Review Smartband Infinix Xband Xb01, Perjuangan Infinix Menyeruak Di Pasar Wearables Indonesia

0
9
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia

Sewaktu saya dipinjami smartband terbaru keluaran Infinix ini, awalnya saya sangat senang. Dalam hati saya bergumam, wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa device Infinix terakhir saya ga sanggup ‘jatah’, he.. he..

Lalu kemudian saya bingung, ya galau bagaimana menguji smartband menyerupai ini? Saya ingat dulu pernah galau juga sewaktu diberi free sample product oleh GearBest berupa smartband, yang malah balasannya disita istri, he.. he.. Sejak ketika itu GearBest tak pernah lagi menghubungi, besar kemungkinan alasannya yakni kapok lihat hasil video review yang saya upload ke Youtube kala itu, amatir seamatir-amatirnya. Ha… ha…

Selama ini saya pakai smartband cuma buat pengganti jam tangan saja, dan yang lebih penting yakni waterproof-nya, jadi ga perlu lepas-lepas jikalau pergi berwudhu.

Sementara fungsi pedometer atau activity tracker semakin jarang saya gunakan sejak pindah kerja dan domisili ke Bandung. Bagaimana tidak, setiap hari selalu gagal memenuhi sasaran 6.000 langkah tanggapan tak lagi banyak berjalan kaki ketika berangkat dan pulang ke daerah kerja. Beda ketika masih tinggal di Depok, entah itu ketika harus naik bis Deborah yang penuh kenangan (mengerikan) dan jalan kaki dari terminal Lebak Bulus ke kantor, maupun ketika jadi roker (rombongan kereta, sebutan untuk para komuter pengguna KRL) dan harus berjalan dari rumah ke Stasiun UI dan Stasiun Gondangdia ke Menara Thamrin, 6.000 langkah sih gampang, ha.. ha..

Saat saya tanyakan kepada orang Infinix mengenai status waterproof-nya, dikatakan tahan percikan air koq, waduh saya ga berani pakai buat berwudhu ah, berabe nanti barang pinjeman kalau kenapa-kenapa, haha…

Eh tapi, Infinix XBand ini punya sesuatu yang tidak dimiliki smartband saya sebelumnya. Ya, Infinix XBand ini kalau modul utamanya dilepas dari tali atau gelangnya, maka sanggup difungsikan sebagai bluetooth handsfree atau headset. Wah, jadi inget kalau Huawei juga mengeluarkan smartband yang sanggup melaksanakan hal yang sama. Okelah, saya googling lagi Huawei Talkband B2 ini, untuk kemudian mendapati bahwa desain kedua smartband ini sangatlah identik.

 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Tapi… Ada satu hal yang tidak identik, malah jomplang sekali dari kedua smartband ini. Adalah harga dari Huawei Talkband B2 ternyata lebih dari tiga kali lipat harga Infinix XBand XB01 yang sama-sama dijual di Lazada.
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia

Unboxing dan Hands-on Infinix XBand

Saat mendapatkan paket berisi smartband ini, tadinya saya sempat ge-er dan mengira paketnya berisi lebih dari satu barang lho. Bagaimana tidak, kotak kemasan penjualan Infinix XBand ternyata sangat panjang, he.. he..
Proses unboxing dan pegang-pegang menyerupai biasa saya abadikan dalam sebuah video, silakan disimak ya.
Buat yang malas membuka video, saya cantumkan beberapa foto penampakan orisinil Infinix XBand ini deh, monggo.
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – kotak kemasan
BACA JUGA:  Review Zte Axon Mini Indonesia, Layar Super Amoled-Nya Bikin Betah

 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – keterangan pada kotak

 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – fitur unggulan

 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – kelengkapan pada paket penjualan
Yang saya coba ini Infinix XBand berwarna hitam dengan strap kulit yang sama warnanya. Satu varian lain dari XBand ini berwarna emas dengan strap kulit cokelat. Pada paket penjualannya, disertakan juga kabel data berwarna putih, dan dua buah karet earbuds, sehingga total ada tiga buah earbuds dengan ukuran S, M, dan L.
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – earbuds ukuran S, M, L
Layar yang digunakan berjenis OLED monokrom, ukuran layarnya tergolong kecil namun cukup untuk menampilkan info yang dibutuhkan. Kaprikornus dari keseluruhan modul utama Infinix XBand ini, kira-kira 50% saja yang merupakan layarnya.
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – OLED ketika menyala

 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – OLED ketika padam
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – hidangan penghitung langkah
Di bab belakang modul utama Infinix XBand ini, terdapat satu port micro USB yang sanggup digunakan untuk mengisi daya, serta earpiece yang telah dipasangi earbuds karet. Tulisan Xband tercetak pada bab yang sama, dengan ditambahi goresan pena kecil Designed by Infinix. Sementara pada tatakan daerah menempel sang modul utama, tercetak terang logo Infinix.
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – port micro USB
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – bab belakang modul utama
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – tatakan
Saat digunakan di tangan, terlihat misterius dan trendy gitu, walau berdasarkan saya terasa masih terlalu tebal di bab depannya.
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – digunakan di tangan
 wah balasannya dikasih kepercayaan lagi sesudah beberapa  Review Smartband Infinix XBand XB01, Usaha Infinix Menyeruak di Pasar Wearables Indonesia
Infinix XBand XB01 – terlihat misterius

Infinix XBand dalam Pemakaian Sehari-hari

Untuk mengkoneksikan Xband dengan smartphone yang kita miliki, sama menyerupai smartband lainnya, kita sanggup memakai bluetooth dan aplikasi pendamping yang harus terlebih dahulu dipasang pada smartphone. Aplikasi yang berjulukan X-Band ini sanggup diunduh di Google Playstore. Proses pairing berlangsung cukup mudah, dan ada beberapa hidangan pengaturan yang sanggup dilakukan. Semisal kita sanggup mengatur aplikasi apa saja yang ingin diperbolehkan menampilkan notifikasi di Xband, dan mana yang tidak. 
Selain itu kita sanggup mengaktifkan fitur gesture, di mana layar XBand sanggup otomatis menyala ketika kita memutar pergelangan tangan. Nah ini yang keren, jadi misalkan satu tangan kita sedang digunakan berpegangan di angkutan umum, atau sedang memegang cangkir minum, kita masih sanggup melihat waktu atau notifikasi di XBand hanya dengan mengangkat tangan dan memutar pergelangan sekaligus mengarahkan XBand ke arah mata kita, dan voila… layarnya menyala.
I wish it was that simple. Ya, pada kenyataannya fungsi yang disokong oleh kehadiran accelerometer ini tak selalu berhasil dengan mulus, kadang harus agak bernafsu gerakan memutar pergelangan tangannya, sementara di lain kesempatan ketika saya hanya menggerakan tangan sedikit saja, layarnya sanggup menyala. Tapi hadirnya fitur ini sudah tidak mengecewakan banget membantu lho, inget harga produk ini berapa ya, he.. he..
Saat notifikasi diterima, XBand takkan mengeluarkan bunyi apa-apa, hanya ada getaran yang sudah cukup untuk menciptakan kita ngeh bahwa ada notifikasi yang di-forward oleh smartphone kita ke smartband ini. Ya, tidak ada loudspeaker pada Infinix XBand ini, satu-satunya sumber bunyi ada pada earpiece yang terbenam di balik modul utama. 
Baterai Infinix XBand ini maksimal bertahan selama tiga hari lebih beberapa jam dalam pemakaian ala saya, tidak pernah tembus empat hari. Seminggu dua kali mengisi baterai smartband berdasarkan saya sih sudah tergolong kebanyakan, saya sih inginnya wearables itu di-charge tiap weekend saja. Di hari kerja, saya ingin berangkat ke kantor tanpa perlu mengecek apakah jam tangan saya mati dan perlu diisi dayanya dulu atau tidak.
Ada beberapa antarmuka jam yang sanggup dipilih, kita sanggup menggantinya dengan melaksanakan tap dan tahan pada ketika XBand menampilkan jam, kemudian geser untuk melihat beberapa alternatif antarmuka, tap kembali pada antarmuka yang ingin dipilih. Untuk masuk ke hidangan atau fungsi lain, nyalakan kemudian geser atau swipe layar XBand. Selain hidangan penghitung langkah, ada juga semacam stopwatch untuk mengukur usang acara kita. Lagi-lagi yang sanggup dihitung hanya jumlah langkah saja, dikarenakan tidak adanya sensor detak jantung pada smartband yang satu ini. Soal akurasinya pun saya tak tahu niscaya ya.

Plus dan Minus Infinix XBand

Kelebihan Infinix XBand

  1. Harga yang terpaut jauh dari produk sejenis, walau tetap tak sanggup dikatakan murah dalam ukuran saya.
  2. Bisa digunakan sebagai bluetooth handsfree.
  3. Bahan strap yang nyaman di kulit.
  4. Kehadiran accelerometer, memudahkan penggunaan.
BACA JUGA:  3D Dicetak Matahari Digital Brilian Dan Gila

Kekurangan Infinix XBand

  1. Accelerometer terkadang tidak stabil.
  2. Kualitas bunyi ketika digunakan mendengarkan musik biasa saja.
  3. Daya tahan baterai tidak cukup lama.

Apa Kata Aa perihal Infinix XBand

Beli ngga, beli ngga? Mesti ujung-ujungnya muncul pertanyaan itu. Buat Anda yang sering bepergian, terutama yang memakai kendaraan umum, saya rasa Infinix XBand akan mempunyai kegunaan buat Anda.

Disclaimer: paragraf berikut ini akan sangat terasa lebay dan dramatis.

Coba bayangkan ketika Anda sedang naik angkutan umum dan terjebak macet, kemudian Anda ingin membunuh waktu dengan mendengarkan musik, tapi sungkan membuka tas untuk mencari earphone Anda alasannya yakni takut ada copet mengintai, tapi Anda rasa tak mungkin juga menyetel musik dengan loudspeaker alasannya yakni lagu yang hendak Anda putar yakni Lelaki Kardus (I know, it’s embarassing, haha…). Saya yakin dalam situasi menyerupai itu, Infinix XBand akan sangat mempunyai kegunaan untuk Anda, tinggal copot dari pergelangan tangan Anda, pasangkan di telinga, kemudian nyalakan bluetooth di ponsel, lanjut deh Anda sanggup menikmati lagu kesayangan Anda tanpa takut membuka aib, ha.. ha.. ha.. Bahkan berdasarkan saya ini akan menambah pesona Anda di mata para ABG penumpang angkutan umum itu melihat Anda punya gadget canggih layaknya agen-agen minyak tanah, eh biro spionase.
Intinya sih, berdasarkan saya Infinix XBand pantas dimiliki kalau Anda yakni orang dengan mobilitas tinggi yang akan membutuhkan fungsinya sebagai bluetooth handsfree, itupun dengan syarat Anda rajin mengecek kondisi baterainya ya, jangan hingga kehabisan daya ketika digunakan. Harganya yang jauh lebih murah dari smartband dengan fitur homogen jadi daya tarik utama smartband ini. Pun kalau Anda membeli smartband dan bluetooth handsfree terpisah, jatuhnya Infinix XBand akan lebih akrab dengan dompet. Sementara kalau hanya butuh untuk jam tangan dan activity tracker, saya rasa sudah banyak smartband lain dengan harga yang lebih murah lagi siap jadi kerikil sandungan Infinix Xband untuk berjaya di pasar wearables di tanah air.
So, pertanyaan beli atau ngga sanggup Anda jawab dengan bercermin kepada kebutuhan Anda sendiri ya. Semoga review ringan ini membantu. Dadah… 😀


Sumber http://www.gontagantihape.com/

BACA JUGA:  Usb Flashdisk Ini Dapat Pribadi 'Membunuh' Laptop