Inilah Hati-Hati Ancaman Basil Yang Menyebar Di Bandara! (Tips Mengatasinya)

0
21
Jika berbicara ihwal penyebaran kuman di dunia transportasi udara, maka tidak hanya di kabin pesawat yang merupakan tempat penyebaran kuman.

Selain itu, para peneliti juga menyatakan tempat menyerupai pos investigasi keamanan yang ada di Bandara menjadi tempat yang sangat pesat untuk penyebaran kuman.

Pos keamanan di Bandara menjadi area penularan penyakit yang sangat tinggi. Pada tempat menyerupai ini, orang-orang sering berdesakan.

 Jika berbicara ihwal penyebaran kuman di dunia transportasi udara Inilah Hati-hati Bahaya Kuman Yang Menyebar di Bandara! (Tips Mengatasinya)
Gimhae International Airport, Busan, South Korea | Sumber gambar: Wikimedia.org

Para calon penumpang yang sedang menunggu investigasi di pos investigasi Bandara, tentunya tidak dalam kondisi sehat semua, mungkin diantara mereka ada yang mengalami batuk, pilek, dan lainnya.

Demikian juga banyak sekali tumpukan barang dan sampah, yang biasanya berisi masakan atau juga minuman, sangat rawan mengakibatkan kuman menyebar.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Academy of Sciences, disana dilakukan penelitian selama enam bulan hingga dua tahun.

Penelitian dengan cara mengumpulkan sampel untuk menyidik barang-barang di beberapa tempat yang berpeluang membuatkan infeksi.


Pihak Bandara meminta kepada para peneliti untuk membantu mencari tempat yang rawan kuman. Yang dengan begitu, pihak Bandara akan sanggup melaksanakan pencegahan penyebaran penyakit.

Yang menjadi tempat paling rawan untuk penyebaran kuman ialah tempat check-in dan area bagasi.

Pada tempat check-in-kios, dimana pada setiap harinya tempat ini dikunjungi oleh banyak orang.

Tempat itu menjadi tempat penularan kuman yang sangat tinggi. Nah, oleh alasannya ialah itu sangat disarankan mencuci tangan ketika dari tempat itu.

Lokasi yang juga beresiko besar dalam penyebaran virus menyerupai batuk dan pilek, yaitu kabin pesawat, dimana kuman dan virus gampang menyebar disana .

Pada ruang yang sempit ini, kuman, kuman jahat, dan virus akan sangat gampang menyebar.

BACA JUGA:  Inilah 34 Cara Menghilangkan Kutil Secara Alami, Modern & Terapi

Udara dalam pesawat yang kering menciptakan virus berkembang dengan cepat. Hal ini alasannya ialah kondisi ketinggan, letak geografis, dan faktor lainnya menciptakan penyakit menyebar dengan cepat.

Hal jelek lainnya yaitu kuman akan bisa bertahan hidup selama berjam-jam di tempat-tempat menyerupai baki lipat di bangku pesawat dan juga kantong penyimpanan di belakang kursi.

Sehingga kebersihan perlu dijaga, terutama ketika ingin mengkonsumsi makanan, maka harus mencuci tangan terlebih dahulu.

Dahulu ada masalah influenza, dari Flu Hong Kong hingga Flu Burung. Para pakar mengingatkan, para pegiat traveling lintas negara rentan tertular penyakit. Para pakar menyampaikan bandara ialah tempat penyebarannya.

Dua buah studi para pakar flu di AS dan Australia pertanda hal senada. Di Australia, orang yang terkena virus meningkat dua kali dari tahun 2011.

Banyak traveler dari potongan dunia lain bertemu di bandara, dan kita tidak tahu siapa yang sehat dan sakit. Itu mengapa Bandara diduga berpengaruh menjadi tempat penyebaran penyakit.

Pihak maskapai semestinya menganjurkan orang sakit untuk tidak terbang, namun mereka tidak kuasa melarangnya. Orang yang merasa tidak sehat, tetap susah untuk membatalkan traveling, apalagi terlanjur beli tiket pesawat mahal.

Di Australia, pernah dicatat 5.000 masalah flu H3N2. Paling parah ada di Queensland dan New South Wales. Bukan kebetulan, kawasan itu merupakan destinasi wisata paling favorit di Australia.

loading…


Dr Alan Hampson, ketua “Influenza Specialist Group”, menjelaskan bahwa pesawat punya sistem penyaring untuk mencegah penyebaran flu.

Tapi, tidak demikian dengan bandara yang padat, troli-troli koper, karet pegangan di eskalator bandara, hingga toilet bandara, semuanya tempat ini rentan menjadi penyebaran kuman lintas negara.

BACA JUGA:  Inilah 20 Cara Ampuh Mengatasi Wajah Berminyak Dan Kusam (Hindari Penyebabnya)

Dr. Hampson menyarankan para traveler untuk melaksanakan vaksin flu sebelum bepergian lintas negara. Pastikan kondisi sehat sebelum melaksanakan perjalanan dengan pesawat.

 [Tambahan]
Tips Untuk Tetap Aman Saat di Bandara

Membeli Tiket di Tempat Resmi
Jika Anda ingin membeli di bandar, pastikan Anda membelinya di counter resmi dari maskapai penerbangan atau dari biro travel.

Memang, membeli dari calo tiket menyampaikan harga murah, tapi bisa mengakibatkan duduk masalah dan kesulitan dikala akan naik pesawat.

Keamanan Bagasi
Sebaiknya Anda memperhatikan keamanan barang-barang yang akan Anda masukkan pada bagasi, menyerupai memastikannya tertutup dengan benar dan memberikannya gembok atau lakban.

Selain itu, sebaiknya Anda tidak menaruh benda berharga pada koper. Untuk menjaga koper Anda, sebaiknya Anda menuliskan nama Anda.


Tidak Membeli Barang pada Penjual Asongan
Saat sedang menunggu atau gres tiba, mungkin saja akan ada pedagang asongan yang memperlihatkan jam bermerk atau parfum terlihat mahal dengan harga murah.

Namun, Anda perlu berhati-hati alasannya ialah bisa saja barang itu ialah barang selundupan yang akan menyulitkan Anda dikala akan menaiki pesawat.

Menggunakan Taksi Resmi Bandara
Untuk menjaga keamanan Anda, sebaiknya memakai taksi resmi bandara. Hal ini untuk mencegah terjadinya kejahatan yang cukup marak terjadi.