Review Moto G5S Plus Indonesia, Best Buy 2017?

0
28

Ketika tahu Lenovo Indonesia memasukkan seri Moto G terbaru ke Indonesia saja, saya sudah senang. Terbayang saya akan bernostalgia dengan kenangan dikala dulu mempunyai Moto G seri pertama dengan banyak sekali shell yang dimilikinya.

Ketika tahu yang masuk yaitu varian G5s Plus dengan RAM 4 GB, makin bahagia sajalah saya.

Dan ketika sehari sebelum launching resminya, santer bocoran yang menyebutkan ada koreksi harga dari yang sebelumnya diketahui sebesar Rp 3.999.000 menjadi hanya Rp 2.999.000 melalui pre-order di Lazada.

Luar biasa! Dengan harga yang diposisikan lebih murah dari smartphone tetangga yang juga gres rilis, Moto G5s Plus bisa menyedot banyak sorotan calon konsumen di Indonesia yang masih mempertimbangkan value berbanding harga dari produk yang akan mereka beli. Kenapa saya bilang begini? Karena ada juga sebagian calon konsumen yang tak mempersoalkan ini, dan lebih condong fanatis hanya kepada satu merk saja.

Nah, bagi yang mempertimbangkan value, susah rasanya untuk mengesampingkan Moto G5s Plus dari pilihan, mengingat produk ini mempunyai harga di luar kebiasaan Moto yang umumnya ada pada level mendekati premium.

Dengan harga tiga juta kurang seribu, menerima ponsel Moto dengan processor Snapdragon 625, RAM 4 GB, sensor NFC, pertolongan fast charging, dan kamera belakang ganda yaitu luxury. Dan semua itu dibalut dalam body full metal yang terasa kokoh sekali. Benar-benar best buy tahun ini.

Saking luar biasa harganya, jadinya serasa terlalu mempromosikan smartphone yang satu ini ya. Sebetulnya masyarakat juga bisa menilai sendiri koq, lihat saja flash sale Moto G5s Plus yang selalu sold-out di Lazada. Terlepas dari taktik penjualannya ibarat apa, ini yaitu indikasi tingkat penerimaan pasar terhadap produk ini. Seingat saya produk Moto lainnya tak hingga begini lho.

BACA JUGA:  Hasil Foto Memakai Kamera Smartphone Coolpad Max Lite

Okay, kemudian apakah ponsel ini tak punya kekurangan? Tentu saja ada. Dan keluhan paling pertama yang saya rasakan justru yaitu feels-nya di tangan. Meskipun terasa kokoh dan mantap, bekerjsama saya tak terlalu nyaman dikala menggenggamnya. Ini dikarenakan bab frame metal di sekitar tepi layar yang terasa tajam sekali, menciptakan saya yang gampang terluka dan sering gagal move-on ini selalu merasa riskan, hehehe.

Kedua yaitu duduk masalah ketiadaan LED notifikasi, yang memang diganti oleh kehadiran Moto Display. Masalahnya yaitu layar Moto G5s Plus bukanlah AMOLED yang bisa memadamkan semua pixel berwarna hitam pada layar. Jadinya saya mempunyai kekhawatiran jikalau sering-sering mengecek Moto Display ini, takutnya bikin boros baterai. Selain itu, untuk mengaktifkan Moto Display pada ponsel ini rasa-rasanya tak semudah ibarat dikala memakai Moto Z2 Play di mana lambaian tangan di atas layar selalu berhasil memunculkannya. Pada Moto G5s Plus kadang berhasil, kadang tidak, kadang gres muncul dikala ponsel saya angkat dari meja, cukup membingungkan jadinya.

Ketiga tentunya duduk masalah ketiadaan magnetic sensor, walaupun saya bekerjsama jarang memanfaatkan kompas dalam keseharian saya. Tapi sensor ini cukup penting untuk memilih ke arah mana kita menghadap dikala memakai ponsel untuk navigasi dari keadaan diam, contohnya dikala sedang dalam kemacetan. Karena jikalau dibawa bergerak sih mungkin ga duduk masalah ya, Maps bisa melihat arah pergerakan kita.

Keempat, duduk masalah dual kameranya. Masih kurang akurat dalam memilih bab mana yang seharusnya menerima fokus dan mana yang tidak. Padahal pengalaman saya memakai kamera ganda dengan setup RGB dan monokrom pada ponsel dari merk lain malah justru bisa menunjukkan hasil blurring yang sangat baik. Makara saya rasa kita harus menunggu perbaikan dari duduk masalah software hingga fitur dari kamera ganda ini bisa lebih gampang digunakan. Ya, dikala ini cukup sulit mencari angle yang bisa menghasilkan efek bokeh yang rapi dan menawan.

BACA JUGA:  Review Huawei HONOR 9 Indonesia, Minusnya Apa Ya?

Selain masalah-masalah ini, Moto G5s Plus bisa memenuhi bahkan melebihi ekspektasi saya pada ponsel seharga 3-jutaan. Nah, seandainya nanti harganya berubah, semisal jadi 4 juta Rupiah, bisa jadi evaluasi saya ini berubah ya. Meskipun rasanya harga 4 juta pun terasa masuk akal saja untuk apa yang ditawarkan oleh Moto pada G5s Plus ini.

Performa Snapdragon 625 sejauh ini belum pernah mengecewakan saya dari duduk masalah responsifitas dan kemampuan mengelola task yang cukup berat sekalipun. Demikian juga dengan konsumsi daya yang ibarat biasanya, tergolong hemat. Ya, Moto G5s Plus dalam pemakaian saya selalu bisa membawa baterai 3.000 mAh miliki G5s Plus ini menembus satu hari dan satu malam. Kehadiran fitur turbo charging memberi nilai lebih alasannya yaitu kita sanggup mengisi dayanya dengan cepat.

Layar dari Moto G5s Plus pun tergolong baik, di mana dimensi 5,5 inci berbanding resolusi Full HD masih sangat bisa menghasilkan kombinasi yang yummy dilihat. Vibrancy cukup, dan viewing angle luas, overall layarnya baik hanya saja memang brightness maksimalnya tak terang-terang amat.

Fingerprint scanner berada pada posisi terbaik berdasarkan saya, dan bentuknya yang berupa cekungan tanpa frame menciptakan sangat nyaman bagi saya untuk melaksanakan pemindaian. Akurasi dan waktu responnya juga jempolan.

Oh ya, sedikit bahas soal kamera lagi, dikala mengambil gambar umumnya hasil foto pada Moto G5s Plus akan terlihat mempunyai tone yang warm, agak kekuningan. Namun dikala saya pindahkan ke komputer sih akhirnya terasa normal dan warnanya akurat. Perekaman video cukup stabil, dan pengambilan gambar dalam kondisi lowlights masih tergolong usable meski tak bisa dibilang istimewa.

Meski tak digolongkan sebagai ponsel selfie, Moto G5s Plus bekerjsama asyik dipakai berswafoto. Angle kamera depannya terbilang wide, dan Moto menunjukkan bonus LED Flash untuk membantu selfie pada kondisi kurang ideal.

BACA JUGA:  Oppo Find X, Tampilan Dan Sistem Kamera Bikin Terkesima

Hasilnya ibarat apa? Seperti biasa, saya tampilkan pada video review berikut ini, biar Anda bisa menilainya sendiri. Silakan.

Tak banyak yang bisa saya simpulkan mengenai Moto G5s Plus ini selain merekap semua hal yang sudah saya jabarkan dari awal video ini. Simplenya sih gini, selama harganya masih 3 jutaan, maka bisa dibilang ponsel ini yaitu best buy di penghujung tahun 2017 ini. Tinggal Anda cek apakah kekurangan yang dimilikinya akan mengganggu aktifitas normal Anda dikala memakai smartphone? Tapi jangan lama-lama mikirnya ya, tiap flash sale habis terus, dan kita juga tak tahu hingga kapan harga luar biasa ini akan bertahan.

Yap, saya merekomendasikan ponsel ini sebagai ponsel yang sangat pantas dimiliki di level harga 3 jutaan. Tapi semua tergantung pada kebutuhan dan selera Anda juga. OK?

Sekian ulasan ala Aa Gogon untuk Moto G5s Plus, dari Kota Cimahi saya pamit, wassalam!
Sumber http://www.gontagantihape.com/