Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau Nan Memukau

0
20
G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau

Mudik Idulfitri tahun ini mau bawa apa?

Bawa pacar ke kampung? Ya ga mungkin, belum sah, masa dibawa-bawa. Itu jatuhnya kaya ponsel 4G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia, entah itu dijual secara tak resmi, atau secara resmi namun diakali dengan mengunci jaringannya, hahaha.

Nah, kalau selama pulang kampung nanti kita berjauhan sama pacar atau orang-orang yang biasanya selalu bertemu sehari-hari, pastikan komunikasi terjalin lancar terus ya.

Saya sendiri akan pulang kampung melalui jalur Cimahi – Bandung – Nagreg – Tasik – Ciamis, lanjut Ciamis – Singaparna – Garut, terus Garut – Nagreg – Bandung – Cianjur, sebelum diakhiri kembali dari Cianjur menuju Cimahi. Panjang dan melelahkan memang, tahun kemudian saja saya melahap waktu selama tujuh belas jam di perjalanan balik dari Ciamis ke Cimahi. Di beberapa titik perjalanan terkadang saya harus menghabiskan waktu dalam kebosanan tanggapan sinyal operator yang saya gunakan melempem.

Selain sudah mempunyai modem mi-fi Smartfren 4G Andromax M2Y, perjalanan pulang kampung Idulfitri tahun ini rencananya saya akan ditemani sebuah smartphone terbaru keluaran Smartfren, yaitu Andromax E2+ (E2 Plus). Harapannya saya nggak lagi mengalami kebosanan di perjalanan mengingat jaringan 4G Smartfren dikala ini terbilang luas dan stabil, khususnya di jalur pulang kampung dan balik yang akan saya lalui.

Rumah orang bau tanah saya berada di Garut, di sebuah tempat di kaki pegunungan yang akan banyak dilalui oleh mereka yang hendak menuju beberapa tempat wisata terkenal seperti: Kampung Sampireun, Kawah Kamojang, Kamojang Green Resort, dan Darajat Pass. Nah, di lokasi ini hingga dikala terakhir saya mudik, gres Smartfren yang jaringannya sudah 4G. Jadi, andaikata operator GSM yang biasa saya gunakan sinyalnya tidak bersahabat, saya tinggal pakai ponsel satu lagi deh, Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus).

Unboxing, Hands-on, dan First Impression on Andromax E2+ (E2 Plus)

Saya sudah buatkan sebuah video sederhana di channel Youtube GontaGantiHapeHD yang mendokumentasikan prosesi unboxing, pegang-pegang, dan kesan pertama saya terhadap Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Anda sanggup menyaksikannya di bawah ini. Oh ya, Andromax E2+ (E2 Plus) yang saya bahas ini berwarna hitam dengan list silver di pecahan pinggirnya ya.

Tapi tenang, menyerupai biasa saya tetap sertakan foto-foto kelengkapan yang disertakan pada paket penjualan Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus) ini.

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, kelengkapan dalam paket penjualan

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, kepala charger dengan output 1A, 5v

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, dikala dinyalakan pribadi sanggup update OTA

Foto detail setiap sisi smartphone ini pun ada koq, silakan lihat.

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, sisi bawah

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, sisi atas

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, sisi kanan

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, sisi kiri

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, backcover dibuka

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, posisi slot dan baterai

Kesan pertama yang saya dapatkan dari memegang Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus) ini yaitu build quality-nya terasa kokoh. Dari awal saya memang tidak memasang ekspektasi tinggi terhadap smartphone yang satu ini. Maklum, smartphone ini dibandrol dengan harga jual yang hanya Rp 1.199.000 saja.

BACA JUGA:  Atasi Force Close Sayangnya Aplikasi Telah Berhenti Di Android

Di tangan saya, rasanya tidak jauh berbeda dengan material yang dipakai pada Hisense Pureshot yang dulu sempat menciptakan saya betah memakainya. Untuk ukuran sebuah ponsel dengan layar 4,5 inci, bobotnya tidak bisa dikatakan ringan, mungkin inilah yang menciptakan kesan kokoh lebih terasa ya.

Backcover-nya yang diberi sentuhan simpulan doff terasa kesat dalam genggaman, walaupun sanggup dipastikan akan menjadi tempat menempelnya minyak dari telapak tangan kita. Pun demikian dengan lapisan plastik pelindung layar yang sudah terpasang rapi di pecahan depan, sangat rajin menampung bekas minyak dan sidik jari, Anda pun harus rajin menggosokkan ponsel ini ke baju biar tetap terlihat kinclong, he.. he..

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, sisi belakang

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, backcover doff dan posisi speaker

Tiga buah tombol kapasitif hadir dengan lampu latar alias backlight yaitu suatu kelebihan bagi sebuah ponsel di rentang harga segini. Sayangnya notification LED malah absen, yang hadir di atas layar malah LED flash buat selfie. Dasar si selfie nih, terkenal amat sampe-sampe ngalahin fungsionalitas LED untuk notifikasi yang berdasarkan saya lebih esensial. Ga kebayang deh, nanti Idulfitri ada berapa banyak jumlah total seluruh foto selfie yang diambil dalam satu hari saja di Indonesia.

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, tombol kapasitif

Fitur dan Software Andromax E2+ (E2 Plus)

Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus) menggunakan OS Android versi Lollipop 5.1.1 yang terlihat menyerupai tanpa kustomisasi. Namun bila ditelisik ke pecahan pengaturan alias Setting, kita bisa lihat ada beberapa fitur yang umumnya tidak ada di stock Android, namun biasa hadir di CyanogenMod atau beberapa Custom OS milik brand tertentu. Saya akan bahas tiga buah fitur yang berdasarkan saya paling berkhasiat ya.

Pertama yaitu kehadiran fitur Motions and Gestures. Dengan mengaktifkan fitur ini, maka kita sanggup melaksanakan double tap to wake, alias menyalakan layar dengan mengetuknya sebanyak dua kali. Selain itu, kita bisa menyapukan jari membentuk beberapa abjad yang sudah disediakan untuk mengakses beberapa aksi, jalan pintas, dan dua buah aplikasi yang sanggup kita atur. Betul, ini bukan fitur yang baru, tapi jadi istimewa lantaran hadir di sebuah ponsel yang bisa kita kategorikan sebagai smartphone entry level.

BACA JUGA:  Review Wiko Robby Indonesia, Smartphone 3G Murah Yang Kekinian

Kedua, fitur untuk mengatur agresi yang dilakukan dikala tombol kapasitif disentuh, ditahan lama, atau diketuk dua kali. Rasanya beneran jadi menyerupai menggunakan CyanogenMod deh gara-gara hadirnya fitur ini.

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau

Ketiga yaitu fitur pengaturan suara. Andromax E2+ (E2 Plus) mengatakan dua buah pilihan audio enhancement, yaitu: Dolby dan Snapdragon Audio+. Kedua pilihan ini terbukti membantu biar bunyi yang dihasilkan menjadi lebih bertenaga dan sanggup diubahsuaikan melalui equalizer yang disediakan. Saya pribadi merasa lebih terpuaskan dikala menggunakan pilihan Dolby daripada Snapdragon Audio+.

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan MemukauG yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau

Info Hardware dan Benchmark Andromax E2+ (E2 Plus)

Sudah pada tahu kan kalau layar berdimensi 4,5 inci milik Andromax E2+ (E2 Plus) ini hanya beresolusi FWVGA (480 * 854 pixel)? Betul, inilah salah satu kelemahan lain dari ponsel ini. Tapi meskipun begitu, layarnya masih terlihat cukup tajam koq. Bahkan, ada manfaatnya dengan penggunaan resolusi yang tidak terlalu tinggi menyerupai ini, penggunaan baterai bisa lebih hemat, dan kinerja processor grafis jadi lebih ringan.
Oh ya, di beberapa bahan promosi yang saya temui, Andromax E2+ (E2 Plus) seringkali disebutkan bisa menjalankan game balap berat, Asphalt 8. Saya pun tergelitik untuk mengambarkan apakah sebuah ponsel sejutaan dengan processor Qualcomm Snapdragon 212 Quad-core betul-betul bisa menjalankan game berat ini? Hasilnya ternyata game tersebut berjalan cukup lancar tanpa lag berarti, meskipun terasa agak usang dikala proses loading sebelum balapan dimulai. Bisa jadi sokongan RAM-nya yang sudah sebesar 2 GB menjadi salah satu faktor. Ya, Anda tidak salah baca koq, RAM ponsel ini memang sebesar 2 GB, ditambah dengan memori internal sebesar 16 GB rasanya jadi salah satu nilai jual unggulan untuk ponsel 4G sejutaan yang bergaransi resmi.
Berikut saya sertakan beberapa screenshot yang memperlihatkan info hardware yang tersemat pada Andromax E2+ (E2 Plus) ya.

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, kelengkapan sensor

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan MemukauG yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan MemukauG yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Dan ini beliau skor Antutu Benchmark dari Andromax E2+ (E2 Plus).

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, skor Antutu Benchmark

Untuk penggunaan ala saya, Andromax E2+ (E2 Plus) cukup terasa baik performanya. Multitasking bisa dilahap dengan baik, terlihat dari perpindahan antar aplikasi yang hanya membutuhkan sedikit waktu jeda. Membuka hingga lima buah tab di Chrome browser, kemudian berpindah aplikasi dan kemudian kembali ke Chrome pun tak menciptakan setiap tab tersebut melaksanakan reload content. Ini bisa jadi sinyalemen dari administrasi RAM yang baik.
Hanya memang daya tahan baterai tak bisa dikatakan istimewa, salah satunya disebabkan oleh kapasitas baterainya yang hanya 1.900 mAh. Untung saja baterainya sanggup dilepas, dan biasanya baterai Hisense ini dijual di pasaran, sehingga saya sih menyarankan untuk mempunyai baterai cadangan untuk perjalanan pulang kampung Anda nanti.

BACA JUGA:  Review Zte Blade S7, Si Komplet Yang Kalah Kelas Dengan S7 Milik Tetangga
G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, detail penggunaan baterai

G yang belum lulus TKDN tapi sudah dijual di Indonesia Review Smartfren Andromax E2+ (E2 Plus), Ponsel 4G Resmi Terjangkau nan Memukau
Smartfren Andromax E2+, screen-on time

Kamera Andromax E2+ (E2 Plus)

Dua buah kamera pada Andromax E2+ (E2 Plus) ini sama-sama beresolusi 5 Megapixels. Kamera utamanya sudah mempunyai fitur autofokus dan ditemani satu buah LED flash. Sayangnya dalam beberapa kondisi di mana cahaya kurang, waktu yang diharapkan biar fokus sanggup terkunci terasa lamban. Kualitas gambar yang dihasilkan masih sanggup dikategorikan cukup baik, saturasi warnapun saya nilai sangat cukup. Hanya saja resolusinya yang hanya lima megapixels niscaya dirasa kurang bagi mereka yang sangat mendewakan angka megapixels ini.
Fokus dari kamera depannya fixed, tidak ada autofokus, namun mempunyai fitur pendeteksi wajah. Kualitas gambar yang dijepret menggunakan kedua kamera ponsel ini sanggup dilihat pada artikel hasil foto menggunakan kamera Andromax E2+ (E2 Plus).

Plus dan Minus Andromax E2+ (E2 Plus)

Kelebihan Andromax E2+ (E2 Plus)

  1. Made in Indonesia, diproduksi di Batam sehingga selain bergaransi resmi, dipastikan juga lolos duduk perkara TKDN.
  2. Harganya yang sangat terjangkau untuk sebuah ponsel ber-processor Qualcomm Snapdragon Quad-core, RAM 2GB, dan ROM 16GB
  3. Dedicated micro-SD slot, backcover dan baterai yang sanggup dilepas.
  4. Kualitas output bunyi yang baik, terutama dikala menggunakan earphone.
  5. Overall tidak tampak dan terasa menyerupai ponsel berharga sejutaan.

Kekurangan Andromax E2+ (E2 Plus)

  1. Sim-card yang sanggup mengakses layanan 4G hanya milik Smartfren.
  2. Tidak adanya LED notification.
  3. Kapasitas baterai kecil, dan tidak istimewa daya tahannya.
  4. Layar 4,5 inci, butuh pembiasaan biar mengetik tidak typo.
  5. Rentan berbekas dari minyak dan sidik jari.

Apa Kata Aa wacana Andromax E2+ (E2 Plus)

Dalam menciptakan kesimpulan, saya selalu membandingkan bandrol alias harga jual sebuah smartphone dengan value yang diberikan. Andromax E2+ (E2 Plus) ini tidak akan tampak istimewa apabila Anda tidak tahu bandrolnya yang hanya sejutaan. Begitu Anda tahu harganya, kemudian mulai membandingkan dengan spesifikasi teknis yang diberikan, saya yakin satu persatu keistimewaan akan terasa. Apalagi bila sudah mencicipi feels-nya di tangan secara langsung, dan performanya dalam keseharian. 
Overall, saya sih berani memasukkan Andromax E2+ (E2 Plus) ke dalam daftar smartphone yang memperlihatkan best value dalam perbandingannya dengan jumlah Rupiah yang harus dikeluarkan untuk menebusnya.
Tapi ada satu syarat khusus memang untuk bisa mendapatkan semua keistimewaan yang saya sebutkan, Anda harus dekat dengan jaringan 4G dan tarif layanan milik Smartfren ya, hihihi. Karena sim-card GSM yang dipasangkan pada ponsel ini dipastikan hanya bisa mengakses jaringan 2G saja. Sekian.


Sumber http://www.gontagantihape.com/