Inilah Mengkonsumsi Makanan Pedas Sanggup Memperpanjang Umur?

0
25
Kuliner berupa  makanan pedas menjadi favorit bagi pengecap banyak orang Indonesia, terutama orang Sumatera yang suka makan pedas-pedas, demikian juga beberapa tempat lainnya di tanah air.

Dimana tidak jarang orang-orang melengkapi sajian kuliner mereka dengan sambal atau cabai, yang bahkan ini berlangsung dalam setiap harinya.

Dan yang cukup menarik, ada yang menyampaikan bahwa kebiasaan mengkonsumsi kuliner pedas ini ada keuntungannya bagi kesehatan tubuh

makanan pedas menjadi favorit bagi pengecap banyak orang Indonesia Inilah Mengkonsumsi Makanan Pedas Dapat Memperpanjang Umur?

Untuk itu, bagi Kamu yang suka mengkonsumsi kuliner pedas, maka ada sebuah kabar anggun yang dijelaskan oleh para peneliti, yaitu orang-orang yang hebat dalam kesehatan dan gizi makanan, bahwa orang yang rajin mengkonsumsi kuliner pedas sanggup berumur panjang.

Mengkonsumsi kuliner pedas mempunyai manfaat untuk memperpanjang umur?

Pada sebuah penelitian, orang-orang yang makan makanan pedas sekitar lima kali dalam seminggu, sudah sanggup menciptakan umurnya cenderung bertambah sekitar 11-15 persen, dibandingkan dengan orang-orang yang makan kuliner pedas (maksimal) hanya sekali selama seminggu.

Sementara orang-orang yang makan kuliner pedas dua kali dalam seminggu, akan cenderung bertambah usianya sampai 10 persen, warta penelitian ini diterbitkan di dalam jurnal medis BMJ.

Dari laman Today.com, melaporkan sebuah studi pada 2015 yang melibatkan lebih dari setengah juta orang Cina.

Menemukan hasil penelitian bahwa orang yang mengkonsumsi kuliner pedas enam kali seminggu mengurangi risiko ajal sebesar 14 persen Studi ini dilakukan selama beberapa tahun.

Mengkonsumsi kuliner yang pedas  hanya dua hari dalam seminggu menurunkan risiko sebesar 10 persen, dibandingkan dengan orang yang makan tingkat pedasnya yang lebih ringan.

Dan menyerupai warta yang didapat dari Gulf News, bahwa para ilmuwan sudah usang mengetahui pada kandungan yang ada di dalam rempah-rempah, mempunyai manfaat kesehatan yang sangat bagus. Khususnya capsaicin yang merupakan sebuah zat yang memperlihatkan rasa pedas pada cabai.

Kandungan capsaicin, dinilai oleh peneliti sudah terbukti sanggup mengatasi peradangan, tekanan darah tinggi, obesitas dan bahkan kanker.

Para hebat menduga bahwa adanya sifat anti-bakteri pada rempah-rempah sehingga mempunyai manfaat besar dalam meningkatkan kesehatan tubuh, yang itu dengan memengaruhi mikroba di dalam usus. Pada cabai mengandung zat pedas yang sanggup bermanfaat untuk mengatasi beberapa penyakit.

Walaupun terbukti telah punya banyak manfaat, tetapi para peneliti menekankan bahwa pihaknya belum bisa membuktikan kekerabatan sebab-akibat antara makan yang pedas dan panjang umur.

Tetapi para peneliti juga menyampaikan bahwa hasil penelitian tersebut bisa dipakai untuk membantu para ilmuwan dalam menyusun kuliner yang sehat, serta di dalam pembuatan pelengkap herbal untuk kesehatan tubuh.

Manfaat lainnya dari kuliner pedas

1. Menyehatkan jantung
Penelitian memperlihatkan bahwa orang yang rutin memakan kuliner pedas (tetapi tidak berlebihan) mempunyai problem serangan jantung dan stroke yang lebih kecil.

Hal itu lantaran kandungan di dalam cabai bisa mengurangi imbas merusak dari kolesterol jahat (LDL). Kandungan capsaicin di dala cabai mempunyai imbas anti-inflamasi. Dimana inflamasi ialah penyebab meningkatnya risiko penyakit jantung.

Menurut Today.com, kandungan vitamin A dan C di dalam cabai sanggup memperkuat dinding otot jantung, dan panas dari lada ataupun cabai akan meningkatkan fatwa darah ke seluruh tubuh. Sehingga secara umum bisa memperbaiki sistem kardiovaskular.


2. Mencegah kanker
Menurut American Association for Cancer Research, kandingan capsaicin berfungsi membunuh sel kanker dan leukemik. Rempah-rempah tertentu menyerupai kunyit yang biasanya terdapat di dalam abu kari dan mustard, bisa memperlambat penyebaran kanker dan menghambat pertumbuhan tumor. Jika melaksanakan kombinasi kunyit dengan lada hitam maka memperlihatkan manfaat yang berlipat ganda.

BACA JUGA:  Inilah 20 Manfaat Jantung Pisang Untuk Kesehatan, Ibu Hamil, Kolesterol, Diabetes, Dll

Menurut dailymail.co.uk, bahwa kuliner pedas terkait dengan resiko ajal yang lebih kecil akhir kanker dan pernapasan. Yang kandungan capsaicin dalam cabai mempunyai sifat anti-obesitas, antioksidan, anti-inflamasi dan sifat melawan kanker.

Sehingga para hebat menyatakan bahwa orang yang melaksanakan makan kuliner pedas (hampir setiap hari) mempunyai risiko lebih rendah terkena ajal dini.

Para ilmuwan, yang melaksanakan penelitian menemukan bahwa kuliner pedas mempunyai keterkaitan dengan menurunnya resiko kanker, penyakit jantung dan problem pernapasan.

Sebuah studi yang melihatkan hampir 500.000 orang paruh baya, menemukan hasil penelitian bahwa mereka yang makan kuliner pedas setiap satu atau dua hari, mempunyai resiko ajal yang lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang makan kuliner pedas.

Pada penelitian yang diterbitkan di British Medical Journal, didasarkan pada studi yang melibatkan 487.000 orang China, masing-masing berusia antara usia 30 dan 79.

Setiap akseptor ditanya wacana kebiasaan kesehatan dan makan umum mereka, kemudian diteliti dan diamati para peneliti, dari Universitas Oxford, Harvard School of Public Health di AS dan Chinese Academy of Medical Sciences

Menemukan bahwa orang yang makan kuliner pedas setiap satu atau dua hari mempunyai 14 persen lebih kecil resiko meninggal dini dibandingkan mereka yang makan kuliner pedas hanya seminggu sekali.

Profesor Kevin McConway menjelaskan bahwa kekerabatan antara makan kuliner pedas dan tingkat ajal yang lebih rendah, hanya pada orang yang tidak minum alkohol sama sekali.

3. Menurunkan berat badan
Makanan pedas sanggup meningkatkan metabolisme yang risikonya berupa penurunan berat badan. Penelitian memperlihatkan bahwa senyawa utama dalam cabai yaitu capsaicin mempunyai imbas termogenik, serta membantu tubuh untuk aben lebih banyak kalori.

Menurut livestrong.com, capsaicin membantu penurunan berat badan, mempunyai sifat penghilang rasa sakit, sebagai pengobatan untuk osteoarthritis, nyeri saraf dan nyeri pinggang. Hal ini mungkin tidak berlaku bagi semua orang.

Makanan yang disertai dengan cabai membantu Kamu untuk menurunkan beberapa pon berat badan, serta mempunyai imbas untuk membatasi nafsu makan supaya tidak berlbihan.

Rempah-rempah juga membantu untuk merasa cepat kenyang. Sebuah studi klinis yang dipublikasikan pada tahun 2014 dalam Appetite, meneliti imbas dari suplementasi diet dengan capsaicin (makanan pedas) pada orang-orang.

Hasil penelitinya bahwa rempah-rempah mempunyai imbas peningkatan rasa kenyang yang lebih lama, dan menghindari seseorang untuk makan berlebihan.

Selain menurunkan nafsu makan (agar tidak konsumsi makan berlebihan), kuliner pedas membantu meningkatkan pembakaran kalori. Hal ini berdasarkan Chemical Senses review, kuliner pedas sanggup meningkatkan jumlah energi.

Sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition, meneliti imbas dari capsaicin pada pembakaran kalori, pengeluaran energi dan lemak pada orang-orang yang kelebihan berat tubuh (obesitas).

BACA JUGA:  Inilah 10 Khasiat Kurma Muda: Untuk Kesuburan, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Mata, Kanker, Dll

Hasilnya, mungkin kuliner pedas tidak aben banyak kalori bagi orang yang kelebihan berat badan, akan tetapi bisa untuk aben lemak yang banyak dan efektif.

Sementara, penelitian menemukan bahwa rempah-rempah tidak mempunyai banyak imbas untuk mempromosikan pengeluaran energi tubuh, tetapi berguna untuk aben lemak hiperbola di perut.

loading…

4. Memperbaiki fungsi pencernaan
Kandungan di dalam cabai bermanfaat untuk pencernaan, yaitu meningkatkan sirkulasi darah di perut, meningkatkan lapisan mukus dan membantu membunuh basil H.pylori penyebab sakit maag.

Menurut healthline.com, rempah-rempah mempunyai banyak manfaat kesehatan. Berdasarkan penelitian, cabai, jahe, dan rempah-rempah lainnya berguna untuk mengurangi peradangan dan mengobati abses lambung.

Capsaicin, senyawa kimia yang terkandung di dalam cabai dan paprika telah terbukti sanggup menghambat basil H. pylori, penyebab paling umum dari ulkus.

Banyak orang mempertimbangkan bumbu kunyit, untuk resep hidangan pedas, menyerupai kari. Konstituen aktif dari kunyit, kurkumin, telah terbukti bisa mengobati sindrom iritasi usus dan ketidaknyamanan pada pencernaan secara umum dan mengobati kanker kolorektal.

Hal yang perlu selalu diingat, jangan hiperbola dalam mengkonsumsi kuliner pedas, lantaran malah  dapat mengiritasi dan menginfeksi jalan masuk kemih, selain itu menciptakan hidung dan mata akan mengeluarkan cairan.

5. Menghilangkan Gejala Flu
Capsaicin membantu meningkatkan pengeluaran keringat dan juga menghilangkan tanda-tanda flu yang mengganggu. Makanan pedas bekejra untuk membantu membuka jalan napas, mengurangi resiko dan tanda-tanda sinusitis, dll.

Menurut Livestrong.com, Virus influenza mengakibatkan timbulnya penyakit flu, umumnya banyak sekali jenis flu mempunyai tanda-tanda yang sama, yang berbeda ialah tingkat keparahan penyakit. Gejalanya menyerupai demam, batuk, nyeri tubuh, sakit kepala, sakit tenggorokan dan gampang lelah.

Beberapa orang percaya bahwa kuliner pedas sanggup membantu meringankan tanda-tanda flu. Seperti cabai rawit yang sering ditambahkan dalam materi menciptakan makanan. Cabai rawit selama berabad-abad dipercaya sebagai pereda nyeri, membantu sirkulasi dan problem pencernaan, dan mengatasi problem nafsu makan yang buruk.

Walaupun belum ada penelitian yang mengaitkan eksklusif cabai rawit dan tanda-tanda flu, tetapi beberapa penelitian telah menemukan bahwa semprotan hidung yang mengandung capsaicin bisa mengurangi tanda-tanda hidung mampet.

Lobak ialah tumbuhan pedas yang mempunyai sejumlah manfaat kesehatan, termasuk sifat antibiotik. Jus yang dibentuk dari akar lobak bisa mengobati ketidaknyamanan sinus yang terjadi lantaran flu.

makanan pedas menjadi favorit bagi pengecap banyak orang Indonesia Inilah Mengkonsumsi Makanan Pedas Dapat Memperpanjang Umur?

Obat tradisional merekomendasikan bagi penderita sinus yang mampet, dengan ramuan 1,5 sendok teh lobak parut. Selain itu lobak bisa ditambahkan ke kuliner untuk menambah rasa dan mengatasi hidung yang mampet.

Bawang putih mengandung antioksidan dan melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas. Bumbu pedas bersifat sebagai dekongestan. Walau tidak ada penelitian yang mengaitkan kekerabatan bawang putih dan flu secara langsung, tapi bawang putih berperan membantu mencegah flu biasa.

Sebuah studi tahun 2001 yang diterbitkan dalam “Advances in Therapy” menemukan bahwa orang yang menkonsumsi pelengkap bawang putih mempunyai resiko pilek yang lebih rendah. Dan mempunyai proses pemulihan yang lebih cepat.


6. Melancarkan pernapasan. Makanan pedas mempunyai sifat espektoran dan membantu penderita asma, bronkitis kronik, sinusitis, dan penyakit pernapasan lainnya supaya sanggup bernapas dengan lebih baik dan lancar.

BACA JUGA:  Inilah 22 Manfaat Lemon Bagi Kesehatan (Untuk Diet, Pencernaan, Mengatasi Stroke Dll)

7. Pereda demam tinggi. Daun pohon cabai dipakai masyarakat di pedasaan untuk menurunkan demam. Caranya, siapkan segenggam daun cabai rawit, kemudian ditumbuk sampai bentuknya halus. Lalu tambahkan 1 sendok minyak selada, campurkan bahan-bahan tersebut hingga.

Terakhir tempelkan ramuan pada ubun-ubun (bisa juga dibalurkan pada seluruh tubuh). Disarankan untuk memperlihatkan selimut yang tebal, supaya tubuh mengeluarkan keringat, yang menciptakan panas tubuh menurun dengan cepat.

8. Mencegah parkinson. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Annals of Neurology, menemukan bahwa mengonsumsi lada dua kali seminggu sudah bisa membantu menurunkan risiko penyakit Parkinson sampai 35%.

9. Kandungan antioksidan di dalam kuliner pedas bisa mengatasi problem ketidaksuburan (infertilitas.

10. Ekstrak cabai rawit berguna untuk menghambat terhadap pertumbuhan jamur Candida Albicans, yaitu jamur yang menjangkiti permukaan kulit.

11. Mengobati atau mengurangi rasa sakit akhir problem perut kembung.

12. Cabe menghasilkan vitamin C yang lebih banyak dibandingkan buah jeruk, dan provitamin A yang lebih banyak dibandingkan wortel.

Boleh Konsumsi kuliner pedas, tapi jangan berlebihan

Hal apapun sebenarnya, apabila dilakukan dengan hiperbola maka itu menjadi hal yang tidak baik. Sehingga, apabila Kamu sudah mengetahui manfaat dari kuliner pedas, tetapi bukan berarti sanggup memaksa diri untuk memakan-makanan yang pedas secara berlebihan.

Untuk itu, Kamu tetap perlu membatasi dalam mengkonsumsi yang namanya makan pedas menyerupai cabai. Karena apabila Kamu justru mengkonsumsi kuliner pedas menyerupai Cabai atau sambal dalam jumlah yang terlalu banyak dari seharusnya, maka ada beberapa akhir jelek yang ditimbulkan karenanya.

Bahaya konsumsi kuliner pedas secara berlebihan

1. Asam lambung. Makanan pedas ini jikalau masuk ke dalam tubuh terlalu banyak, akan merusak dinding lambung. Itu lantaran jenis kuliner pedas merupakan kombinasi dari zat asam. Sehingga dengan banyak asam yang masuk ke dalam tubuh (atau tepatnya perut), akan merusak organ dinding lambung.

2. Sakit maag akut. Makanan pedas sanggup mengakibatkan penyakit model maag, beberapa reaksi yang muncul menyerupai muntah, mual-mual, diare.
3. Sakit tukak lambung. Makanan pedas juga bisa memicu problem pada tukak lambung, dimana tanda-tanda dari penyakit tukak lambung yaitu perut rasanya menyerupai terbakar, dan juga ada rasa mual-mual yang timbul
4. Gangguan insomnia. Dimana kuliner yang pedas sanggup memperlihatkan resiko seseorang insomnia pada malam hari.
5. Membuat tubuh kurus. Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Purdue University, bahwa para sukarelawan yang diteliti, diberi konsumsi cabai selama enam minggu. Mengonsumsi cabai merah akan meningkatkan suhu tubuh, dan aben kalori. Sehingga konsumsi cabai hiperbola akan menciptakan tubuh terlalu kurus. 

6. Mengkonsumsi terlalu banyak cabai atau kuliner pedas juga sanggup memicu rasa sakit kepala.

7. Makan cabai atau kuliner pedas hiperbola mengakibatkan problem ketika buang air besar (BAB) berupa rasa panas dan perih di dubur.