Inilah 10 Penyakit Yang Sering Menyerang Di Demam Isu Hujan (Cara Mengatasinya)

0
27
Pada animo penghujan biasanya akan dibarengi dengan muncul nya sejumlah penyakit.

Nah, untuk itu kita harus waspada, terutama apabila akan terjadi tragedi banjir yang sangat rentan untuk tumbuh kembangnya penyakit.

Beberapa penyakit yang menyerang sebetulnya penyakit yang bisa dibilang ringan, sehingga banyak yang menyepelekannya, ibarat influenza.

 Pada animo penghujan biasanya akan dibarengi dengan muncul nya sejumlah penyakit Inilah 10 Penyakit yang Sering Menyerang di Musim Hujan (Cara Mengatasinya)
Hujan | Sumber gambar: Publicdomainpictures.net

Jika hingga terjadi tragedi banjir (semoga tidak), salah satu penyakit yang sangat rentang menyerang yakni gatal-gatal.

Ada juga sebuah penyakit super berbahaya yang bisa menyerang, yaitu demam berdarah.
Untuk itu masyarakat sangat diharapkan untuk memperhatikan banyak sekali risiko penyakit-penyakit yang mengintai ini. 
Kemudian beberapa penyakit yang menyerang akhir virus ibarat influenza dan diare.

Penyakit akhir basil dan benalu ibarat diare, disentri, cacingan, penyakit akhir jamur dan lainnya sangat rentan menyerang.

Untuk lebih jelasnya, berikut pembagian terstruktur mengenai beberapa jenis penyakit yang sering menyerang di animo hujan, dan cara pencegahannya:

1. Diare
Kondisi animo hujan menciptakan resiko tercemarnya makanan dan minuman menjadi lebih tinggi, mengakibatkan kuman dan benalu pemicu diare menjadi meningkat.

Untuk pencegahan diare yang terutama pada anak, hindari memakai air hujan untuk mencuci peralatan dapur apalagi alat makan lantaran tidak bersih dan menciptakan resiko kuman masuk ke dalam tubuh.

Jangan meremehkan diare terutama pada anak-anak, kalau anak mengalami problem BAB maka untuk menghindari resiko lebih buruk, untuk penolongan pertama gunakan cairan oralit.

2. Flu
Ciri-ciri anak terkena jerawat virus influenza yaitu gampang lelah, tubuh merasa tidak nyaman ibarat merasa demam, rasa kedinginan, nyeri pada otot, batuk dan nafsu makan menurun.

Untuk menghindari jerawat virus influenza maka motivasi anak untuk rajin mencuci tangan dengan benar sehingga mencegah resiko jerawat virus di animo hujan.

Lalu hindari sering menyentuh verbal dan hidung, kalau bisa bekali diri dengan sapu tangan atau tisu bersih, terutama ketika batuk sehingga mencegah penyabaran virus.


3. Tifus
Penyakit ini seringkali berada di dalam air yang kotor yang tergenang. Di dalam air kotor terdapat kuman salmonella typhosa, pemicu tifus pada anak.

Untuk sanggup menghindarinya, maka penting memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi, jangan konsumsi jajanan yang tidak sehat, jaga kesehatan lingkungan, bersihkan peralatan makanan dengan baik.

Jika sudah terjangkit tifus, sebaiknya dibawa ke dokter untuk melaksanakan investigasi laboratorium.

4. Infeksi saluran pernapasan atas
Pada ketika animo hujan rentan mengalami demam yang disertai pilek, batuk, bersin dan sakit tenggorokan.

BACA JUGA:  Inilah 4 Hal Yang Harus Dihindari Semoga Jantung Tetap Sehat

Jika penyakit yang diderita tersebut tidak sanggup sembuh jua, bahkan bisa hingga 3 hari atau lebih. Sebaiknya pergi ke dokter lantaran khawatir itu yakni penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas.

ISPA bekerjasama dengan kondisi lingkungan terutama rumah. Penting untuk menjaga kebersihannya.

Selain itu, anda sanggup menjaga stamina tubuh dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Caranya dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin C, contoh makan yang teratur dan juga mengatur contoh tidur yang baik.

5. Leptospirosis
Penyakit leptospirosis disebabkan oleh basil yang disebut leptospira. Penyakit ini termasuk penyakit zoonosis lantaran ditularkan melalui binatang.

Di Indonesia binatang penular terutama yakni tikus melalui kotoran dan air kencingnya. Pada animo hujan terutama ketika terjadi banjir, tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah akan ikut keluar menyelamatkan diri.

Tikus tersebut akan berkeliaran di sekitar insan di mana kotoran dan air kencingnya akan bercampur dengan air banjir tersebut.

Seseorang yang ada luka, kemudian terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran / kencing tikus yang mengandung basil lepstopira. Orang tersebut beresiko terinfeksi.

Untuk mengatasinya, lakukan langkah-langkah antisipasi yaitu:

  1. Selalu menjaga kebersihan
  2. Hindari sebisanya air banjir, terutama kalau Anda mengalami luka pada kaki.
  3. Gunakan pelindung contohnya sepatu boot, bila terpaksa harus ke kawasan banjir.
  4. Mencegah adanya tikus yang berkeliaran di sekitar kita
  5. Segera berobat ke sarana kesehatan bila sakit berkepanjangan.

6. Penyakit kulit
Penyakit kulit, sanggup berupa infeksi, alergi atau bentuk lain pada animo banjir, problem utamanya yakni kebersihan yang tidak terjaga baik.

Yang cukup mengkhawatirkan, yaitu kondisi ibarat pengungsian korban banjir dimana tempat berkumpulnya banyak orang, beresiko terjadinya penularan jerawat kulit.

7. Penyakit saluran cerna
Penyakit saluran cerna, contohnya demam tifoid. Dalam hal ini penyebab utamanya yakni problem kebersihan dan kesehatan makanan yang dikonsumsi.

8. Demam berdarah
Kondisi animo hujan, menciptakan terjadinya peningkatan tempat perindukan nyamuk aedes aegypti yang merupakan nyamuk penular penyakit demam berdarah.

Hal ini lantaran pada ketika animo hujan banyak sampah contohnya ban bekas, kaleng bekas, dan tempat-tempat yang menciptakan timbulnya genangan air.

Genangan air bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk berbahaya tersebut. Sehingga menimbulkan populasi nyamuk sebagai penular penyakit, yang artinya kasus DBD bisa meningkat.

Untuk itu, seluruh masyarakat hendaknya mengubur kaleng-kaleng bekas tidak dibutuhkan dan benda lainnya yang bisa menampung air, rutin menguras tempat penampungan air dan menutup tempat penyimpanan air dengan rapat.

BACA JUGA:  Inilah Mengobati Gangguan Asam Lambung (Penyebab, Tanda-Tanda & Pantangannya)

loading…

9. Demam Tifoid
Penyakit ini disebabkan basil Salmonella Typhi. Sumber penularan paling utama yakni air dan makanan yang tercemar Bakteri Salmonella Typhi hanya hidup dalam tubuh manusia.

Bakteri tersebut ditemukan dalam feses dan urine penderita. Penyebaran basil terjadi akhir kegiatan basuh tangan yang kurang bersih dari penderita setelah berkemih atau buang air besar.

Untuk itu penting menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri. Selalu mencuci tangan sebelum makan.

10. Cikungunya
Penyakit ini sudah ada semenjak dulu, namun marak lagi setiap animo hujan. Penyakit ini disebabkan oleh virus cikungunya, juga ditularkan ke insan oleh nyamuk Aedes aegypti.

Gejalanya demam mendadak, nyeri pada sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang, dan ruam (bintik-bintik kemerahan) pada kulit.

Gejala lainnya yakni nyeri otot, sakit kepala, menggigil, kemerahan pada selaput mata, mual, muntah, gatal pada ruam, dan pembesaran kelenjar getah bening di cuilan leher.

Gejala yang paling menonjol yakni nyeri sendi. Itu untuk membedakan demam berdarah dengan cikungunya.

Tips mencegah dan mengatasi penyakit di animo hujan:

Konsumsi air hangat
Air hangat sangat cocok dikonsumsi ketika udara terasa sangat dingin, menawarkan kehangatan pada badan.

Air hangat bisa menjadi detox alami bagi tubuh, mengeluarkan racun yang ada dari dalam tubuh. Zat sisa dan racun banyak tersimpan di usus, kalau tidak dikeluarkan sanggup mengakibatkan banyak sekali macam penyakit.

Hindari merokok
Banyak yang merasa bahwa rokok ada manfaatnya, katanya merokok membawa kehangatan ketika udara dingin, lantaran kepulannya membawa sejumlah kecil panas ke tubuh. Faktanya, asap rokok beresiko tinggi melemahkan sistem pernapasan seseorang, sering rentan terkena penyakit, flu, pilek dan batuk.

Segera mandi ketika kehujanan
Pada sebuah studi, menemukan bahwa resiko sakit kepala bisa menjadi tinggi ketika terjadi terubahan tekanan udara, peningkatan suhu, dan juga kelembapan yang tinggi.

Perubahan cuaca bisa memicu terjadinya ketidakseimbangan kandungan zat tertentu di dalam otak, termasuk serotonin, sehingga memicu terjadinya sakit kepala dan migrain.

Air hujan menciptakan suhu tubuh lebih hambar terutama di kawasan kepala, keadaan ibarat ini menciptakan tubuh mengeluarkan energi lebih besar untuk mengurangi rasa dingin, hal inilah yang menciptakan timbulnya sakit kepala.

Mandi setelah kehujanan bermanfaat untuk menstabilkan suhu hambar sekaligus juga membersihkan tubuh dari kuman dan kotoran.

Pastikan untuk selalu ‘higienis
Terutama membiasakan mencuci tangan, ketika gres datang di rumah maka segera cucui tangan. Setiap kali menyentuh barang atau objek segera basuh tangan. Demikian juga basuh tangan sebelum dan setelah makan.

BACA JUGA:  Inilah Apakah Pentingnya Cek Tekanan Darah Tinggi Atau Rendah?

Perhatikan tanda-tanda keringat keluar
Sebelum flu berkembang, biasanya tubuh akan mencicipi sesuatu yang tidak enak, dan pikiran juga mengalami gangguan. Perhatikan gejala-gejala yang tidak biasa muncul, ibarat muncul keringat asing padahal tidak melaksanakan olahraga sama sekali.

Maka keringat ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang berjuang melawan penyakit. Saat kondisi ini hindari kegiatan yang terlalu berat, kalau bisa hindari keluar rumah supaya mengutamakan istirahat di rumah hingga tubuh pulih kembali.


Konsumsi sup panas
Mengkonsumsi semangkuk sup panas selama udara dingin, akan menawarkan kehangatan bagi tubuh, membantu daya tahan tubuh.

Terutama lagi untuk orang yang sudah kehujanan, maka mengkonsumsi sup menawarkan manfaat besar. Hangatnya sup bisa membersihkan tenggorokan dan rongga hidung dari kuman yang mengakibatkan penyakit.

Selain sup panas, penuhi asupan vitamin C yang keuntungannya memperkuat tubuh supaya tidak gampang terjangkit penyakit.

Kandungan vitamin C sanggup diperoleh secara alami dari buah jeruk, buah strawberry, timat, jambu biji, kelengkeng, apel, pepaya, dll.

Siapkan aksesoris hujan
Seperti komponen utama dari perlengkapan hujan yaitu payung, mantel hujan atau jaket bertudung, dan sepatu waterproof.

Jika ribet membawanya, Anda bisa mengakalinya dengan meninggalkannya di sekolah, kampus atau loker kantor.

Sehingga Anda perlu dua paket perlengkapan hujan, satu paket untuk di rumah, satu lainnya untuk di luar ibarat kantor, kampus dll. Untuk mengantisipasi ketika hujan tetapi lupa membawa perlengkapan hujan.

Bersihkan lingkungan
Lakukan upaya pencucian lingkungan, terutama di tempat-tempat kotor yang berpotensi menjadi sarang penyakit.

Pastikan menutup semua tempat penampungan air untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk demam beradarah. Selain itu potong ranting dan rumput yang terlalu banyak (rimbun) lantaran bisa menjadi sarang nyamuk DBD untuk berkembang biak.

Utamakan mengunakan pakaian yang tebal
Pilih pakaian yang lebih tertutup, tebal serta terasa hangat bagi tubuh. Yang keuntungannya untuk menjaga tubuh dari udara yang sangat dingin.

Lalu, pastikan pakaian yang dipakai kering. Biasanya cucian yang sulit kering ketika animo hujan. Kondisi pakaian yang masih menyimpan air, bisa menjadi sarang bagi kuman penyakit.

Tetap rutin melaksanakan olahraga
Olahraga outdoor (luar ruangan) menjadi berkurang intensitasnya lantaran kondisi yang sering hujan dan di luar terasa dingin. Untuk itu, lakukan jenis olahraga di dalam ruangan.