5 Alasan Mengapa Xiaomi Mi 5 Masih Sangat Layak Di 2017

0
7

Ini yaitu ulasan versi singkat dari smartphone yang ketika ini menjadi daily driver saya, Xiaomi Mi 5. Dan kali ini goresan pena aku hanya akan membahas kelebihan-kelebihannya saja. Bukan maksud memuja atau memberi pandangan tak berimbang, tetapi memang seringkali aku tak begitu berhasrat untuk mengulas smartphone yang menjadi alat komunikasi utama aku terlalu dalam.

Anda tak pernah menemukan goresan pena atau video ulasan LG G4 milik aku kan? Pun begitu dengan Xiaomi Redmi Note 3 Pro yang hanya aku buat mini review dengan memakai Custom ROM Resurrection Remix di bawah ini.

Kurang lebih, konsep mini review untuk Xiaomi Mi 5 ini pun sama. Mengambil angka lima dari nama produknya sendiri, inilah lima alasan untuk bersyukur di 2017 dengan smartphone yang aku miliki, Xiaomi Mi 5.

1. Harga Xiaomi Mi 5 Sudah Semakin Turun

Saat aku membeli Xiaomi Mi 5, rata-rata produk ini di toko online dijual pada kisaran harga 3-3,1 juta Rupiah. Saya sendiri berhasil membelinya kurang dari 2,7 juta Rupiah memanfaatkan diskon 15% dari promo BNI Debit Online di Blanja.com.

Jika dulu aku sempat mengunggah sebuah video yang menyatakan bahwa ZUK Z2 merupakan Smartphone dengan processor Qualcomm Snapdragon 820 termurah, kali ini Xiaomi Mi 5 bisa merebut tahtanya. Selain sebab harganya yang semakin turun, stok ZUK Z2 sendiri sudah nyaris punah di pasaran ponsel tanah air.

2. Performa Xiaomi Mi 5 Masih Sangat Bisa Diandalkan

Siapa yang menyangsikan kejayaan Qualcomm dengan gugusan Snapdragon seri 8xx di tahun 2016 lalu? Baik Snapdragon 820 dan Snapdragon 821 berdasarkan aku yaitu yang terbaik yang pernah aku coba sejauh ini.

BACA JUGA:  Trending 3 Aplikasi Edit Foto/Gambar Terbaik Di Android

Keduanya pernah aku coba pada Xiaomi Mi 5s, ZUK Z2, dan terakhir ya pada Xiaomi Mi 5 ini. Baru pada dua processor ini sajalah aku menyaksikan animasi 3D ketika benchmarking memakai Antutu bisa benar-benar berjalan mulus tanpa tersendat.

Yang lebih istimewa lagi, dengan performa setinggi ini, Qualcomm bisa menciptakan kedua seri tertinggi processor mereka ini tetap irit dalam konsumsi daya. Inilah yang menciptakan aku yakin Xiaomi Mi 5 akan bisa diajak bertahan mengarungi tahun 2017 tanpa kendala.

3. Kamera Xiaomi Mi 5 Masih Makara Salah Satu Yang Terbaik di Range Harganya

Ya, kamera Xiaomi Mi 5 aku rasa masih menjadi yang terbaik untuk smartphone di range harga tiga jutaan. Ditambah dengan adanya image stabilization memanfaatkan 4-axis gyro juga bisa jadi nilai tambah untuk mereka yang senang memanfaatkan kamera smartphone untuk merekam aktifitas yang dinamis.

Poin ini perlu digarisbawahi dengan catatan: wajib memakai MIUI ya. Karena sejauh aku memakai ROM lain, kamera Xiaomi Mi 5 tak pernah seoptimal ketika memakai MIUI Camera.

Hadirnya mode manual dengan pengaturan yang lengkap, tentunya semakin melengkapi kedigdayaan kamera dari Xiaomi Mi 5 ini.

4. Tersedianya Banyak Custom ROM untuk Xiaomi Mi 5

Poin ini khusus buat mereka yang suka ngoprek. Saya sendiri memang bukan penggemar MIUI. Ada beberapa hal pada MIUI yang kurang sesuai dengan contoh penggunaan saya. Untungnya, perangkat-perangkat Xiaomi yang banyak dipakai di aneka macam belahan dunia selalu mempunyai banyak custom ROM, entah itu yang disediakan secara official semisal Cyanogenmod 14 (yang ketika ini sudah tak beroperasi lagi), hingga yang dikembangkan oleh tim-tim developer kenamaan di aneka macam lembaga modifikasi.

BACA JUGA:  China Bulan Rover Mengambarkan Bulan Mempunyai Watu Yang Berbeda (Update)

Saya sendiri sempat mencoba CyanogenMod 14 serta ROM AOSP by JDCTeam yang keduanya sudah berbasis Android 7.1.1 Nougat. Dari sisi UX, aku sangat dimanjakan dengan aneka macam fitur gres yang ditawarkan pada versi Android termutakhir ini.

Namun memang, sebagaimana kebanyakan Custom ROM dengan versi Android terbaru yang belum terlalu matang, kedua Custom ROM yang aku coba mempunyai beberapa bug esensial yang menciptakan aku untuk sementara ini menentukan kembali memakai MIUI 8 saja.

Di CyanogenMod 14, selain kamera yang hasilnya tak sebaik pada MIUI, quickcharging juga tak berjalan dengan baik. Sementara di ROM AOSP, quickcharging bisa berfungsi, tetapi wi-fi tethering acapkali mengalami duduk kasus ketika hendak digunakan. Ada beberapa Custom ROM lainnya, termasuk Resurrection Remix, yang belum aku coba. Saat ini aku tetapkan menunggu ada ROM Nougat yang lebih stabil dan tanpa bug berarti.

5. Banyak Pilihan Aksesoris untuk Xiaomi Mi 5 dengan Harga yang Beragam

Ini selalu jadi alasan yang menyenangkan setiap kali aku memakai produk smartphone dari Xiaomi. Ya, aneka macam aksesoris sanggup dengan gampang ditemukan di toko-toko online di tanah air. Berbagai casing dengan penampilan yang keren sanggup kita pilih dan dapatkan dalam waktu yang singkat. Tak perlu membelinya di e-commerce luar negeri.

Pilihan aku alhasil jatuh pada sebuah case Peonia warna hitam dengan tekstur menyerupai brushed metal dengan aksen contoh karbon ala kevlar di kepingan atas dan bawah sisi belakangnya. Harganya tak hingga lima puluh ribu Rupiah!

Selain banyak pilihan gaya, banyak pula pilihan harganya. Jika dulu aku harus membeli tempered glass seharga Rp 150.000 untuk ZUK Z2 sebab minimnya pilihan, tak demikian dengan Xiaomi Mi 5. Saya cukup membayar sepersepuluhnya saja untuk membeli sebuah tempered glass yang presisi dan sudah berpinggiran 2.5 D untuk Xiaomi Mi 5.

BACA JUGA:  Review Samsung Galaxy On7, Saat Samsung Latah Jualan Online

Ini jadi alasan aku tetap mendapatkan Xiaomi Mi 5 warna emas yang dikirimkan penjual, meskipun maksud hati ingin membeli yang warna putih. Toh, tetap ujung-ujungnya aku pakaikan case, jadi tak duduk kasus deh.

Punyak banyak pilihan aksesoris yang sanggup dibeli untuk gadget yang kita miliki pun seringkali menciptakan kebahagiaan tersendiri, dan kita patut bersyukur untuk itu. Terlebih kalau melihat lagi semua poin yang sudah aku tuliskan di atas.

Jadi, itulah semua alasan mengapa Xiaomi Mi 5 masih sangat layak untuk dipakai di tahun 2017 ini. Semoga bermanfaat ya!
Sumber http://www.gontagantihape.com/