Inilah Makanan Dan Olahraga Yang Sesuai Golongan Darah

0
31
Peter J. D’Adamo, seorang dokter naturopati mengklaim bahwa pada masing-masing orang mempunyai kondisi tubuh yang berbeda berdasarkan golongan darah.

Dimana golongan darah bisa menuntun seseorang untuk mengonsumsi dan menghindari jenis kuliner tertentu.

Aapbila kuliner yang dikonsumsi cocok dengan golongan darah, akan bermanfaat untuk meningkat energi tubuh, mencegah penyakit, dan mengurangi berat badan.

Apabila kuliner yang dikonsumsi tidak “cocok” dengan jenis golongan darah sanggup mengakibatkan dampak jelek ibarat gampang lelah sampai problem berat tubuh yang tidak baik.

 seorang dokter naturopati mengklaim bahwa pada masing Inilah Makanan dan Olahraga yang Sesuai Golongan Darah

#Golongan darah A
Menurut D’Adamo, seorang bertipe darah ini cenderung lebih cocok mengonsumsi banyak jenis sayuran organik. Hal itu disebabkan lantaran golongan darah A miskin asam lambung untuk mencerna daging.

Golongan darah A mempunyai kelemahan dari sisi asam lambung yang kurang optimal (dibandingkan tipa gol darah lainnya) dalam mencerna daging.

Makanan yang cukup disarankan untuk dikonsumsi yaitu asupan diet protein nabati dengan kacang, kedelai, legumes, dan karbohidrat kompleks.

Orang dengan golongan darah A ditekankan aan lebih dianjurkan untuk seringseing konsumsi produk kacang kedelai, kacang-kacangan, biji-bijian, beras, sayur-sayuran, buah-buahan dan porsi kecil untuk ikan laut.

Akan tetapi jangan salah sangka, pemiliki golongan darah A juga boleh-boleh saja untuk menkonsumsi daging, ibarat daging kambing, sapi, ayam, belibis dll, hanya saja harus dibatasi (mutlak jangan berleihan).


#Golongan darah B
Golongan darah B punya sistem pencernaan yang toleran terhadap jenis daging kambing, kelinci, dan daging rusa, akan tetapi tetap saja penting untuk diimbangi dengan asupan sayur-sayuran, jagung, gandum, tomat, kacang tanah, dan biji wijen.

Sebaiknya orang-orang dengan golongan darah B menghindari konsumsi ayam, lantaran mempunyai kandungan lektin dalam jaringan otot yang sanggup menimbulkan reaksi kurang baik terhadap golongan darah mereka.

Tidak ibarat golongan darah O dan A, tipe golongan darah B akan sangat baik sering mengonsumsi produk susu. Akan tetapi kurang baik apabila terlalu banyak konsumsi kuliner ibarat biji-bijian, beras, kacang-kacangan.

Adapun saran dari Adamo ialah mengkonsumsi banyak sayuran, serta pilih beberapa jenis daging yang lain ibarat kelinci, daging rusa, daging kambing, dll.

#Golongan darah AB
Pemilik golongan darah dengan tipe AB ini cukup langka. Di negara Amerika Serikat hanya sekitar 5% warganya yang mempunyai golongan darah AB.

Tipe golongan darah ini mempunyai jalan masuk pencernaan tubuh yang sensitif. Orang dengan tipe golongan darah AB harus seimbang dalam konsumsi sayur-sayuran, daging dan produk susu.

Orang dengan tipe golongan darah AB ini dianjurkan untuk mengonsumsi kuliner berprotein tinggi ibarat kuliner laut, gandum, dan sayuran.

Adamo menjelaskan bahwa golongan darah AB mempunyai kadar asam lambung yang kurang optimal untuk mencerna daging, namun yang disarankan ialah konsumsi ikan.

Sehingga berdasarkan Adamo, pemilik golongan darah AB sangat sempurna bila mengkonsumsi sayuran hijau, susu yang rendah lemak dan ikan laut.

#Golongan darah O
Orang dengan jenis golongan darah O jumlahnya paling banyak dibandingkan dengan jenis golongan darah lainnya. Warga Amerika, sekitar 45% mempunyai golongan darah O.

Menurut D’Adamo, pemilik golongan darah untuk mengonsumsi daging kaya akan kandungan protein tinggi. Orang yang mempunyai golongan darah O, mempunyai lebih banyak asam lambung dibandingkan golongan darah lainnya, sehingga lebih bisa dalam mencerna daging yang dikonsumsi.

BACA JUGA:  Inilah 16 Manfaat Kandungan Air Kelapa Hijau [Bahaya Hiperbola Minum Air Kelapa]

Anda pemiliki golongan darah tipe O, sanggup mengkonsumsi daging, unggas, ikan dan aneka ragam buah-buahan dan sayur-sayuran.

Anda juga sanggup konsumsi beras, biji-bijian dan kacang-kacangan, tetapi konsumsi produk susu perlu dibatasi bagi pemilik golongan darah O.

Disamping itu, walaupun hal yang anggun konsumsi daging merah bagi orang yang mempunyai gol darah O, tetapi tetap dibatasi, ibarat daging kambing, sapi dll yang perlu dibatasi.

Olahraga yang cocok
Selain makan-makanan yang sehat, kita juga dituntut untuk melaksanakan kegiatan olahraga, dan sepertinya pada setiap jenis golongan darah, terdapat bentuk olahraga yang cocok pada masing-masingnya.

Untuk pemilik tipe golongan darah O, disarankan untuk berolah raga yang menguras tenaga ibarat aerobics, berlari-lari jogging atau bahkan lari cepat bahkan marathon.

Untuk orang dengan tipe golongan darah A lebih cocok dengan bentuk olahraga yang lebih kalem (tetapi dengan durasi lebih lama), ibarat berjalan kaki, senam dan semacamnya.

Untuk orang dengan tipe golongan darah B disarankan melaksanakan olah raga yang moderat, contohnya mendaki gunung, bersepeda, dsb.

Untuk orang dengan tipe golongan darah AB, maka bentuk olahraganya kurang lebih sama dengan tipe golongan darah A.

loading…


Sesuai kebutuhan individu
Apaila ingin menerapkan diet berdasarkan tipe darah, disarankan untuk mengonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter atau jago gizi.

Walau aneka macam bentuk diet terkenal yang diyantakan efektif, yang banyak dipublikasikan dalam bentuk buku, tetapi tidak menjamin penerapannya bisa 100% berhasil.

Hal itu lantaran pola makan atau diet pada setiap orang yang unik dan berbeda. Jika cocok untuk si A, belum tentu cocok untuk si B,” Demikian yang dijelaskan Hindah Muaris, seorang praktisi teknologi pangan, gizi, dan kuliner, yang juga seorang penulis buku resep kuliner sehat.

Pola diet harus mengacu pada kebutuhan nutrisi, dimana kebutuhan nutrisi ini pada setiap orang berbeda, tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, olahraganya, faktor emosional, sampai kondisi tubuh atau penyakit yang dideritanya.

Umumnya jago gizi merekomendasikan bentuk gizi seimbang, dimana kuliner yang kita dikonsumsi pada setiap harinya harus mengandung unsur protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral, yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Salah satu contohnya, hari ini makan nasi untuk sumber karbohidrat, kemudian tempe untuk protein, dan minyak untuk lemak. Adapun untuk kebutuhan vitamin dan mineral diperoleh dari oseng buncis dan wortel. Ditambah susu sebagai penyempurna nutrisi yang diharapkan tubuh.

Untuk hari selanjutnya, maka nasi bisa diganti tepung (roti) ataupun jagung. Demikian seterusnya, yaitu bervariasi. Menerapkan pola makan ibarat ini juga untuk mengihdarkan dari rasa “membosankan” dalam mengkonumsi makanan.


Pro-konta teori Peter J. D’Adamo
Walaupun banyak yang menyatakan menarik mengenai pola makan berdasarkan teori Peter J. D’Adamo (seperti yang sudah dipaparkan diatas), tetapi di pihak seberang mengkritik teori ini, yang menyatakan teori Peter J. D’Adamo tidak direkomendasikan lantaran belum didukung oleh bukti-bukti ilmiah.

BACA JUGA:  Inilah Daging & Sate Kambing Manis Untuk Darah Rendah?

Salah satu balasannya ialah kesulitan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sepenuhnya lantaran hukum proposal dan larangan mengonsumsi beberapa jenis makanan.

Dimana pencetus diet kuliner berdasarkan golongan darah ini ialah seorang dokter naturopati, yang meyakini bahwa karakteristik golongan darah memengaruhi sistem pencernaan.

Pihak yang kontra menyatakan bahwa rekomendasi diet berdasarkan golongan darah sebaiknya lebih diwaspadai, dimana cara konsumsi asupan kuliner ini tidak mempertimbangkan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan, akan tetapi hanya berdasarkan faktor golongan darah saja.

Kemudian, pola makan juga tidak mempertimbangkan kondisi seseorang, ibarat mengalami tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi.

Bahkan, sampai sekarang belum ada penelitian yang berhasil menerangkan bahwa teori Peter J. D’Adamo bisa memperlihatkan imbas positif ibarat membantu meningkatkan kinerja sistem pencernaan ataupun menciptakan tubuh lebih berenergi.

Pihak yang kontra mengklaim akan dampak jelek dari teori Peter J. D’Adamo yang berkemungkinan terjadi, dimana pembatasan jenis asupan kuliner tertentu malah berisiko menciptakan tubuh kekurangan nutrisi.

Seperti salah satunya yaitu osteroporosis lantaran kekurangan asupan kalsium, kemudian problem anemia lantaran kekurangan zat besi, dst.

Alternatif lainnya, biar pola makan yang baik, sehingga mempunyai berat tubuh ideal
Hal yang bisa dilakukan, ibarat mulai mengurangi kebiasaan mengonsumsi kuliner penutup, ibarat kudapan manis yang manis.

Hal lainnya ialah perhatikan tiap kuliner yang dikonsumsi. Apabila perlu, bisa menuliskannya di dalam sebuah jurnal sendiri. Tulis semua yang Anda konsumsi selama satu minggu.

Dengan catatan ini Anda bisa menganalisa perubahan yang terjadi, Anda bisa mengetahui imbas yang ditimulkan dari mengkonsumsi suatu makanan. Catatan jurnal terseut juga sangat membantu dikala Anda berkonsultasi dengan jago gizi atau dokter.

Tepati Waktu Makan
Hal yang sangat penting yaitu makan teratur, sebuah kesalahan kalau melewatkan waktu makan malam, dll. Hal itu lantaran makan tidak teratur menciptakan Anda justru makin lapar, sehingga nantinya cenderung makan berlebihan.

Beberapa kuliner sehat yang disarankan, untuk menghindari tubuh kegemukan:

  1. Beragam buah dan sayur, minimal 5 porsi sehari. Salah satu bentuk penyajiannya, Anda bisa menjadikannya materi kuliner ringan di antara waktu makan.
  2. Untuk sumber karbohidrat, Anda bisa menentukan mengkonsumsi (salah satunya) roti, nasi, sereal, kentang atau pasta.
  3. Untuk sumber protein rendah lemak, utamanya ikan. Disarankan konsumsi ikan 2-3 kali seminggu. Asupan lainnya, yang bisa dipilih yaitu salmon, tuna, dan ikan tenggiri. Pilihan lainnya yaitu telur, daging unggas, daging tanpa lemak, produk susu rendah lemak, dan kacang-kacangan.

Beberapa hal lainnya yang perlu diketahui:

  1. Batasi konsumsi daging dengan lemak, gorengan, keju, mentega, susu, dsb. 
  2. Usahakan pilih kuliner yang rendah kalori, ibarat daging dada ayam, susu rendah lemak, dan kuliner yang dibakar atau dipanggang.
  3. Batasi konsumsi kuliner yang asin, lebih baik hindari kuliner yang terlalu asin.
  4. Hindari kuliner tinggi lemak dan kuliner siap saji ataupun junk food.

Bergerak lebih aktif perlu untuk selalu diingat, meningkatkan kegiatan fisik menjadi hal sangat penting untuk mencegah kegemukan.

BACA JUGA:  Inilah 12 Manfaat Kandungan Buah Durian, Serta Bahayanya Konsumsi Berlebihan

Mengapa golongan darah AB sangat jarang?
Setiap orang mewarisi golongan darahnya dalam gen. Setiap darah mengandung komponen dasar yang sama, yaitu sel darah merah, sel darah putih, platelet, dan plasma.

Sel darah merah diproduksi di sumsum tulang belakang. Bagian darah ini berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Setiap dua atau tiga tetes darah mempunyai sekitar satu juta sel darah.

Sel darah merah mempunyai jumlah yang jauh melebihi platelet yang fungsinya menghentikan perdarahan dengan cara membekukan pembuluh darah yang terluka.

Adapun sel darah putih befungsi melindungi tubuh dari patogen dan penyakit. Setiap 600 sel darah merah terdapat 40 platelet dan hanya satu sel darah putih.

Dr.Leslie Silberstein, juru bicara American Society of Hematology, menjelaskan bahwa pada permukaan sel darah merah, ada protein yang terikat dengan karbohidrat. Antigen, dikelompokkan ke dalam 8 golongan, yakni A,B,AB, dan O, yang masing-masingnya bisa “positif” atau “negatif”.

Golongan darah A berarti Anda mempunyai sedikitnya satu kelompok gen darah A. Tipe darah A hanya mempunyai antigen A.

Hal ini ibarat pada golongan darah B yang hanya mempunyai antigen B, adapun golongan darah AB mempunyai antigen A dan B, serta golongan darah O mempunyai antigen A atau B pada permukaan sel darah merahnya.

Keempat golongan darah ini, berkhasiat untuk memperlihatkan tipe darah yang bisa diterima lewat transfusi. Dimana pasien yang mendapatkan tipe darah yang tidak sempurna sanggup mengalami reaksi berbahaya, dimana sistem imun di dalam tubuh nantinya mengenali antigen absurd di permukaan sel darah, kemudian justru akan  menyerangnya.

Misalnya, seseorang memperlihatkan darah golongan A kepada pasien yang bergolongan darah B, hal ini menimbulkan tubuh pasien akan memberi respon imun, yaitu akan menyerangnya lantaran dianggap sebagai musuh.

Menurut penelitian yang dilakukan Stanford School of Medicine, proporsi golongan darah dalam masyarakat ialah sebagai berikut:

  • O positif: 37,4 persen
  • O negatif: 6,6 persen
  • A positif: 35.7 persen
  • A negatif: 6,3 persen
  • B positif: 8,5 persen
  • B negatif: 1,5 persen
  • AB positif: 3,4 persen
  • AB negatif: 0.6 persen

(Prosentase bisa berbeda-beda tergantung pada wilayah negara)

Dari penelitian tersebut terlihat bahwa golongan darah AB sangat jarang. Walau seseorang mewarisi satu gen untuk tipe darah dari masing-masing orangtua, tetapi hal yang sulit menghasilkan tipe AB.

Sebagai contoh, seseorang dengan golongan darah A bisa mewarisi gen A dari kedua orangtuanya, atau gen A dari salah satu orangtua dan gen O dari pihak lainnya. Golongan darah B juga ibarat itu.

Orang dengan golongan darah AB mewarisi gen A dari satu pihak orangtua dan gen B dari pihak lainnya. Berdasarkan jumlah orang yang bergolongan darah A dan B maka termasuk kecil jumlahnya, sehingga kombinasi ini sangat jarang terjadi.