Review Infinix Hot S, Ketika Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

0
11
 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

Sekitar dua ahad yang lalu, Infinix hasilnya merilis juga produk smartphone terbaru mereka. Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program launching-nya, namun apa daya status yang masih menjadi kuli di perusahaan startup yang berlokasi di Bandung, lagi-lagi menciptakan saya tak kuasa menghadirinya.

Awalnya saya menerka seri Note yang akan dirilis, mengingat sehabis Zero 3, Infinix sudah merilis juga seri HOT melalui HOT 3. Tapi, nyatanya malah seri HOT lain lagi yang meluncur kali ini, ya Infinix HOT S yang santer didengungkan di media umum dengan tagar #HOTnewS dan #AllEyesOnMe.

Saat pihak Infinix memperlihatkan unit dukungan untuk di-review, saya sempat tak percaya. Lha, saya tak hadir di program launching-nya, koq ditawari dukungan duluan? Yah mungkin sudah rezeki saya, saya ambil saja kesempatan ini he.. he.. Kalau Infinix yang memberi pinjaman, saya sih senang. Tak pernah ada ‘pesan sponsor’ atau larangan ini-itu, saya bilang mau compare sama produk lain saja mereka iya-iya saja lho!

Okelah, cukup pembukanya, kita pribadi masuk bab pertama ya, saya tahu niscaya sudah pada penasaran. Wajar, soalnya saat review ini saya tulis, Infinix HOT S malah belum tersedia di pasaran. Yuk, kita unbox Infinix HOT S ini!

Unboxing, Hands-on, dan First Impression Infinix HOT S

Saya sarankan supaya video di atas disaksikan hingga habis, alasannya ada beberapa warta yang mungkin tidak saya cantumkan di sini. Tapi tenang, proses unboxing menyerupai biasa tetap saya abadikan melalui gambar. Silakan dicek foto-foto berikut ini:

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – Kotak kemasan penjualan yang baru

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – Info pada belakang kotak

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – kelengkapan di dalam kotak penjualan

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – sisi bawah, dua set lubang, sebelah kanan ialah speaker

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – sisi kanan, tombol power dan volume rocker

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – sisi atas

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – sisi kiri, ada sim tray hybrid
 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – kepala charger dengan berpengaruh arus 1,5A

Saat pertama memegang smartphone Infinix HOT S ini, saya pribadi merapatkan jari ke bab backcover-nya, ingin tahu sejauh mana feels materi metal-nya di tangan. Kemudian saya mendapati diri saya terkejut alasannya ini sebuah peningkatan besar buat Infinix untuk hal build quality, bahkan dari produk terakhir mereka yang saya coba: Infinix HOT 3.

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – backcover-nya metal ih, ngeri kali!

Kualitas materi dan finishing-nya saya rasakan sedikit lebih baik dan lebih rapi daripada Xiaomi Redmi Note 3, namun juga masih sedikit di bawah Meizu M3 Note. Bahkan, kemasannya pun kini memakai kotak ala-ala smartphone terkini, tak lagi kemasan karton tipis menyerupai yang saya temukan pada Infinix HOT 2 dan 3. Nggak malu-maluin lah buat ditenteng, meskipun saya yakin orang kebanyakan masih asing dengan brand Infinix.

Telunjuk saya kemudian berhenti di satu bundar kecil di bawah kamera Infinix HOT S. Ya, inilah beliau fingerprint scanner alias pemindai sidik jari yang diletakkan di bab punggung smartphone ini. Ukurannya cukup kecil, mengingatkan saya pada ukuran fingerprint scanner pada Coolpad Max Lite dan ZTE Blade A711. Sebisa mungkin ubah posisi jari dalam banyak kombinasi ketika Anda merekam sidik jari Anda supaya tingkat kegagalan pemindaian sanggup serendah mungkin. Pengalaman sih kalau sensornya kecil, dan ketika merekam posisi jarinya tidak banyak berpindah, sering gagalnya.

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – fingerprint scanner

Kesan pertama yang cukup baik saya dapatkan dari sebuah smartphone yang nantinya akan dijual seharga Rp 1.749.000,- saja. Oh ya, yang saya coba ini ialah Infinix HOT S dengan varian RAM 2GB ya. Konon akan ada varian RAM 3GB yang akan dijual di harga Rp 2.199.000,-.

Infinix HOT S dalam Pemakaian Sehari-hari

Saat pertama saya gunakan, Infinix HOT S ini hanya bisa mengakses jaringan 2G dan 3G saja. Jangan heran, sejatinya Infinix HOT S ialah perangkat 4G, hanya saja untuk mengikuti peraturan TKDN yang ada, di mana produk ini belum selesai proses sertifikasinya, maka Infinix mengunci jaringan 4G pada smartphone ini.

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

Untungnya ketika saya uji, masih sanggup update firmware OTA sebesar 9 MB yang ternyata membuka jaringan 4G-nya. Besar keyakinan saya bahwa update firmware ini akan ditutup ketika Infinix HOT S mulai tersedia di pasaran, hingga ketika sertifikasi TKDN telah berhasil nanti. Kurang lebih sama dengan apa yang terjadi pada Infinix Zero 3 sepertinya.

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – taraaa, anak soleh kebagian 4G dong!

Saat saya coba pasangkan dengan simcard Smartfren di Cimahi, Infinix HOT S tidak bisa menangkap sinyal 4G-nya. Waktu itu saya sama sekali tidak melaksanakan lock 4G only atau mengubah APN untuk Smartfren. Begitu saya ganti dengan simcard XL 4G sih tanpa hambatan pribadi muncul sinyalnya. Kedua simcard pada Infinix HOT S sanggup dipilih untuk internetan di jaringan 4G. Ukuran kedua simcard yang dipakai ialah micro-sim.

BACA JUGA:  Review Hasil Kamera Sony Xperia Z2 Compact Docomo Indonesia

Bahas soal simcard, jadi keingetan ada kabar buruk. Infinix HOT S ini memakai hybrid slot pemirsa! Artinya saya harus bisa memanfaatkan sebaik mungkin memori internalnya yang berkapasitas 16 GB. Soalnya, bagi saya dual-sim sudah menjadi kewajiban.

Berikut ini saya tuliskan kesan-kesan saya terhadap bab per bab Infinix HOT S sehabis satu ahad dalam penguasaan.

Layar

Untuk urusan layar, Infinix HOT S tidak mempunyai hambatan berarti selain lapisan depannya yang cukup reflektif. Dimensinya yang 5,2 inci terasa pas sekali di tangan, sementara resolusinya yang memang sebatas HD 720p, sama sekali tidak mengurangi kenyamanan saya ketika memandang dan memakai smartphone ini. Reproduksi warna cukup baik, meskipun tidak se-vibrant smartphone lain yang sering saya puji layarnya ketika sedang diulas. Layarnya sudah mempunyai lapisan pelindung Dragontrail, meskipun begitu saya tak pernah punya nyali untuk uji gores pada layar smartphone apapun, he.. he..

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – layar yang cukup baik

Baterai

Dengan kapasitas baterai 3.000 mAh, Infinix HOT S bisa melenggang sehari semalam dalam pemakaian normal ala saya (screen-on time sekitar tiga jam).

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – data penggunaan baterai di jaringan 4G

Banyak orang yang mengakibatkan SOT (Screen-on Time) sebagai patokan keawetan baterai, padahal berdasarkan saya screen-on time hanyalah salah satu faktor saja yang tidak bisa bangun sendiri. Pada kenyataannya, screen-on time saja tidak cukup memilih tingkat ketahanan baterai suatu smartphone. Coba saja pikir, screen-on time ketika sebuah smartphone dipakai dengan tingkat kecerahan layar 20% niscaya lebih baik daripada ketika kecerahan layar diatur menjadi 70% atau bahkan auto. Belum lagi bila smartphone tersebut hanya dipakai untuk tethering, screen-on time wajib gugur sebagai skala pengukuran keawetan baterai.

Kembali ke Infinix HOT S, saya sengaja memutar video berjam-jam hanya untuk mendapat angka screen-on time yang besar, dan bisa!

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – penggunaan dikondisikan biar screen-on time besar

Oh ya, selama menguji Infinix HOT S ini, saya melakukannya pada dua kondisi, yaitu dengan memakai simcard XL 4G dan Tri 3G. Hasilnya ternyata tak sesuai tebakan saya, ketika memakai simcard 3G, ketahanan baterainya sama saja, kurang lebih 24 jam dengan screen-on time kurang lebih tiga jam.

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – data penggunaan baterai di jaringan 3G

Gaming

Saat saya coba bermain game 3D, bisa dikatakan Infinix HOT S bisa memainkannya dengan lancar, walaupun konsekuensinya backcover metal-nya terasa menghangat. Game menyerupai Beast Quest dan Big Bang sanggup dimainkan tanpa hambatan.

Software Gyroscope

Masih untuk bermain game 3D, tak lupa saya coba juga Infinix HOT S memainkan game VR. Info yang saya sanggup di media sosial, smartphone ini mempunyai sensor gyroscope dari software, bukan hardware. Klaim Infinix Indonesia yang saya baca di twitter, menyatakan bahwa akurasinya sudah mencapai 90% dari gyroscope hardware.

BACA JUGA:  Review ASUS Zenfone 4 MAX Indonesia. Paling Pas Buat Ngojek Online?
 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – warta gyroscope



Saat saya gunakan bermain game Lamper VR, di mana saya bermain sebagai serangga yang terbang menangkap bulir-bulir cahaya dan menghindari flora pemangsa, rasanya tak ada beda dengan ketika game yang sama saya mainkan di smartphone dengan gyroscope hardware. Hasilnya pun sama juga, sepuluh menit bermain sudah cukup menciptakan kepala pusing dan perut mual, ha.. ha.. Oh ya, headset VR yang saya gunakan ialah ANT VR.

Kamera

Kamera Infinix HOT S cukup kaya akan fitur. Selain auto mode, ada professional mode alias manual, beautify, panorama, dan night mode. Pengambilan gambar memakai gesture maupun smile-detection juga ada. Menu self-timer dinamakan delay shot dan kontrolnya terasa intuitif di mana kita bisa memilih usang delay dari sepanjang apa kita menarik ikon panah ke bawah.

Resolusi kamera utama sudah sebesar 13 Megapixels, tertera melalui goresan pena di samping lensa utama pula, he.. he.. LED Flash belakang ada dua, tapi warnanya senada, asing juga. Kamera depan beresolusi 8 Megapixels dan mempunyai soft LED flash dan autofokus. Autofokus pada kedua kamera Infinix HOT S cukup cepat. Sementara untuk kualitas hasilnya saya bahas pada bab lain di goresan pena ini.

Fingerprint Scanner

Sensor atau scanner sidik jari pada Infinix Hot S berbentuk bundar yang ditempatkan pada bab punggung smartphone ini. Ini ialah lokasi natural untuk telunjuk kita ketika memegang sebuah smartphone. Kekurangan dari penempatan fingerprint scanner di posisi ini ialah ketika smartphone diletakkan di atas meja, maka kita harus mengambilnya untuk melaksanakan unlock dengan sidik jari, kalau tidak maka kita harus membuka smartphone dengan metode lain.

Ukuran fingerprint scanner pada Infinix HOT S ini sedikit kekecilan bagi saya. Alhasil ketika merekam sidik jari saya, sebisa mungkin banyak sekali kemungkinan posisi jari harus dicoba supaya tidak simpel gagal ketika memindai nantinya. Proses pemindaian hingga kunci smartphone terbuka cukup cepat, namun terasa tidak secepat smartphone berpemindai sidik jari yang pernah saya gunakan sebelumnya.

XOS Chameleon

Lanjut ke sisi OS, Infinix menghadirkan custom OS terbaru mereka, XOS Chameleon 2.0 yang berbasiskan Android Marshmallow 6.0. Menurut saya ini ialah upgrade besar dari XUI pada segi tampilan. Makara menyerupai FlyMe OS seingat saya. Mulai dari toggles di notification bar hingga tampilan layar dan ikon pada bab Setting. Ada fitur yang mengingatkan aplikasi mana saja yang menguras baterai, mengingatkan saya pada FunTouch OS. Sementara kehadiran screen recording makin melengkapi fitur yang berkhasiat bagi saya.

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

Bug pada XUI di mana aplikasi tidak sanggup menampilkan teks yang berformat cetak tebal alias bold sudah hilang. Makara saya bisa membuka aplikasi Gmail dan tahu e-mail mana saja yang belum saya baca.

XOS ini mempunyai application drawer, tapi semua aplikasi yang kita miliki tetap muncul di homescreen dan tak bisa disembunyikan, hmmm… Beberapa fungsi gesture pun tak lupa dihadirkan Infinix pada XOS Chameleon, menyerupai membalikkan ponsel untuk mute telepon masuk dan double tap to wake.

Informasi Hardware Infinix HOT S

Berikut ialah warta mengenai hardware alias jeroan Infinix HOT S yang saya ambil memakai beberapa aplikasi pembantu (bukan pembantu rumah tangga, please deh).

CPU-X

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

AIDA64

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau

Sensor Box for Android

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – Kelengkapan Sensor

Dan bagi yang menganggap skor benchmark ialah segalanya, berikut skor benchmark sintetis yang dihasilkan oleh aplikasi Antutu Benchmark.

 Saya sanggup sih usul untuk menghadiri program  Review Infinix HOT S, Saat Ponsel Metal Berpemindai Sidik Jari Sudah Begitu Terjangkau
Infinix HOT S – skor antutu benchmark

Hasil Foto Menggunakan Kamera Infinix HOT S

Jangan ditanya hasil kedua kamera Infinix HOT S pada kondisi cahaya berlimpah ya, menyerupai kebanyakan smartphone terkini dengan resolusi kamera yang besar, hasilnya memuaskan. Sayangnya hasil kamera pada kondisi kekurangan cahaya terlihat ada bercak alias noise. Meskipun persoalan noise sanggup diatasi dengan settingan manual yang tepat, namun bagi saya kamera sebuah smartphone sejatinya tinggal pakai cekrek-cekrek gitu, he.. he..

BACA JUGA:  Cara Mengatasi Layar Sentuh Yang Error Dengan Mudah

Cek pribadi semuanya di artikel hasil foto memakai kamera Infinix HOT S ini ya.

Plus dan Minus Infinix HOT S

Kelebihan Infinix HOT S

  1. Harganya menggiurkan, membanting beberapa smartphone metal ber-fingerprint lainnya.
  2. Ukuran layar 5,2 inch, tidak terlalu besar.
  3. Fiturnya cukup lengkap, sudah ada fingerprint scanner.
  4. Bahan metal-nya tidak terasa murahan, dan finishing-nya rapi, nyaman digenggam.
  5. XOS Chameleon yang sudah Marshmallow, lebih intuitif, cantiknya menyerupai FlyMe OS namun notifikasi tidak jadi telat.
  6. Kamera utama cukup baik, sudah 13 Megapixels, ada night mode dan manual mode untuk mengatasi keluhan lowlights yang agak grainy.
  7. Kamera depan 8 Megapixels dengan soft LED flash dan autofokus.
  8. Posisi speaker di bawah sehingga tidak simpel tertutup, meskipun speaker-nya hanya sebelah. Kualitas bunyi tidak cempreng, tidak terlalu istimewa ketika memakai loudspeaker, namun ketika memakai earphone terasa lezat untuk mendengarkan musik.
  9. Layar dengan reproduksi warna dan kecerahan yang baik.

Kekurangan Infinix HOT S

  1. Absennya hal-hal berikut: LED notification, backlight pada capacitive button, dan sensor gyroscope hardware.
  2. Khusus sensor gyroscope, apabila dicek memakai aplikasi maka disebutkan hadir, namun sensornya hanyalah software, yang walaupun diklaim akurasinya 90% menyerupai hardware, tetap saja tidak tulen.
  3. Ukuran fingerprint scanner cukup kecil, harus pintar-pintar merekam sidik jari supaya tidak banyak gagal ketika digunakan.
  4. Kecepatan fingerprint unlock masih kurang cepat, tidak lelet banget tapi terasa lebih usang dari smartphone lain yang pernah saya coba.
  5. Hybrid slot! OMG! Infinix jadi latah sama brand sebelah soal slot ini, hiks.

Apa Kata Aa wacana Infinix HOT S

Tak henti-hentinya produsen smartphone kini ini mengeluarkan produk yang masuk kategori best value for money. Infinix HOT S berdasarkan saya salah satunya. Bagaimana tidak, dengan harga jualnya yang hanya Rp 1.749.000,- kita sudah mendapat sebuah smartphone metal dengan fingerprint scanner, dan Android Marshmallow.
Bagi saya sendiri, Infinix HOT S berhasil mengatakan impresi yang memuaskan.
Memang sih, Infinix ini rasanya doyan banget pakai processor Mediatek MT6753. Dengan memasukkan Infinix HOT S, artinya sudah tiga produk di tiga seri yang berbeda lho yang memakai processor ini: Infinix Zero 2, Infinix Note 2, dan HOT S.

Bukannya jelek, namun processor ini sudah banyak dikeluhkan sebagai penerus yang downgrade. Processor sebelumnya, Mediatek MT6752 punya skor benchmark yang lebih tinggi alasannya punya clockspeed 1,7 GHz, sementara MT6753 hanya 1,5 GHz. Pun soal keawetan baterai, sepengalaman saya MT6752 lebih baik.

Jadi, seandainya kebanyakan orang tidak mempermasalahkan absennya LED notification, backlight pada tombol kapasitif, serta slot sim-card dan memori eksternal yang giliran, bisa jadi Infinix HOT S ini akan jadi barang rebutan di pasar ponsel tanah air. Ya, rebutan antara pengguna budget smartphone yang mau mencicipi ponsel logam berpemindai sidik jari, melawan pelapak yang ingin mencicipi laba dari memborong stok online dan dijual kembali secara offline, he.. he…
Maklum, produk Infinix selama ini selalu dijual melalui channel online, Lazada kalau saya harus tembak pribadi nama tokonya, he.. he.. Mungkin inilah cara Infinix menciptakan harga produknya tetap terjangkau, memotong biaya distribusi serta memakai komponen yang sama terus menerus (beli processor yang sama supaya lebih murah, mungkin?).
Nah, ada kabar kalau Infinix akan menjual Infinix HOT S Pro (versi RAM 3GB) melalui channel offline. Kita tunggu saja ya.

Demikian review saya kali ini. Bagi Anda yang hendak bertanya, saya sarankan untuk bertanya via Twitter alasannya biasanya lebih fast response. Kecuali Anda mau bertanya saja tanpa butuh balasan ya, he.. he..


Sumber http://www.gontagantihape.com/