Review ASUS Zenfone Max Plus M1 ZB570KL Indonesia

0
6

Ini yakni smartphone resmi ASUS pertama yang sudah mempunyai rasio layar kekinian. Ya, ASUS Zenfone Max Plus M1 ZB570KL ini mempunyai layar dengan bentang 5, 7 inci berrasio 18:9 dengan resolusi HD+. Harganya 2.799.000, dan sebagian orang sudah keburu menganggapnya overprice hanya alasannya yakni memakai processor mediatek MT6750.

Fakta bahwa pada video unboxingnya ponsel ini sudah menghangat ketika membuka aplikasi kamera cukup usang memang benar adanya. Namun, dalam pemakaian sehari-hari ala saya, saya tak ingat pernah mengalami demam menyerupai itu lagi, bahkan dikala dipakai bermain game Destiny 6 selama kurang lebih 5 menit.

Saya pernah mencoba ponsel lain yang memakai Mediatek MT6750 dan memang suhunya relatif sering demam. Dalam hal ini, saya rasa ASUS dengan Zen UI-nya punya resep biar si processor tak simpel panas. Perlu diingat bahwa ZenUI bukanlah custom UI Android yang mengekang background services dan notifikasi. Sejauh ini saya selalu betah dengan Zen UI dan banyak sekali fitur usable yang ditawarkan, entah itu dual-apps-nya, atau Game Genie yang akan sangat membantu para mobile gamer maupun game reviewer.

Tombol navigasi sudah on-screen ya, dan sayangnya saya belum menemukan cara mengkustomisasinya, di mana biasanya saya mengatur long press pada recent apps button sebagai jalan pintas untuk screenshot. Pada ponsel ini tombol tersebut berfungsi untuk masuk ke mode split screen dikala ditekan dan tahan lebih lama.

Performanya sendiri cukup gegas dan sangat terbantu RAM 4 GB yang dimilikinya. Jangan lupakan kelebihan lain soal storage luas sebesar 64 GB yang masih ditambah dengan dedicated micro-SD slot. Saya rasa ini yakni nilai jual utama ponsel ini, selain baterai berkapasitas besar dan kamera ganda beresolusi besarnya.

BACA JUGA:  Review Asus Zenfone 5 (ZE620KL)

Sementara nilai minusnya yakni fingerprint scanner-nya. Selain posisinya yang dipindah ke belakang alasannya yakni mengakomodir layar kekinian nya, pemindai ini juga punya waktu respon yang cukup lambat. Sayangnya lagi, bagi saya persoalan responsifitas fingerprint scanner yakni krusial.

Untuk daya tahan baterai, tak bisa dibilang boros, namun juga tak tergolong awet. Bertahan 24 jam selalu bisa dilakukan, namun berdasarkan saya ini bukan prestasi mengingat baterainya mempunyai kapasitas yang besar, 4.100 mAh. Dalam opini saya, konsumsi daya MT6750 kira-kira setingkat dengan Snapdragon 430 yang ada pada Zenfone 4 Max Pro. Yang lebih hema justru Snapdragon 425 yang dipakai Zenfone 4 Max 5, 2 inci. Makara jikalau tak terlalu butuh layar 18:9 dan mencari yang lebih terjangkau, Zenfone 4 Max 5,2 inci yakni jawabannya. Walau di harga segitu berdasarkan saya Zenfone 3 ZE520KL masih lebih valuable.

Saya tak mempunyai persoalan dengan output audio ponsel ini. Enjoyable iya, tapi sesuai harganya saja lah. Ada outdoor mode jikalau butuh power lebih, tapi memang kontrolnya berkurang pada mode ini, masuk akal lah ya.

Walau ponsel ini tak mengedepankan urusan kamera, namun ASUS membekalinya dengan 3 buah kamera. Satu kamera depan beresolusi 16 Mega pixels, dan dua kamera belakang masing-masing beresolusi 16 Mega pixels untuk lensa normal, dan 8 Mega Pixels untuk lensa wide. Walaupun hadir dengan setup normal dan wide, namun mode blur juga ada. Performanya dalam mengambil gambar tergolong baik, fokus terkunci cepat, gambar diambil dalam waktu singkat.

Hasilnya sendiri masih bisa diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk dala kondisi indoor dengan santunan cahaya lampu. Saya tak bisa menyampaikan kesudahannya istimewa, namun setidaknya masih relevan lah dengan bandrol harganya. Dan saya tampilkan hasil foto terbaik yang bisa saya ambil dengan kamera ponsel ini, berikut juga hasil perekaman videonya ya.

Overall, ASUS Zenfone Max Plus M1 ini saya nilai tak overprice koq. Dengan kelebihan pada besarnya RAM dan storage yang masih dilengkapi slot perluasan dedicated. Layar kekinian dan kamera ganda beresolusi besarnya pun tak boleh lupa dimasukkan hitungan ya.

Not a gaming phone exactly, dan persoalan respon fingerprint scanner harus diperbaiki lagi, hopefully bisa pakai update OS ya. Yang pasti, ponsel ini jadi memperkaya alternatif ponsel dengan layar 18:9 yang cukup terjangkau. Saya kasih bocoran nih, di Tokopedia sudah ada yang jual 2,6-jutaan lho!

Demikian evaluasi saya terhadap ASUS Zenfone Max Plus M1 ZB570TL ini. Haha, panjang ya namanya. Sepanjang layarnya hehe.

Dari Kota Cimahi, Aa Gogon pamit undur diri, wassalamualaikum wr wb.
Sumber http://www.gontagantihape.com/