Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!

0
15
 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!

Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redmi 3. Varian terakhir, Redmi 3x dan Redmi 3s bahkan masih gencar dijual di sini. Kabarnya proses sertifikasi Redmi 3s pun masih berlangsung. Namun, bulan kemudian Xiaomi sudah merilis Xiaomi Redmi 4 di China. Bahkan kali ini tak tanggung-tanggung, pribadi tiga varian sekaligus: Redmi 4 standar, Redmi 4 Prime, dan Redmi 4A.

Bagi saya yang suka gonta ganti hape, ini mungkin jadi hal yang baik mengingat peningkatan cukup signifikan yang dibawa Xiaomi pada seri Redmi 4 kali ini, terutama yang varian Prime. Namun, bagi mereka yang gres saja mempunyai salah satu dari varian Redmi 3, rasanya ini jadi cobaan berat yang harus diterima. Seberat dikala Gista Putri ngajak jadian, satu hari sehabis Anda mendapatkan cintanya Nunung. Oke, kali ini saya lebay.

Untungnya lagi, dikala ini saya sudah mencicipi pribadi Xiaomi Redmi 4 versi Prime. Awalnya saya sempat meminta GearBest.com untuk mengirimkan produk ini untuk saya uji. Namun, alasannya produk Xiaomi Redmi 4 Prime di GearBest masih dijual secara pre-order, saya memutuskan membelinya pribadi di salah satu e-commerce lain asal Tiongkok. Sebagai ganti, GearBest akan mengirimkan sebuah smartphone lain yang tak kalah menawan dan patut Anda nantikan ulasannya.

Pada kesempatan ini, saya membeli Xiaomi Redmi 4 Prime menggunakan jasa pengiriman DHL. Ongkos kirimnya terhitung murah untuk jarak Tiongkok ke Indonesia, yaitu sebesar $8.65 saja. Dari mulai barang di-pick-up oleh DHL dari penjual, hanya butuh waktu dua hari saja hingga kiriman diterima oleh mertua saya di Cimahi. Urusan pajak yang ditalangi dulu yaitu satu alasan yang menciptakan proses pengiriman sanggup berlangsung dengan kilat.

Sayang, DHL banyak membebankan biaya lain-lain. Dengan pajak yang dikenakan sebesar Rp137.000,-, total yang harus saya keluarkan untuk pajak dan aksesori biaya yang dikenakan DHL berjumlah Rp314.000,-. That’s the price that I have to pay to get my good delivered fast, I think

Unboxing Xiaomi Redmi 4 Prime, (Mungkin) Pertama di Youtube Indonesia

Seperti biasa, ritual unboxing pada video di atas dilakukan pada waktu dini hari. Waktu paling produktif buat saya menjalankan hobi ini. Agar saya tak merasa bersalah pada keluarga tercinta, dan pada profesi yang juga saya cintai, alasannya mencuri waktu mereka. Makara mohon maaf apabila pencahayaannya sangat tidak nyaman dipandang, properti pengambilan gambar yang saya miliki pun masih sangat sederhana, he.. he..

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – Kotak kemasan penjualan

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – Belakang kotak kemasan

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – Kelengkapan dalam kotak

Saat pertama kali memegang Xiaomi Redmi 4 Prime, saya pribadi bisa menyimpulkan bahwa material yang dipakai terperinci lebih baik dari Redmi 3. Kokoh, solid, serta finishing yang lebih tidak licin disertai desain pinggiran yang dipangkas lurus, tak lagi membulat, menambah grip dari smartphone ini. Saya tak lagi khawatir akan gampang jatuh, and that’s sure is a good thing!

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – sang pembeda

Garis desainnya sudah makin mengerucut. Maksud saya, desain smartphone Xiaomi pada selesai tahun 2016 ini sudah mempunyai garis besar contoh yang sama. Dimulai dari Redmi 3x, berlanjut ke Redmi Note 4, Mi 5s, dan kesannya Redmi 4 ini.

Namun, jikalau dibandingkan dengan seri Redmi sebelumnya, bahkan Redmi 3x, desain Xiaomi Redmi 4 Prime ini sangat superior. Tidak ada kesan bahwa ini yaitu smartphone seri paling terjangkau dari Xiaomi. Chamfered metal ganda yang menjadi batas antara setiap sisi pada smartphone ini menjadi faktor yang banyak menyumbang kesan premium pada desain Xiaomi Redmi 4 Prime. Sementara sisi depan yang hitam pekat pun semakin menambah citarasa elegan pada smartphone ini.

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – sisi depan

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – sisi belakang

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – sisi kanan

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – sisi kiri

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – sisi bawah

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – sisi atas

Oh ya, sebagai catatan, saya mencoba Xiaomi Redmi 4 Prime versi warna Grey atau Black ya. Konon dua varian warna lain mempunyai bezel tipuan juga pada pinggiran layar, inilah alasan utama saya menghindari warna selain hitam.

BACA JUGA:  Tips Semoga Android Tidak Nge-Lag Ketika Main Game

Dua buah perbaikan yang terlihat terperinci hanya dengan melihat penampakan luar Xiaomi Redmi 4 Prime ini yaitu posisi lubang speaker yang dipindah dari sisi belakang ke bawah, serta LED Flash yang sudah ganda dan mempunyai dua buah nada warna yang berbeda alias dual-tone.

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – lubang speaker

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – posisi kamera dan LED Flash, serta fingerprint scanner

Posisi kamera utama Xiaomi Redmi 4 Prime sudah tak lagi berada di pojok kiri atas, melainkan turun dan bergeser ke tengah pungung ponsel ini, menemani fingerprint scanner yang setia pada lokasi di mana posisi alamiah telunjuk kita dikala memegang smartphone berada. Garis antena masih hadir melintasi sisi belakang dari smartphone ini. Perubahan pada sisi depan ada pada perpindahan letak LED notification yang biasanya berada di bawah tombol home, sekarang berpindah ke posisi normal layaknya smartphone Android pada umumnya, di atas layar.

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – garis antena

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – LED Notifications

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – tombol kapasitif tanpa backlight

Sayangnya, menyerupai seri Redmi sebelumnya, smartphone ini pun tak menghadirkan lampu latar pada tombol kapasitif yang digunakannya.

Setelah melihat dan mencicipi pribadi Xiaomi Redmi 4 Prime dalam genggaman, saya jadi ingin mencoba ASUS Zenfone 3 dan membandingkannya langsung. Kedua smartphone ini sama-sama mengusung processor kelas menengah terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 625. Dan ada beberapa spesifikasi hardware lainnya yang juga identik, antara lain: RAM, resolusi layar, serta ya itu, tombol kapasitifnya sama-sama tanpa lampu latar, he.. he..

Xiaomi Redmi 4 Prime versus Xiaomi Redmi 3

Saat pulang kampung ke Garut yaitu dikala saya bertemu keluarga dan rumah daerah saya menghabiskan masa muda. Namun, ada satu hal lain yang juga sanggup saya temukan di sana. Kakak saya yaitu pengguna smartphone Xiaomi Redmi 3. Jadi, saya bisa meminjamnya sebentar untuk sekedar melaksanakan perbandingan.

Selain dari segi desain dan hardware luar, saya juga sempat mencoba melaksanakan tabrak cepat membuka beberapa aplikasi. Perbedaan besaran RAM antara kedua smartphone ini menciptakan saya mau tak mau selalu melaksanakan clear recent apps setiap hendak membuka aplikasi baru, semoga sedikit lebih berimbang.

Anda jangan protes ya dengan spesifikasi yang tak seimbang ini. Saat ini saya sudah banyak menerima protes di kolom komentar video di bawah ini di Youtube. Haha, saya tak mau ambil pusing, kenyataannya memang cuma ada Redmi 3 varian terendah saja yang bisa saya coba, itupun hasil meminjam gitu lho!

Spesifikasi Xiaomi Redmi 4 Prime

Jarang-jarang saya menulis spesifikasi lengkap dari smartphone yang saya uji. Kali ini saya sertakan supaya tidak tertukar dengan Xiaomi Redmi 4 versi standar saja sih.
Jadi, beginilah spesifikasi dari Xiaomi Redmi 4 Prime:
  • Layar IPS 5 inci beresolusi Full HD (1.920 x 1.080 pixels)
  • Processor Qualcomm Snapdragon 625 (Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53, GPU Adreno 506)
  • RAM 3 GB
  • Memori internal 32 GB
  • Dual-sim dengan slot hybrid untuk micro-SD
  • 4G LTE
  • Baterai 4.100 mAh
  • Kamera utama 13 Megapixels
  • Kamera depan 5 Megapixels
Bagian yang saya cetak tebal merupakan bab di mana terdapat perbedaan besar dengan Xiaomi Redmi 4 versi standar (resolusi HD 720p, processor Snapdragon 430, RAM 2 GB, dan memori internal 16 GB).

Xiaomi Redmi 4 Prime dalam Penggunaan Sehari-hari

Saya tak tahu harus memulai menceritakan pengalaman menggunakan smartphone ini. Saya sudah agak jemu mencoba smartphone yang menggunakan MIUI. Tahun ini, tercatat setidaknya ada tiga smartphone yang saya coba dengan menggunakan MIUI 8, dimulai dari Redmi 3x, lanjut ke Redmi Note 4 dan Mi 5s.
Dari sisi UI rasanya memang tak ada yang gres yang ditawarkan Xiaomi untuk Redmi 4 Prime ini. Makara bagi Anda yang ingin tahu fitur apa saja yang ada di MIUI 8, saya sarankan Anda membaca artikel review Xiaomi Redmi Note 4 ini ya.

Oh ya, saya harus memuji kegigihan para pengusaha ROM abal-abal. Perangkat terbaru keluaran Xiaomi menyerupai ini pun sudah terpasang ROM abal-abal milik mereka. Pada dikala goresan pena ini dibuat, Xiaomi Redmi 4 Prime gres tersedia dalam MIUI ROM China Stable. Namun, unit yang saya terima sudah sok-sokan pakai MIUI ROM Global Stable, hahaha… Flashing lagi deh… hahaha… Main jauh lagi deh… Pulang malem lagi deh, hahaha…

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – MIUI 8
Selama beberpa hari saya gunakan sebagai ponsel utama, Xiaomi Redmi 4 Prime nyaris tak mempunyai problem berarti. Satu-satunya yang masih mengganjal mungkin hanya kurang nyamannya ponsel ini dipakai di daerah gelap akhir tak hadirnya backlight pada tombol kapasitif. Namun, intinya kita memang tak disarankan menggunakan ponsel pada ruangan gelap alasannya mata akan lebih terpapar cahaya dari layar ponsel yang terlalu kontras dengan kondisi sekitarnya yang gelap. Dan ini tidak baik bagi kesehatan mata kita tentunya.
Oh ya, saya menggunakan Xiaomi Redmi 4 Prime ini berdampingan dengan ZUK Z2. Rasa-rasanya Xiaomi Redmi 4 Prime saya tak pernah kesulitan mengejar gegasnya performa ZUK Z2 yang mempunyai dapur pacu lebih bertenaga. Bahkan, layar IPS milik Xiaomi Redmi 4 Prime bisa menghasilkan warna hitam yang lebih pekat dari layar LTPS IPS milik ZUK Z2.

BACA JUGA:  Oppo Tanggapi Keraguan Daya Tahan Sistem Kamera Find X

Sementara performa kamera keduanya gotong royong cukup seimbang, hanya saja saya melihat gambar yang dihasilkan oleh kamera milik ZUK Z2 mempunyai saturasi yang cukup dengan nada warna yang natural. Di lain sisi, gambar yang dihasilkan oleh Xiaomi Redmi 4 Prime kentara sangat hiperbola saturasinya, alias lebay. Di kondisi lowlights, harus saya akui Redmi 4 Prime bisa memproduksi gambar yang lebih baik dengan jauh lebih sedikit noise yang muncul jikalau dibandingkan hasil kamera ZUK Z2.

Jika ingin melihat perbandingan hasil kamera kedua smartphone ini, silakan ikuti akun Instagram @gontagantihape ya, di sana saya sudah unggah beberapa gambar. Saya prefer Anda menilai sendiri mana yang lebih Anda suka dari keduanya.

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – UI kamera
Saat dipakai bermain game dengan grafik 3D menengah hingga berat, suhu smartphone ini terasa sedikit menghangat. Sisanya, dikala hanya dipakai membuka internet untuk browsing, media sosial, hingga mengunduh file-file besar, bisa dikatakan Xiaomi Redmi 4 Prime bisa menjaga suhunya tetap dingin.
Pengelolaan suhu yang baik juga diikuti oleh pengelolaan konsumsi daya baterai yang hemat. Pada hari kerja di mana saya jarang membuka smartphone seharian, namun membuka Whatsapp for Web yang membutuhkan smartphone terus-terusan terkoneksi ke internet, Xiaomi Redmi 4 Prime bisa mempertahankan daya baterai 4.100 mAh miliknya untuk menembus waktu 48 jam alias dua hari dua malam. Total empat jam layar menyala selama penggunaan yang panjang tersebut.
 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – daya tahan baterai

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – Screen-on Time

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Saat selesai pekan datang dan Xiaomi Redmi 4 Prime banyak saya gunakan bermain game Micro Machines serta berfoto bersama keluarga, baterainya bisa bertahan dari semenjak pagi saya melepas charger hingga tersisa belasan persen pada malam hari menjelang saya beristirahat. Mengingat banyaknya jumlah core dan tingginya clockspeed maksimal masing-masing core processor-nya, serta performanya yang lancar, saya sanggup menyampaikan bahwa smartphone ini mempunyai daya tahan baterai yang awet.
Selama menggunakan smartphone ini, saya tak henti-hentinya mengagumi betapa smartphone ini terasa premium. Sebetulnya banyak sih kalau smartphone yang terasa premium di genggaman mah, tapi ini kan harusnya jadi smartphone level menengah ke bawah. Ya, Redmi 4 dan Redmi 4 Prime sudah bukan jadi smartphone level paling pemula yang dibesut Xiaomi semenjak mereka mengumumkan ketersediaan Redmi 4A yang konon akan dibandrol dengan harga kurang dari satu juta Rupiah. 
Jika harus menunjuk satu smartphone yang pernah saya coba sebagai satu yang mempunyai build quality setara dengan Xiaomi Redmi 4 Prime, maka saya akan menunjuk Vivo V3. Dengan bobot 156 gram, Xiaomi Redmi 4 Prime terasa mantap dalam genggaman, tidak terlalu berat, namun juga tidak terlalu ringan sehingga tidak ada kesan rapuh sama sekali.
Layar yaitu salah satu keunggulan utama dari Xiaomi Redmi 4 Prime. Dulu, saya sama sekali tak terkesan dengan layar pucat yang dimiliki oleh Redmi 3. Namun Redmi 4 Prime menjawab semua kekurangan yang ada pada Redmi 3, mulai dari resolusi yang ditingkatkan menjadi Full HD, hingga reproduksi warna yang tergolong vibrant sanggup kita temukan pada smartphone ini.
Sementara jikalau membahas soal audio, Xiaomi Redmi 4 Prime mulai memperlihatkan jati dirinya sebagai ponsel kelas menengah, Kualitas output bunyi yang dihasilkan loudspeaker-nya terasa biasa saja, usable namun tidak menciptakan saya sanggup menikmatinya untuk mendengarkan musik. Dari dua set lubang speaker yang ada pada sisi bawah smartphone ini, hanya yang sebelah kanan saja yang mengeluarkan suara. Sementara yang sebelah kiri nampaknya lagi-lagi berfungsi sebagai mikrofon saja.
Lain halnya dikala saya gunakan mendengarkan musik menggunakan earphone, baik yang berkabel maupun tidak. Suara yang dihasilkan terasa bertenaga dan presisi. Mungkin alasannya saya menggunakan Xiaomi Mi Piston 2, di mana MIUI mempunyai pengaturan khusus untuk banyak earphone dan headphone keluaran Xiaomi.

Hasil Foto dari Kamera Xiaomi Redmi 4 Prime

Seperti yang sudah saya sebutkan, gambar yang dihasilkan oleh kamera milik Xiaomi Redmi 4 Prime mempunyai saturasi yang berlebihan. Namun, dikala dipakai dalam kondisi kurang cahaya, kameranya bisa diandalkan dan tak memperlihatkan noise yang berarti. Hal ini berlaku untuk kedua kameranya ya.
Lengkapnya sanggup Anda nikmati hasil gambarnya pada artikel review kamera Xiaomi Redmi 4 Prime berikut ini.

Informasi Hardware pada Xiaomi Redmi 4 Prime

Berikut yaitu informasi hardware Xiaomi Redmi 4 Prime, termasuk kelengkapan sensor dan skor benchmark-nya yang saya dapatkan menggunakan aplikasi pihak ketiga.

CPU-Z:

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan! Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!

AIDA64:

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan! Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!

Sensor Box for Android:

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – kelengkapan sensor

Antutu Benchmark:

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – skor Antutu Benchmark
BACA JUGA:  Apel Didenda $ 347.000.000 Untuk Italia Pajak ... Penyimpangan

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – detail skor Antutu Benchmark

Plus dan Minus Xiaomi Redmi 4 Prime

Kelebihan Xiaomi Redmi 4 Prime berdasarkan saya:

  • Spesifikasi setara flagship dari brand lain.
  • Build quality prima.
  • Layar kinclong, tajam menawan. Hitam pekat.
  • Kamera di atas rata-rata, walau terkadang lebay.
  • Desain premium sangat.
  • Baterai infinit walau performa kencang.
  • Apa lagi? Yang di atas ga cukup buat ponsel dua jutaan?

Kekurangan Xiaomi Redmi 4 Prime berdasarkan saya:

  • Tidak ada backlight pada tombol kapasitif.
  • Lagi-lagi hybrid slot, memori internal maksimal 32 GB (tersisa 25 GB saja) mungkin bagi sebagian orang, terutama wanita, takkan bertahan usang hingga penuh.
  • Output loudspeaker yang biasa banget.
  • Saat goresan pena ini dibuat, masih sulit ditemui stoknya di Indonesia. Kalau menunggu resmi dijual, saya tak yakin awal tahun depan pun sudah akan tersedia.
  • ROM abal-abal menghinggapi.

Apa Kata Aa wacana Xiaomi Redmi 4 Prime

 Rasanya belum setahun semenjak saya pertama kali mencoba varian paling awal dari Xiaomi Redm Review Xiaomi Redmi 4 Prime Indonesia. Peningkatan, Bukan Pembaharuan!
Xiaomi Redmi 4 Prime – kesimpulan
Foto di atas terlihat menyerupai memperlihatkan jempol ngga? Ya, saya harus memperlihatkan jempol pada Xiaomi Redmi 4 Prime. Dengan harga beli setara Lenovo VIBE K5 Plus, ponsel ini memperlihatkan keunggulan lebih dalam segala sisi kecuali ketersediaan barang dan jaminan purna jual di Indonesia.
Dengar-dengar Xiaomi sudah bekerja sama dengan Erajaya untuk problem TKDN ini. Sehingga mungkin nanti akan ada proses produksi yang sebagian dikerjakan di Indonesia semoga semua ponsel keluaran Xiaomi sanggup dijual resmi di tanah air dengan status sebagai perangkat 4G.
Nah, jikalau hanya menilai produknya saja, terlepas dari problem peraturan dan kebijakan, saya galau ketika mencari kelemahan dari Xiaomi Redmi 4 Prime. Daftar kekurangan yang saya buat pun rasanya tidak akan bisa menyurutkan harapan khalayak ramai untuk mempunyai smartphone ini. Karena memang, kekurangannya bagai setitik noda kopi di gigi Olla Ramlan, alias orang mungkin tak mempedulikannya sama sekali alasannya kecantikan dan kelebihan lainnya menutupi semua itu.
Kali ini mau tak mau saya mempersilakan Anda yang mau komentar #MendingXiaomi di sini. Walaupun pada kenyataannya, saya lebih menentukan mempertahankan ZUK Z2 saya daripada terus menggunakan Xiaomi Redmi 4 Prime. Adalah faktor RAM dan memori internal yang lebih lega, serta UX yang unik berkat tombol home multiguna milik ZUK Z2 yang menciptakan saya bertahan. Tentunya selain alasannya harga ZUK Z2 sudah turun jauh dan saya akan rugi banyak dikala menjualnya kembali, hahaha.
Ayo Xiaomi, ponsel yang ini diresmikan segera ya. Jangan hingga menyerupai cowok jomblo yang tiap program keluarga besar selalu berkelit menghindari pertanyaan “Jadi kapan?” Karena semua tentu sudah bosan mendengar balasan #PantenginTerus dan “Doain aja ya!”.
Saya tunggu!

(DISCOUNT at $145.99 with coupon “REMI”) Xiaomi Redmi 4 on GearBest: http://www.gearbest.com/cell-phones/pp_563920.html?lkid=10240370


Sumber http://www.gontagantihape.com/