Penyebab 89 Warga di Bogor Keracunan Keong Sawah ‘Tutut’

0
64
Keracunan Keong Sawah Di Bogor IG
Keracunan Keong Sawah Di Bogor IG

Keracunan Keong Sawah di Bogor – Kabar terbaru yang sangat menggemparkan media sosial dan juga masyarakat Indonesia, yaitu keracunan massal yang dialami beberapa warga asal Bogor setelah mereka menyantap tutut atau keong sawah setelah berbuka puasa. Sedikitnya dari informasi yang kami dapatkan, ada sebanyak 89 orang warga yang berasal dari Bogor Utara langsung alami keracunan keong sawah yang terjadi pada hari Sabtu 26 Mei 2018 sampai hari Minggu 27 Mei 2018.

Kasus keracunan keong sawah di Bogor ternyata menjadi salah satu kasus keracunan paling banyak memakan korban di tahun 2018 ini, dan yang paling unik keong sawah atau Tutut yang dikonsumsi oleh seluruh warga yaitu sebanyak 89 orang dibeli dari salah seorang pedagang atau penjual Tutut setempat. Seperti diungkapkan yuniarto Budi Santoso selaku kepala bidang pelayanan kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bogor mengatakan, apabila seluruh jumlah korban yang terjadi kasih keracunan tutut hampir mencapai 89 orang.

Penyebab keracunan keong sawah di Bogor

Dari berbagai sumber yang kami peroleh, apabila penyebab dari keracunan warga tersebut diakibatkan mengkonsumsi keong sawah pada hari Rabu 23 mei 2018 di mana hampir seluruh warga yang keracunan berasal dari rT 01 rT 02 dan 03 rW 07 kampung Sawah, kelurahan Tanah Baru, kecamatan Bogor Utara, bogor.

Hampir seluruh korban mengatakan kepada awak media, apabila setelah mereka mengkonsumsi keong sawah pada malam harinya memang tidak merasakan apapun, akan tetapi sehari selanjutnya tepatnya pada hari Kamis 24 Mei 2018 tepat Dini Hari Pagi mereka Langsung mengalami Mual pusing dan muntah sehingga harus dibawa ke Puskesmas dan beberapa rumah sakit yang ada di Bogor seperti RSUD, rumah Sakit Azra, rumah Sakit Vania, dan Rumah Sakit Mulya.

Dari 89 orang yang terkena racun Keong sawah ada sebagian yang tidak dibawa ke Puskesmas dan mereka memilih untuk dirawat dirumah yang dibantu salah seorang petugas kesehatan yang berada di Kampung Sawah. Yang paling menakutkan, hampir seluruh korban harus di infus akibat keracunan tutut.

Polresta Bogor kota menegaskan apabila penyebab kuat keracunan warga tersebut diakibatkan dari cara memasak si penjual yang memang salah, di mana penjual Tutut tersebut menyampurkan hasil dagangan sisa dengan dagangan baru sehingga hal ini mengakibatkan terjadinya kontaminasi dan adanya bakteri yang menyebar luas.

Tutut adalah makanan yang mempunyai protein tinggi namun Sangat disayangkan akibat protein tinggi ternyata sangat rentan basi jika tidak secepatnya dikonsumsi, biasa dikenal juga dengan sebutan keong sawah.

Keracunan Tutut di Bogor baru pertama kali

Dari pengakuan Rubaeah selaku kepala Dinkes kota Bogor dia menegaskan apabila kasus keracunan keong sawah alias Tutut di Bogor Ini baru pertama kali terjadi padahal biasanya, masyarakat kota Bogor suka mengkonsumsi Tutut dan keong sawah tersebut diperjualbelikan terutama saat bulan puasa.

Keracunan Keong Racun menjadi kejadian luar biasa di Bogor

Dari pengakuan PLT Walikota Bogor usmar Hariman, apabila insiden keracunan keong sawah atau Tutut di kota Bogor ternyata menjadi kejadian luar biasa atau KLB hal ini dikarenakan sesuai dengan ketentuan di mana korban lebih dari 10 orang.

Keracunan Keong Sawah Di Bogor Google
Keracunan Keong Sawah Di Bogor Google

Untuk menangani kasus Keracunan Keong Sawah di Bogor supaya tidak bisa terulang lagi, usmar menegaskan apabila ia langsung memerintahkan kepada dinas terkait supaya membentuk tim yang nantinya melakukan penanganan korban dan juga memeriksa penjual Tutut bersangkutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.