesmartphone gres tanpa keluar biaya untuk membelinya.

Beberapa bocoran dan review awal Flash Plus 2 yang dominan bernada positif, menciptakan saya ingin tau ingin mencoba dan membuktikannya. Karena konon dengan harga di bawah dua juta Rupiah, Flash Plus 2 yang tak lagi mengusung nama Alcatel ini sudah membawa spesifikasi dan fitur yang wah.

Highlights Flash Plus 2 yang dirilis resmi oleh sang produsen menitikberatkan pada poin-poin berikut:

  1. Material berbahan metal
  2. Kehadiran fingerprint scanner
  3. Kamera yang bisa diandalkan pada kondisi lowlights
  4. Dukungan fast charging, dan 
  5. Processor Mediatek Helio P10 yang mempunyai performa prima namun tak rakus baterai. 

Jadinya, review kali ini saya ingin buat dalam format yang berbeda dan lebih singkat. Fokus membahas lima poin di atas saja ya. Oh ya sebagai info di awal, varian Flash Plus 2 yang saya coba yakni varian dengan RAM 2GB dan ROM 16GB berwarna Emas, yang harga jualnya dipatok pada angka Rp 1.999.000,-.

Desain dan Material Flash Plus 2

Desain Flash Plus 2 tak bisa dikatakan benar-benar berbeda dari smartphone lain yang ketika ini beredar di pasaran. Jika hanya melihat serpihan depannya, yakin deh orang yang tak tahu produk ini akan menyebutkan nama beberapa produk dari brand lain yang sudah lebih dulu dirilis. Oh ya, serpihan depan Flash Plus 2 sepenuhnya terbuat dari plastik, tidak ada kehadiran metal di serpihan ini. Dan ya, build quality plastiknya tidak terasa istimewa sama sekali, di tangan saya terasa identik dengan build quality yang dimiliki oleh Infinix HOT 3.

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – sisi atas

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – sisi kiri nampak kosong

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – sisi kanan terdapat volume rocker dan tombol power

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – sisi bawah

Tombol kapasitif hadir di samping tombol home yang juga berfungsi sebagai fingerprint scanner. Ada lampu latarnya sih, tapi sangat tipis. Saat lampu latarnya padam, dua tombol kapasitif ini sama sekali tak terlihat. Tombol power dan volume rocker berada di sisi kanan body Flash Plus 2, sayang komposisi letaknya tidak ramah terhadap jangkauan jempol saya.

BACA JUGA:  Aplikasi Pembuat Aplikasi Android Versi Lite (Ringan)
 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – backcover metal

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – backcover-nya bisa dibuka

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – backcover-nya kombinasi plastik dan metal

Sementara serpihan belakang alias backcover Flash Plus 2, terdiri dari dua lapisan, plastik dan satu lempeng metal. Cukup unik sebab backcover ini sanggup dilepas, namun untuk melepasnya terbilang sukar, sebab adanya lempengan metal yang menciptakan backcover ini tak lentur. Feels metal pada backcover smartphone ini saya katakan kurang terasa di tangan. Entah apa yang membuatnya terasa kurang, kebetulan pada ketika bersamaan saya juga sedang memegang Meizu M3 Note, Xiaomi Redmi Note 3, dan Coolpad Max, dan ketiga smartphone lain ini benar-benar terasa feels metal-nya.

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – di balik backcover

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – ga tega melihatnya

Di balik backcover Flash Plus 2 terlihat jeroan dari smartphone ini. Baterainya yang berkapasitas 3.000 mAh tak bisa dilepas. Di serpihan ini pula terdapat satu buah slot micro-SD, satu buah slot micro sim-card, dan satu buah slot nano sim-card. Dual-sim dengan dua ukuran kartu, dan sebuah slot yang khusus diperuntukkan untuk memori eksternal yakni keunggulan yang sudah jarang ditemukan di jaman sekarang.

Kesimpulan untuk problem desain dan material materi Flash Plus 2 yakni tak ada yang istimewa sama sekali, tapi ya sepadan lah dengan harga jualnya.

Fingerprint Scanner di Flash Plus 2

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, fingerprint scanner berada pada tombol home di serpihan depan, tepatnya di bawah layar. Ukurannya terbilang kecil, lebih kecil dari tombol home pada Meizu M3 Note, kira-kira sama dengan tombol home pada ZTE Blade S7. Tetapi, tombol home Flash Plus 2 sedikit terasa lebih nyaman dipakai daripada ZTE Blade S7 sebab lebih timbul ke permukaan.

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – tombol home sekaligus fingerprint scanner

Sensor fingerprint-nya sendiri cukup sensitif, namun ukurannya yang berdasarkan saya kekecilan acapkali menciptakan saya harus sedikit menggeser jari semoga sanggup terbaca dengan baik. Pada awal pengujian, beberapa kali sensornya tidak membaca sidik jari sesudah layar dinyalakan. Sehingga, saya harus mematikan layar dulu untuk kemudian mencobanya lagi dan berhasil. Setelah beberapa hari pemakaian, kasus menyerupai ini tak pernah lagi saya alami.

Kesimpulan untuk fingerprint scanner Flash Plus 2 pun berdasarkan saya biasa saja.

Kamera Flash Plus 2

Berikut yakni pola gambar yang dihasilkan kamera Flash Plus 2, saya tempatkan dalam artikel terpisah menyerupai biasa ya.

BACA JUGA:  Cara Menambah Ram HP Android Dari Memori Eksternal

Bercerita sedikit mengenai kamera utama Flash Plus 2 yang berresolusi tiga belas megapixel, proses autofocusing-nya tidak bisa dikatakan cepat, namun proses capturing-nya cukup singkat. Sementara hasil gambar di kondisi cukup cahaya sih bagus-bagus saja, menyerupai kebanyakan kamera pada smartphone di rentang harga yang sama atau sedikit lebih tinggi.

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – kamera belakang 13 megapixel ditemani dual-tone LED Flash

Hasil pengambilan gambar pada kondisi lowlight, saya katakan usable, tidak jelek namun juga tidaklah istimewa. Seperti apa yang istimewa berdasarkan saya? Saya tunjuk LG G4 saja, kualitas gambar yang dihasilkan LG G4 di kondisi lowlight terasa prima, sesuai dengan status flagship-nya dan juga level harganya. Lagi-lagi berkat harga yang dipatok Flash Plus 2, kualitasnya jadi terasa wajar. Sayangnya, mode manual tidak hadir pada kamera Flash Plus 2, sehingga kita tidak bisa menentukan sendiri pengaturan yang diinginkan supaya sanggup menghasilkan gambar yang lebih baik lagi.

Untuk kamera depan Flash Plus 2 yang resolusinya lima megapixel, saya memberi evaluasi baik. Hasilnya setara dengan kamera depan OnePlus X dan ZTE Blade S7 yang harganya lebih mahal satu sampai dua juta Rupiah.

Kesimpulan untuk kamera? Bagus sih, tapi tetap saja tak seheboh apa yang dipromosikan.

Baterai Flash Plus 2

Baterai Flash Plus 2 bisa bertahan menembus 24 jam ketika saya pasangkan dua buah sim-card. Cukup baik.

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – baterai 3.000 mAh
 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – bisa menembus 24 jam

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – jangan jadikan screen-on time sebagai patokan satu-satunya ya

Sayangnya, proses pengisian baterai yang diklaim sudah mendukung fast charging tidak bisa saya uji kebenarannya, dikarenakan unit yang dipinjamkan kepada saya berupa batangan saja tanpa kelengkapan apapun. Saat saya lakukan pengisian daya memakai kepala charger milik Coolpad Max yang mendukung fast charging (output arus 2A dengan tegangan 5v dan 7,5v), Flash Plus 2 bisa mendapatkan arus sebesar 1,8A dengan tegangan 5v.

Kondisi ini menciptakan saya harus menutup serpihan ini tanpa kesimpulan pasti, apakah benar Flash Plus 2 mendukung fast charging, dan seberapa cepat pengisian daya sanggup dilakukan.

Performa Processor Mediatek Helio P10 pada Flash Plus 2

Flash Plus 2 membawa sedikit sekali kustomisasi pada UI dari OS-nya yang sudah Android 6.0 alias Marshmallow. Pada awal pemakaian, saya beberapa kali mengalami performanya tersendat ketika melaksanakan multitasking. Puncaknya yakni ketika saya gunakan memainkan game berat FIFA 16, sesudah bermain satu pertandingan, tiba-tiba saja aplikasi mengalami forced close. Tetapi, pada game lain dan kondisi umum pemakaian saya, Flash Plus 2 ini bisa berjalan lancar tanpa kendala.

Jika saya bandingkan dengan Meizu M3 Note yang sama-sama berotakkan Mediatek Helio P10 (MT6755), terang terasa performa Meizu M3 Note terasa lebih lancar. Sayangnya perbandingan ini tidak benar-benar setara sebab Meizu M3 Note yang saya miliki mempunyai RAM sebesar 3GB, sementara Flash Plus 2 hanya 2GB saja.

BACA JUGA:  Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau Nan Memukau

Saya sertakan beberapa info hardware Flash Plus 2 ya, barangkali ada yang lebih peduli terhadap angka-angka yang tertulis daripada performa nyatanya.

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – kelengkapan sensor

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – skor Antutu Benchmark

 Maklum cuma dipinjami oleh seorang kenalan Review Singkat Flash Plus 2 - Indonesia
Flash Plus 2 – detail skor Antutu

Kesimpulan saya, performa Flash Plus 2 cukup untuk diajak menemani pemakaian sehari-hari menyerupai browsing internet, social media, dan bermain game mulai dari yang casual sampai yang cukup berat,

Plus dan Minus Flash Plus 2

Kelebihan Flash Plus 2

  1. Spesifikasi yang cukup mentereng jikalau dibandingkan harga jualnya.
  2. Mengikuti tren smartphone metal dan mempunyai fingerprint scanner.
  3. Slot kartu yang lengkap: micro-sim + nano-sim + micro-SD.
  4. Layarnya hitam pekat, terlihat keren dan misterius.

Kekurangan Flash Plus 2

  1. Build quality medioker, serpihan depannya sangat plastik, dan serpihan metal yang kurang sanggup feels-nya.
  2. Penempatan tombol power di sudut atas, kurang terjangkau jari.
  3. Ukuran fingerprint scanner yang terbilang mungil.
  4. Tidak ada mode manual di kameranya.

Apa Kata Aa perihal Flash Plus 2

Dari semua poin di atas, saya bisa menciptakan kesimpulan dalam paragraf yang singkat saja. Flash Plus 2 bahwasanya mempunyai spesifikasi teknis yang baik, namun keep your expectation low ya. Tidak ada yang hiperbola dengan kualitas yang dimilikinya, namun dengan harga jualnya yang cukup ekonomis, semua kelebihannya terasa istimewa dan semua kekurangannya jadi bisa dimaklumi. That’s all!
Sebagai penutup, boleh ya disimak video ulasan singkat yang saya buat sambil berguru video editing dan sulih suara, ha.. ha.. ha..

Untuk Anda yang berminat membelinya, silakan klik link di simpulan kalimat ini ya, sebab mulai 9 Juni 2016 ini Flash Plus 2 sudah mulai dijual di Lazada.


Sumber http://www.gontagantihape.com/