Inilah Tanda-Tanda Awal Kanker Paru-Paru [Cara Mencegah & Pengobatannya]

0
32
Kanker paru-paru termasuk menjadi penyakit yang menjadi momok menakutkan, problem para organ paru-paru ini alasannya ialah pertumbuhan sel yang tidak sanggup terkontrol di dalam jaringan.

Penyakit kanker paru-paru jikalau tidak dirawat secara baik dan benar, ditakutkan pertumbuhan sel ini akan menjadi sangat berbahaya, yang menyebar sampai ke cuilan luar dari organ paru-paru.

Paru-paru mempunyai dua fungsi utama, yaitu membuatkan oksigen ke dalam darah (saat menghirup napas) dan membuang karbondioksida ketika menghela napas. 
Kanker paru-paru jenis kanker yang paling bisa dicegah.Sekitar 80-90 persen kasus kanker paru-paru yang bekerjasama dengan kebiasaan merokok. Pada tahap awal, tidak ada tanda atau tanda-tanda kanker paru-paru yang jelas…
…tetapi setelahnya (beberapa usang waktu) muncul tanda-tanda ibarat batuk berkepanjangan sampai mengalami batuk darah, tubuh yang selalu merasa kehabisan napas, kelelahan yang tanpa alasan, dan penurunan berat tubuh yang tidak wajar.
Bahaya merokok ini tidak hanya berlaku bagi perokok aktif, tetapi juga sangat berbahaya untuk perokok pasif, yaitu orang yang tidak sengaja menghirup asap dari rokok tersebut…

…karena asap rokok, yang dihisap ke dalam tubuh, sangat berbahaya alasannya ialah terdapat kandungan sekitar 50 zat yang menjadi pemicu kanker.

Penderita Kanker Paru-paru di Indonesia
Pada tahun 2012, kanker paru-paru menjadi jenis kanker yang paling sering terdiagnosis dan penyebab janjkematian yang akhir kanker tertinggi di dunia. Adapun kanker paru-paru ialah jenis kanker yang paling sering menyerang laki-laki di Indonesia.

Berdasarkan data Globocan atau International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2012, di Indonesia terdapat 25.322 kasus kanker paru-paru yang menimpa laki-laki dan 9.374 kasus yang menimpa wanita.

paru termasuk menjadi penyakit yang menjadi momok menyeramkan Inilah Gejala Awal Kanker Paru-Paru [Cara Mencegah & Pengobatannya]

Orang yang berisiko terkena kanker paru-paru
Merokok sebagai penyebab utama kanker paru-paru, orang yang tidak merokok juga berkemungkinan terjangkit kanker paru-paru. Bahaya rokok berdampak secara langsung, yang merusak jaringan organ paru-paru.

Zat yang cukup “populer” dari rokok ini atau nikotin, dimana zat ini bersama-sama sering dipakai untuk pembuatan insektisida. Zat mengerikan lainnya yaitu zat tar, yang umumnya dipakai untuk pembuatan aspal jalan.

Tentunya zat-zat tersebut sangatlah tidak layak untuk dimasukan ke dalam tubuh manusia. Menghirup zat nikotin menawarkan resiko tinggi tubuh terjangkit kanker, utamanya pada cuilan paru-paru.

Perokok pasif juga beresiko tinggi terkena kanker paru-paru. Untuk itu, jangan ragu untuk mengusir orang yang mencoba akan merokok di bersahabat kita, alasannya ialah asap rokok yang dibuang oleh si perokok aktif itu, mau tidak mau akan ikut terhirup oleh orang disekelilingnya. Sehingga zat-zat berbahaya rokok ikut masuk dalam tubuh.

Selain rokok, penyebab lainnya tubuh terkena penyakit kanker paru-paru ialah alasannya ialah menghirup arsenik, radiasi, dan polusi udara. Resiko kanker paru-paru bisa meningkat pada orang yang sudah lanjut usia.
BACA JUGA:  Inilah 32 Cara Ampuh Mengatasi & Mengurangi Gatal Di Kulit Selangkangan


Gejala kanker paru-paru

Pada tahap awal, kanker paru-paru tidak mengakibatkan gejala, tanda-tanda akan muncul ketika perkembangan kanker telah mencapai tahap lebih lanjut. Berikut gejala-gejala utama yang akan dialami penderita kanker paru-paru:

  1. Batuk berkepanjangan dan bertambah parah dari hari ke hari, sampai kesannya muncul problem batuk darah.
  2. Mengalami sesak napas dan rasa nyeri di dada.
  3. Tubuh gampang lelah, padahal hanya melaksanakan kegiatan yang sedikit dan ringan.
  4. Pembengkakan pada muka atau leher.
  5. Sering timbul sakit kepala.
  6. Sakit pada tulang, bahu, lengan atau tangan.
  7. Berat tubuh menurun.
  8. Nafsu makan menurun drastis.
  9. Suara sering menjadi serak.
  10. Kesulitan menelan makanan
  11. Muncul rasa sakit ketika menelan sesuatu.
  12. Terjadi perubahan pada bentuk jari, ibarat ujung jari menjadi cembung.

Jika mengalami gejala-gejala ibarat disebutkan diatas, maka segera temui dokter atau klinik untuk mengetahui kondisi kesehatan secara pasti, sehingga mendapatkan penanganan yang sempurna nantinya.

Stadium Kanker Paru-paru

Stadium 1: Kanker masih berada di dalam paru-paru dan belum menyebar ke kelenjar getah bening. Besarnya tumor pada tahap ini masih di bawah 5 cm.

Stadium 2: Tumor mulai masuk dan menyebar pada bagian-bagian lain ibarat kelenjar getah bening, rongga dada, diafragma (lapisan yang membungkus paru-paru). Kanker biasanya sudah berukuran lebih dari 5 cm.

Stadium 3: Sel kanker telah menyebar sepenuhnya ke kelenjar getah bening, tumor ganas yang ada di paru-paru sudah sangat besar yang menyerang organ lain di bersahabat paru-paru.

Stadium 4: Kanker sudah menyebar ke paru-paru sebelah, dan organ tubuh lain yang jauh dari paru-paru ibarat otak dan hati, serta cairan yang mengandung sel kanker mungkin sudah muncul di sekitar jantung atau paru-paru.

Gaya hidup sehat untuk mencegah kanker paru-Paru

Yang benar-benar menjadi solusi untuk mencegah kanker paru-paru ialah dengan menerapkan gaya hidup yang bagus, sehingga nantinya organ paru-paru di dalam tubuh akan terjaga kesehatannya.

Untuk itu, hindarilah merokok, rajin berolahraga, dimana Kamu bisa melaksanakan olahraga ringan tapi bersama-sama akan sangat bermanfaat, ibarat jogging salah satunya. Olahraga mempunyai manfaat semoga suplai oksigen menuju paru-paru sanggup lancar.

Hindari minum-minuman keras dan beralkohol, kurangi konsumsi minuman soda, demikian juga kurangi konsumsi kuliner yang bersifat cepat saji atau junk food yang berbahaya bagi tubuh.

Kemudian lakukan pengaturan contoh makan yang baik. Pada beberapa studi yang dilakukan para jago membuktikan bahwa orang yang rutin mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran membuat risiko dirinya lebih rendah terkena penyakit kanker paru-paru.

Rajin-rajinlah untuk mengkonsumsi buah dan sayuran, di dalam kandungan buah dan sayur ada banyak sekali kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

loading…


Pengobatan kanker paru-paru

Metode pengobatan kanker paru-paru dan cara penanganannya sangat tergantung pada jenis kanker yang diderita, kondisi stadium, kondisi penyebaran kanker dan kondisi kesehatan penderita.

BACA JUGA:  Inilah 29 Tips Yang Penting Diketahui Untuk Mengobati Mata Minus

Operasi pengangkatan kanker bisa dilakukan jikalau sel kanker belum menyebar secara luas ke cuilan tubuh lainnya. Jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi pengangkatan, cara penanganan yang lainnya bisa diterapkan, yaitu dengan metode penghancuran sel kanker, memakai cara radioterapi bisa dijalankan.

Kesembuhan tergantung pada tingkat penyebaran kanker dan kapan diagnosis kanker diketahui. Makin awal (makin cepat) diagnosis dilakukan dan diketahui, memperbesar peluang kesembuhan.

Menurut Cancer.net, dalam perawatan kanker, banyak sekali dokter dengan keahlian di bidangnya masing-masing sering bekerja sama untuk membuat keseluruhan rencana perawatan pasien, dengan menggabungkan banyak sekali jenis perawatan. Ha ini disebut dengan tim multidisiplin.

Tim perawatan kanker meliputi dari para profesional perawatan kesehatan, termasuk ajun dokter, perawat onkologi, pekerja sosial, apoteker, konselor, jago gizi, dan lain-lain.

Ada lima bentuk dasar pengobatan, yaitu operasi, terapi radiasi, kemoterapi, terapi sasaran dan imunoterapi

Pilihan pengobatan dan rekomendasi tergantung pada beberapa faktor, sepertik jenis dan tahap kanker, kemungkinan imbas samping, preferensi pasien dan kesehatan secara keseluruhan.

Operasi
Untuk kanker paru-paru, dokter bedah toraks secara khusus dilatih untuk melaksanakan operasi kanker paru-paru, yang tujuannya untuk membuang tumor paru-paru dan kelenjar getah bening di dekatnya.

Jenis operasi kanker paru-paru jenis NSCLC (jenis kanker paru-paru yang umum terjadi):

Lobektomi. Paru-paru mempunyai lima lobus, tiga di paru-paru kanan dan dua di paru-paru kiri. Penghapusan (pengangakatan) seluruh lobus paru-paru dalam mekanisme disebut dengan lobektomi (cara ini dinilai sangat efektif), bahkan ketika tumor paru-paru sangat kecil.

Jika dokter bedah tidak sanggup menghilangkan seluruh lobus paru-paru, dokter bedah sanggup mengangkat tumor yang dikelilingi oleh margin paru-paru yang sehat.

Segmentectomy. Ini ialah cara lain untuk menghilangkan kanker ketika seluruh lobus paru-paru tidak sanggup dihapus. Dalam Segmentectomy, jago bedah menghapus cuilan dari paru-paru di mana kanker berkembang.

Pneumonectomy. Jika tumor bersahabat dengan sentra dada, jago bedah mungkin harus mengangkat seluruh cuilan paru-paru.

Radiofrequency ablation (RFA) ialah penggunaan jarum dimasukkan ke dalam tumor untuk menghancurkan kanker dengan arus listrik. Cara ini tidak jarang dipakai untuk tumor paru-paru yang tidak sanggup dihilangkan dengan jenis lain dari banyak sekali bentuk operasi (yang disebutkan di atas).


Terapi adjuvan

Terapi adjuvan ibarat terapi radiasi, kemoterapi, terapi bertarget, atau imunoterapi. Dimaksudkan untuk menyingkirkan sel-sel kanker paru-paru yang mungkin masih berada di dalam tubuh sehabis operasi. Sehingga mencegah penyakit kambuh.

Terapi radiasi
Terapi radiasi ialah penggunaan sinar-x energi tinggi atau partikel lain untuk menghancurkan sel-sel kanker.

Terapi radiasi tidak sanggup dipakai untuk mengobati kanker yang sudah meluas, alasannya ialah dikhawatirkan merusak sel-sel sehat. Untuk alasan ini, terapi rasiasi tidak sanggup dipakai untuk mengobati area besar tubuh.

BACA JUGA:  Inilah Ancaman Kekurangan Vitamin D Dari Sinar Matahari, Memicu Penyakit Jantung

Pasien dengan kanker paru-paru yang mendapatkan terapi radiasi sering mengalami kelelahan dan hilangnya nafsu makan. Jika terapi radiasi diberikan ke leher atau tengah dada, menawarkan imbas sakit tenggorokan dan kesulitan menelan.

Pasien mungkin mencicipi dan melihat iritasi kulit, ibarat dengan kulit terbakar, di mana daerah radiasi diarahkan. Umumnya imbas samping pergi segera sehabis pengobatan selesai.

Kemoterapi
Kemoterapi ialah penggunaan obat untuk menghancurkan sel-sel kanker, biasanya dengan menghentikan kemampuan sel kanker untuk tumbuh dan membelah.

Kemoterapi sistemik masuk ke pedoman darah untuk mencapai sel-sel kanker di seluruh tubuh. Terdapat beberapa obat yang umum dipakai untuk mengobati kanker paru-paru, bisa dengan metode kombinasi dari dua atau tiga obat, ataupun hanya konsumsi obat tunggal.

Kebanyakan terapi mengakibatkan imbas samping yang umumnya sanggup dikelola oleh tim kesehatan dokter. Beberapa obat umum termasuk ibarat carboplatin (paraplatin), docetaxel (docefrez, taxotere), gemcitabine, paclitaxel dan banyak lainnya.

Efek samping dari kemoterapi tergantung pada individu dan takaran konsumsi, umumnya berupa kelelahan, risiko infeksi meningkat, mual dan muntah, kehilangan nafsu makan, diare, dan rambut rontok.

Kemoterapi sanggup merusak sel-sel sehat dalam tubuh, termasuk sel-sel darah, sel-sel kulit, dan sel-sel saraf. Sehingga menyebabka sejumlah problem ibarat darah rendah, peningkatan risiko infeksi, rambut rontok, sariawan, sampai mati rasa atau sering kesemutan di tangan dan kaki.

Masalah ibarat itu, tentunya sudah diantisipasi oleh tim dokter yang menangani problem terapi kemotrapi.

Terapi target
Terapi Target ialah pengobatan yang menargetkan gen kanker tertentu, protein, atau lingkungan jaringan yang menawarkan donasi pertumbuhan kanker. Penelitian terbaru memperlihatkan bahwa tidak semua tumor mempunyai sasaran yang sama.

Untuk menemukan pengobatan yang paling efektif, dokter mungkin menjalankan tes untuk mengidentifikasi gen, protein, dan faktor-faktor lain pada tumor. Pada beberapa kanker paru-paru, protein absurd ditemukan di sel-sel kanker.

Terapi anti-angiogenesis difokuskan pada menghentikan angiogenesis (angiogenesis membuat pembuluh darah baru). Karena tumor kebutuhan nutrisi berakibat dikirim ke pembuluh darah untuk tumbuh dan menyebar, sehingga berbahaya.

Para peneliti telah menemukan bahwa obat yang menghalangi pemicu pertumbuhan epidermal (EGFR), yang mungkin efektif untuk menghentikan atau memperlambat pertumbuhan kanker paru-paru.

Erlotinib (Tarceva) ialah obat yang menghalangi EGFR. obat ini telah terbukti bekerja lebih baik daripada kemoterapi. Hal ini jikalau kanker paru-paru mempunyai mutasi pada Pantangan & Anjuran Makanan Bagi Penderita Stroke

  • 13 Manfaat Jus Nanas: Untuk Sistem Imun, Jantung, Pencernaan, Tulang dll
  • 22 Manfaat Rajin Olahraga Jogging 20-30 Menit Setiap Hari
  • Bahaya Kelebihan Dosis Parasetamol (Kerusakan Hati, Asma, Stroke dll)