Review Xiaomi Mi 5S Indonesia, Terang Ini Mah Flagship!

0
14
 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan flagship smartphone. Terlepas dari perdebatan di salah satu baris komentar di channel Youtube saya yang menolak menganggap Xiaomi Mi 5s sebagai flagship hanya alasannya hilangnya logo MI pada bab muka smartphone ini, spesifikasi yang ditawarkan ponsel berakal ini sudah sangat terang mengukuhkan ada di kasta mana device yang satu ini.

Processor terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 821 yang masih jarang ditemukan di smartphone dari vendor lain, dua varian kombinasi RAM dan storage (3 GB/64 GB dan 4 GB/128 GB), terang takkan Xiaomi hadirkan pada jajaran smartphone kelas menengah. Belum lagi jiga kita bahas fingerprint dengan sensor ultrasonic yang walaupun diletakkan di bab muka, namun sanggup dipakai dalam keadaan layar mati.

Okeh, dari baris goresan pena ini ke bawah, Anda harus memaklumi jikalau saya banyak memuji Xiaomi Mi 5s ini. Namanya juga orang yang biasa menggunakan smartphone dengan harga di bawah dua juta rupiah, kali ini punya kesempatan mengulas flagship smartphone terbaru. Rasanya kayak putus dari Gista Putri kemudian jadian sama Kelly Brook.

Gis, kalimat terakhir di paragraf barusan cuma semoga dramatis aja lho ya, Aa yakin dalam hatimu tahu, bulet-bulet, digoreng dadakan, di atas mobil, hadeuh…

Unboxing dan Kesan Pertama Xiaomi Mi 5s Indonesia

Sama menyerupai ketika mengulas Xiaomi Redmi Note 4 dulu, saya membeli Xiaomi Mi 5s dari satu seller yang sama, Lapak Selusindo. Seller ini selalu bisa menghadirkan produk terbaru Xiaomi dengan harga yang masih masuk akal untuk hitungan Andhara early adopter.

Awalnya prosesi unboxing pun terjadi dengan proses yang menyerupai dengan Xiaomi Redmi Note 4, paket tiba ke rumah, saya pulang malam dan pribadi mengeksekusi proses buka kotak, sunting video sedikit, kemudian unggah ke Youtube. Tapi, kali ini ada drama terjadi, satu berkas video rekaman prosesi unboxing sepanjang tujuh belas menit hilang dari kartu memori kamera saya, sampai harus saya ulangi perekamannya, dengan suasana hati yang sudah berbeda.

Heuheu, untungnya problem berada pada kartu memori, bukan pada kamera Nikon 1 J3 saya, sehingga saya bisa melanjutkan impian menjadi Youtuber abal-abal tanpa harus membeli kamera baru. Video unboxing-nya sanggup dilihat di bawah ini:

Pada dasarnya, saya sangat menyukai Nikon 1 J3 saya ini, alasannya hasil fotonya pun bagus walau hanya mengandalkan lensa kit-nya. Foto-foto berikut saya ambil dalam keadaan lowlights, dibantu video lighting dan setting manual pada kamera.

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – kotak kemasan penjualan

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – sisi pinggir kotak kemasan penjualan

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – sisi belakang kotak kemasan penjualan

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – isi dalam kotak kemasan penjualan

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – kepala charger dengan arus maksimal 2,5 Ampere dan tegangan maksimal 12 volt.

Saat melihat Xiaomi Mi 5s di depan mata untuk pertama kalinya, saya pengen sih terkagum-kagum, tapi sayangnya tak bisa. Desainnya bagus, cantik, tapi sangat tidak bisa dikatakan original. Itu yang menciptakan saya tak bisa mencicipi cinta pada pandangan pertama. Sisi depan mengingatkan pada Meizu M3 Note yang dulu sangat saya kasihi, sementara untuk sisi belakang mau tak mau harus saya akui menyerupai dengan iPhone 6 maupun 6s.

Saya orang yang ingin selalu berpikiran untuk maju ke depan, tak ingin mengenang masa lalu, dan Xiaomi Mi 5s dalam hal ini malah mengingatkan pada beberapa desain smartphone yang sudah hadir lebih dulu. Rasanya menyerupai Dian Sastro mengajak balikan, sesudah Gista Putri ada dalam genggaman. Iya, saya tahu fantasi ini berlebihan, dan dua nama perempuan yang saya sebut itu yaitu istri orang semua, hahaha… Dan iya, saya juga sering teringat kenangan bersama mantan, misalnya: Vivo V3, HTC One E8, LG G2 Sprint, HTC One X, dan puluhan mantan saya lainnya.

BACA JUGA:  Spesifikasi, Fitur Unggulan dan Harga Samsung Galaxy J6 Terbaru 2018

Seperti apa sih memang desain Xiaomi Mi 5s yang berdasarkan Aa gak bisa move-on ini? Boleh ditengok beberapa foto di bawah ini ya.

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – pertemuan pertama

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – bezel hitam nan tebal

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – fingerprint scanner yang besar

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – sisi bawah, dua set speaker grille

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – sisi kiri, simcard tray

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – sisi atas, audio jack 3,5 mm

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – sisi kanan

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – sisi belakang atas, garis antena yang familiar

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – sisi belakang bawah, lagi-lagi garis antena

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – sisi belakang keseluruhan

Secara umum, desain Xiaomi Mi 5s ini menawan koq, ergonomis dalam genggaman, serta feels-nya terang premium. Bagian layar sangat lembut ketika bersentuhan dengan jemari saya, dan tentunya yang paling saya sukai yaitu sensor fingerprint-nya yang semakin luas ukurannya.

Sayangnya smartphone ini membawa dosa turunan dari generasi sebelumnya, Xiaomi Mi 5. Adalah bezel hitam di sekeliling layar yang cukup tebal yang menjadi penyakit menular dari sang kakak. Saya tidak problem dengan flagship smartphone yang masih mempunyai bezel, malah sering kerepotan dengan bezel yang terlalu tipis menyerupai yang saya temui di LG G2 dan Sharp Aquos Crystal.

Hanya saja, saya termasuk orang yang suka dengan kejujuran. Maksudnya kalau ada bezel, ya gunakanlah warna yang sama dengan bab muka smartphone. Bagian muka smartphone putih, ya bezel juga putih dong! Kalau bezel hitam malah jadi tricky, terkesan bezelless ketika layar mati, dan menciptakan orang illfeel ketika layar menyala. Aku tuh gak bisa diginiin, lebih baik kau jujur Gis, eh Xiao!

Kalau Redmi Note 4 saja sudah bisa menggunakan warna bezel sesuai dengan body depan, saya jadi heran apa pertimbangan Xiaomi menentukan warna bezel hitam untuk dua smartphone flagship terakhir mereka. Terlalu naif rasanya kalau alasannya takut smartphone flagship mereka kelihatan punya bezel tebal kemudian tak bisa bersaing dengan flagship milik brand lain, alasannya kita semua tahu titik kekuatan Xiaomi ada di mana.

Xiaomi Mi 5s dalam Penggunaan Sehari-hari

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – meninggalkan impresi baik

Selama seminggu menggunakan Xiaomi Mi 5s, mudah ponsel utama saya, Xiaomi Redmi Note 3 Snapdragon, menganggur dan hanya berfungsi untuk telpon dan sms. Kini ketika saya kembali menggunakan Redmi Note 3 ini, rasanya ada sesuatu yang hilang.

Ini yaitu kutukan bagi mereka yang berani coba-coba pakai flagship dengan spesifikasi paling mutakhir. Sama menyerupai jikalau kita mencoba membeli beberapa merek kopi dengan harga premium, kemudian kembali ke kopi sachet-an. Rasanya jad hambar! Sama menyerupai ketika kuping kalengmu yang biasanya dimanjakan bunyi dari earphone seratusribuan, kemudian dikenalkan pada deretan headphone BOSE yang harganya lebih mahal dari sebiji Xiaomi Mi 5s ini.

Nah bahas sedikit problem BOSE ini, saya sempat ditawari pertolongan bluetooth wireless headphone terbaru mereka yang harganya enam setengah juta Rupiah itu, untuk diuji. Tawaran yang dengan sangat terpaksa harus saya tolak, alasannya saya takut tak sanggup menikmati lagi headphone Philips empat ratus ribuan saya. Dalam hidup, penting bagi saya untuk bisa bersyukur dan menikmati apa yang saya punya, dan berhenti mencari kepuasan yang lebih, alasannya intinya insan diciptakan sebagai mahluk yang tak kenal rasa puas. Kalimat yang bijak ya, saya harus menulis menyerupai itu, mengingat kegiatan televisi yang biasanya memotivasi orang dengan kata super bijak sedang kosong, siapa tahu saya dijadikan motivator selanjutnya, ha.. ha.. ha..

BACA JUGA:  Cara Menampilkan Tanggal Foto Di Kamera Android

Selama digunakan, Xiaomi Mi 5s bisa memperlihatkan banyak kepuasan yang saya idamkan dari sebuah smartphone. Tak heran lah ya, dengan segala spesifikasi kelas atasnya, smartphone ini bisa menjalankan MIUI 8 yang berbasis Android 6.0 Marshmallow dengan baik. RAM-nya yang sebesar 3GB sangat cukup untuk menopang kegiatan yang biasa saya lakukan pada ponsel sehari-hari.

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – update OTA MIUI 8.0.10.0

Sama-sama menggunakan MIUI 8 versi ROM China, impresi saya untuk problem User eXperience dari Xiaomi Mi 5s pun tak jauh dengan apa yang saya rasa pada Xiaomi Redmi Note 4. Kedua ponsel yang kebetulan sama-sama juga punya RAM 3 GB dan memori internal 64 GB, sangat lancar dan gegas ketika dipakai membuka beberapa aplikasi sekaligus.

Satu hal yang sangat membedakan antara Mi 5s dengan Redmi Note 4 yaitu soal konsumsi baterai. Saat saya coba, Redmi Note 4 yang mempunyai baterai berkapasitas 4.100 mAh, tak pernah bisa menembus satu hari satu malam dalam sekali pengisian daya. Sementara Xiaomi Mi 5s yang ‘hanya’ menggendong baterai dengan kapasitas 3.100 mAh, dua kali sukses menembus waktu 48 jam alias dua hari dua malam hanya dalam satu kali charge penuh dengan contoh pemakaian yang sama.

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship! Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship! Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

 Ada satu kesempatan, di mana saya lupa mematikan GPS sesudah turun dari Go-jek, Xiaomi Mi 5s masih bisa menembus 24 jam. Superb!

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship! Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

Xiaomi Mi 5s ini sudah mendukung fitur fast charging. Ditambah dengan kepala charger bawaan yang juga support fitur ini, pengisian baterai ponsel ini sanggup dilakukan dengan cepat. Pada gambar di bawah sanggup saya tunjukkan bahwa untuk mengisi baterai dari posisi 41% sampai 97% diharapkan waktu selama 55 menit. Oh ya, jangan tanya siapa nama perempuan pada wallpaper lockscreen di bawah ini ya, itu dari fitur yang ada pada MIUI 8 untuk mengganti wallpaper pada lockscreen secara otomatis dan terus menerus, hehe.

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship! Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

Pada berita-berita yang saya baca, menyebutkan kalau Xiaomi Mi 5s sudah mendukung fitur 3D touch. Sayang saya tak berhasil mengujinya. Awalnya, saya tak sanggup menemukan sajian untuk mengaktifkan 3D touch ini, kemudian ketika saya berhasil mencari menunya dan mengaktifkannya, saya tak berhasil menciptakan ikon-ikon di homescreen mengeluarkan pilihan ketika saya tekan dengan bertenaga.

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

Xiaomi Mi 5s Dibanding Mi 5

Saya bergotong-royong tak pernah punya Xiaomi Mi 5, namun di atas kertas ada beberapa bab yang dimiliki Xiaomi Mi 5s dan tak ada pada Xiaomi Mi 5, maupun sebaliknya. Saya buatkan daftar kecilnya saja di sini, mungkin daftar ini akan bertambah nantinya.

Xiaomi Mi 5s > Mi 5

  • Processor terbaru Snapdragon 821, dengan skor Antutu lebih besar.
  • Backcover yang full metal, konon backcover beling pada Mi 5 lebih gampang patah.

Xiaomi Mi 5s < Mi 5

  • Kamera belakang Mi 5 berresolusi 16 Megapixels, sementara Mi 5s ‘hanya’ 12 Megapixels.
  • Mi 5 masih mempunyai infrared blaster, Mi 5s tidak.
BACA JUGA:  Review Asus Zenfone 3 Max, Kualitas Yang Esensial Di Dua Jutaan

Xiaomi Mi 5s == Mi 5

  • Sama-sama bezel tebal tricky.
  • Processor sama-sama quad-core.
  • Layar sama-sama Full HD.

Info Hardware dan Benchmark Xiaomi Mi 5s

Berikut ini yaitu informasi hardware pada Xiaomi Mi 5s yang saya hasilkan melalui beberapa aplikasi pihak ketiga, antara lain:

CPU-Z:

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship! Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

AIDA64:

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship! Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship! Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

Sensor Box for Android:

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – kelengkapan sensor, sudah ada pressure sensor

Antutu Benchmark:

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – skor Antutu Benchmark

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!
Xiaomi Mi 5s – detail skor Antutu Benchmark

Hasil Kamera Menggunakan Xiaomi Mi 5s

Sisi kamera pun tak ingin kalah untuk memperlihatkan bahwa Xiaomi Mi 5s ini memang masuk kelas flagship. Hasil kameranya sangat renyah, memanjakan mata.

Overall kamera smartphone ini sangat layak diacungi jempol. Meskipun resolusinya tidaklah setinggi Amat, eh tidak tinggi-tinggi amat, tapi performanya optimal bahkan di kondisi lowlights sekalipun. Dan ini berlaku buat kedua kameranya, depan dan belakang. Selfie dalam kondisi dalam ruangan di malam hari yang hanya dibantu lampu neon pun risikonya memukau. Bukan, bukan sayanya yang memukau, hasil fotonya, hahaha.

Ingin lihat hasilnya? Langsung saja menuju artikel review hasil kamera Xiaomi Mi 5s berikut ini ya.

Plus dan Minus Xiaomi Mi 5s

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

Kelebihan Xiaomi Mi 5s:

  • Spesifikasi kelas tinggi.
  • Performa superb, namun baterai hemat. Good job, Qualcomm Snapdragon 821!
  • Build quality menawan, nyaman dalam genggaman.
  • Layar vibrant, tajam dengan resolusi yang cukup.
  • Sudah didukung fitur fast charging.
  • Kamera tajam dan terang.
  • Fingerprint scanner yang besar, cepat, dan sanggup beroperasi dalam keadaan layar mati.
  • Punya audio jack 3,5 mm, if you know what I mean, hehe.

 Rasanya sudah usang sekali semenjak terakhir saya mencoba menggunakan  Review Xiaomi Mi 5s Indonesia, Jelas Ini mah Flagship!

Kekurangan Xiaomi Mi 5s:

  • Desain kurang orisinil.
  • Bezel di sekeliling layar yang terasa tricky.
  • Hilangnya infrared blaster.
  • Resolusi kamera utama yang turun ke 12 Megapixels.
  • Kualitas audio output biasa saja, berdasarkan saya masih lebih baik milik Vivo V3.
  • Tak ada slot micro-SD sama sekali.
  • Kita harus banyak berdoa dan mantengin terus, apakah smartphone ini akan masuk ke Indonesia secara resmi, lagi-lagi if you know what I mean, hehe

Apa Kata Aa wacana Xiaomi Mi 5s

Ingin mencicipi performa smartphone kelas atas, namun budget masih terbatas pada tujuh digit angka Rupiah? Atau tak ingin membayar lebih dari enam juta rupiah untuk sebuah smartphone tapi ingin experience terbaik? Xiaomi Mi 5s bisa jadi yaitu ponsel yang tepat.
Namun, saya yakin ketika Xiaomi Mi 5s mulai banyak masuk ke Indonesia melalui jalur tak resmi, harga Xiaomi Mi 5 akan semakin merosot, dan bisa jadi smartphone best value nantinya.
Ingin flagship dari brand resmi yang layanan purna jualnya terjamin? Ambil saja LG G4, kameranya setingkat lebih baik, namun wajib beli sekalian battery pack-nya hehehe. Dua buah baterai LG G4 akan bisa membuatnya bertahan seharian.
Meskipun masih mempunyai bezel hitam tebal turunan dari Xiaomi Mi 5, tanpa infrared blaster, dan resolusi kamera yang ‘hanya’ 12 Megapixels, Xiaomi Mi 5s tentu saja sangat layak masuk kelas flagship yang akan bisa memperlihatkan pengalaman menggunakan smartphone kelas atas. Itulah kesimpulan selesai dari saya.

Malas membaca review ini? Atau ingin lihat versi videonya? Silakan saksikan video review-nya di bawah ini:

Oh ya, saya sempat lho menggunakan Xiaomi Mi 5s untuk merekam sebuah video review smartwatch SMA-R, risikonya bisa disaksikan pada video di bawah ini:


Sumber http://www.gontagantihape.com/