Kedekatan Google Dan Huawei Cemaskan Pemerintah Amerika

0
46

Foto: Amanda RachmaditaFoto: Amanda Rachmadita

Jakarta – Legislator Amerika Serikat mengirimkan surat kepada CEO Google Sundar Pichai yang menyatakan kekhawatiran atas kerja sama strategis antara Google dan Huawei.

Kerja sama ini dianggap sanggup mengancam konsumen dan keamanan nasional AS, mengingat dugaan bahwa Huawei mempunyai korelasi dengan pemerintah China.

Surat ini juga menyebut keputusan Google yang tetapkan kontraknya dengan Departemen Pertahanan AS untuk menyediakan kecerdasan buatan (AI) kepada Project Maven. Keterlibatan Google dalam proyek ini menjadikan kontroversi di kalangan pegawainya dan juga akademisi.

“Kami mendorong anda untuk mempertimbangkan kemitraan Google dengan Huawei, terutama sesudah perusahaan anda gres saja menolak untuk memperbarui kemitraan penelitian penting, Project Maven, dengan Departemen Pertahanan,” kata surat tersebut, menyerupai dikutip detikINET dari CNET, Kamis (21/6/2018).

“Meskipun kami menyesal sebab Google tidak ingin melanjutkan tradisi kerja sama yang panjang dan bermanfaat antara militer dan perusahaan teknologi, kami lebih kecewa sebab Google lebih menentukan untuk mendukung Partai Komunis China daripada militer AS,” lanjut isi surat tersebut.

Surat ini merupakan upaya bipartisan yang ditandatangani oleh senator dan anggota dewan perwakilan rakyat dari Partai Republik dan Partai Demokrat. “Kongres sedang mempertimbangkan sejumlah langkah bipartisan untuk mengatasi bahaya dari Huawei,” tulis legislator dalam surat tersebut.

“Dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah federal akan mengambil langkah lebih jauh untuk melindungi jaringan telekomunikasi dari Huawei dan perusahaan semacamnya,” ucap surat tersebut.

Google sendiri menyampaikan akan merespon semua pertanyaan yang dilayangkan legislator. “Seperti perusahaan AS lainnya, kita mempunyai perjanjian dengan lusinan OEM di seluruh dunia, termasuk Huawei,” kata perwakilan dari Google.

BACA JUGA:  Mau Foto Ala Food Blogger? Intip Tips Berikut

“Kita tidak memperlihatkan jalan masuk khusus kepada data pengguna Google sebagai kepingan dari perjanjian ini, dan perjanjian kami termasuk privasi dan santunan keamanan data pengguna,” ujarnya.

Surat ini menjadi informasi gres yang harus dihadapi Huawei sebab dugaan mereka mempunyai korelasi dengan pemerintah China dan sanggup mengancam keamanan nasional suatu negara.

Sebelumnya, pemerintah Australia juga direkomendasikan oleh agensi intelijen untuk tidak mengikutkan Huawei dalam tender pengadaan jaringan 5G di negara Kanguru tersebut sebab alasan bahaya terhadap keamanan nasional.


Sumber detik.com