Inilah 12 Tips Mencegah Penyakit Liver [Penyebab & Pengobatannya]

0
33
Sangat ulet beraktifitas terkadang tanpa sadar sudah menciptakan liver (hati) bekerja terlalu keras, yang melebihi kapasitas kinerja dari yang seharusnya.

Liver (hati) ialah organ yang mempunyai fungsi paling penting, yaitu untuk membuang racun dari dalam tubuh, membentuk antibodi tubuh untuk pertahanan dari serangan penyakit, tubuh, dan membantu proses metabolisme tubuh.

Untuk itu, sangatlah penting menjaga kesehatan hati. Termasuk menjaga kesehatan hati yaitu mengetahui penyebab, gejala-gejala dan cara mencegah penyakit liver.

Organ hati juga berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan. Sehingga, dikala organ hati mengalami masalah, menjadikan sistem pencernaan serta fungsi membersihkan racun tidak bekerja optimal.

Ada cukup banyak hal yang sanggup menjadi penyebab penyakit liver, hal-hal yang berkembang di masyarakat memunculkan mitos, beberapa mitos tidak sepenuhnya salah, hanya perlu diluruskan supaya lebih jelas.

 Sangat ulet beraktifitas terkadang tanpa sadar sudah menciptakan liver  Inilah 12 Tips Mencegah Penyakit Liver [Penyebab & Pengobatannya]

Beberapa anggapan yang berkembang di masyarakat yaitu:
1. Kurangnya istirahat, penyebab ini tidak sepenuhnya tepat. Keadaan tubuh yang kurang istirahat memang tidak baik, tetapi hal ini tidak pribadi mengakibatkan penyakit liver. Hanya saja, kurang istirahat mengakibatkan tubuh tidak fit, yang meningkatkan risiko terkena penyakit. 

2. Konsumsi obat yang terlalu banyak dan lama, hal ini benar, dengan syarat bila mengkonsumsi obat di luar tawaran dokter, yang mengakibatkan resiko mengkonsumsi obat yang salah, obat terlalu keras, ataupun jumlah dan jangka waktunya konsumsi obat yang melebihi batas yang diperbolehkan. 
3. Mengkonsumsi parasetamol, hal ini juga ada benarnya, keseringan konsumsi parasetamol intinya tidak menjadi penyebab penyakit liver, tetapi bila konsumsi jumlah yang besar (berlebihan) dalam sehari, bisa mengakibatkan penyakit liver.

Penyebab penyakit liver

1. Terjadinya infeksi
Infeksi menjadi penyebab utama dari penyakit liver. Virus yang menjangkiti mengakibatkan penyakit liver. Virus hepatitis terbagi 5 jenis yaitu Hepatitis A, B, C, D dan E.

Hepatitis A ialah jenis virus yang penularannya didapatkan melalui makanan. Sehingga mencegahnya dengan cara menghindari mengkonsumsi masakan di yang tidak higienis dan tidak sehat. Virus ini juga menjadi penyebab penyakit kuning.

Adapun Hepatitis B dan C menginfeksi tubuh insan melalui darah ataupun cairan tubuh. Resiko tinggi virus menjangkiti tubuh lantaran kegiatan penggunaan obat terlarang memakai jarum suntik, sikap jelek seksual, yang mengakibatkan tingginya tingkat penularan virus jenis ini.

Infeksi virus Hepatitis B atau C yang sulit ditangani, bila kondisi penyakit liver sudah masuk stadium akhir.

2. Kebiasaan jelek mengkonsumsi alkohol
Kebiasaan konsumsi alkohol mengakibatkan hati menjadi berlemak, yang terkena resiko tinggi tubuh terkena penyakit liver tingkat akut.

Masalah ini masih jarang terjadi di Indonesia, lantaran kesadaran yang baik dari masyarakat di Indonesia, yang kebiasaan mengkonsumsi alkohol di Indonesia sangat rendah.

Sehingga jarang penduduk Indonesia yang terkena penyakit liver lantaran konsumsi alkohol.


3. Kelainan sistem kekebalan tubuh
Seseorang juga sanggup terkena penyakit liver lantaran terjadinya kelainan pada sistem kekebalan tubuh, akhir sistem kekebalan tubuh yang lemah, kondisi ibarat ini bisa meningkatkan resiko terkena penyakit liver.

4. Faktor keturunan atau genetika
Untuk problem ini terjadinya lantaran penyakit hati bisa menular melalui ajaran darah, Penyakit liver sanggup menjangkiti seseorang lantaran faktor keturunan, dimana adanya gen abnormal yang berasal dari salah satu orang tua, sehingga meningkatkan resiko penyakit hati. 

Beberapa penyakit hati yang terjadi dari alasannya keturunan yaitu: hemochromatosis, hyperoxaluria dan oxalosis, dan penyakit wilson

BACA JUGA:  Inilah 9 Akhir Fatal Badan Kekurangan Vitamin C

5. Batu empedu
Batu empedu yang tertimbun di dalam kantung empedu memperlihatkan resiko penyakit kuning, kondisi itu menjadikan terjadinya sumbatan pada kanal pengeluaran empedu, yang karenanya empedu sulit bahkan tidak bisa untuk dibuang melalui usus.

Kemudian, cairan empedu itu bisa naik ke liver, sehingga mengakibatkan kerusakan pada organ hati.

Empedu yang tidak bisa atau sulit dibuang menjadikan kulit menjadi berwarna kuning. Untuk menghadapi problem ini, perlu secepatnya berkonsultasi ke hebat kesehatan atau dokter.

6. Penyakit Liver Karena Kanker
Kanker sanggup menjadi alasannya rusaknya organ hati atau liver, keganasan penyakit kanker ini menjadikan menurunnya fungsi hati, yang secara umum beresiko membahayakan seluruh anggota tubuh. 

Beberapa jenis penyakit liver yang terjadinya lantaran dipicu penyakit kanker yaitu: kanker hati, kanker kanal empedu dan hati adenoma.

7. Karena teladan hidup yang tidak sehat
Kebiasaan yang menciptakan seseorang sangat gampang terkena penyakit liver, yaitu kebiasaan yang buruk, yang WAJIB dihindari, ibarat merokok, minum alkohol, minum minuman keras, mengonsumsi masakan tidak sehat (utamanya ibarat junk food & fast food)…

…konsumsi masakan berminyak hiperbola (seperti gorengan), mengkonsumsi kandungan lemak yang berlebihan, sering begadang hanya untuk melaksanakan hal yang tidak penting, dan minum-minuman bersoda.

Gejala awal (ciri-ciri) penyakit liver:

  1. Perut cenderung menjelma lebih buncit, hal ini lantaran tejadinya pembengkakan di tulang rusuk penggalan kanan bawah.
  2. Sering nyeri pada area perut, bahkan terkadang hingga bengkak
  3. Tubuh terlalu gampang dan lelah (yang tidak wajar)
  4. Timbul rasa mual dan muntah
  5. Terjadi perubahan warna kulit dan mata menjadi warna agak kekuning-kuningan. Inilah yang sering disebut oleh masyarakat sebagai penyakit kuning
  6. Air seni berubah warna menjadi kuning gelap
  7. Terjadi perubahan pada bentuk kuku menjadi lebih melengkung dan mengalami keputihan
  8. Menurunnya nafsu makan lantaran berat tubuh yang menurun
  9. Sering mengalami mimisan
  10. Tubuh gampang memar (karena kekurangan zat protein)
  11. Terlalu sering buang air kecil.
  12. Tubuh gampang merasa dahaga.
  13. Bau pada mulut
  14. Bau tubuh yang tidak sedap.
  15. Mengalami anemia
  16. Kulit dan mata cenderung berwarna kekuningan 
  17. Terjadinya nyeri pada organ perut, bahkan mengalami pembengkakan 
  18. Terjadinya pembengkakan pada penggalan kaki, terkadang pada pergelangan kaki 
  19. Kulit yang terasa sering gatal 
  20. Warna tinja yang pucat, bahkan terkadang bisa disertai dengan darah 

Pengobatan penyakit liver

Usaha untuk mengatasi penyakit liver sangatlah penting Hal mengerikan dari penyakit liver yaitu terjadinya sirosis atau yang sering disebut dengan pengerasan liver, lantaran terjadinya problem komplikasi, demikian juga problem kanker liver yang tidak kala bahayanya.

Untuk mengatasi penyakit liver tergantung dari penyebabnya, apabila penyakit liver yang terjadi lantaran infeksi bisa diatasi dengan memakai obat-obatan anti-virus.

Adapun untuk penyakit liver lantaran kebiasaan jelek mengkonsumsi alkohol yaitu dengan menghentikan konsumsi alkohol, itu yang paling penting, sembari melaksanakan konsultasi ke ahlinya.

Adapun bila sudah hingga tahap kerikil empedu, maka penting untuk berkonsultasi ke dokter, sehingga mendapat penanganan yang tepat.

BACA JUGA:  Inilah 8 Ancaman Akhir Badan Kurang Serat (Bahaya Kalau Kelebihan Serat)

Untuk menjaga kesehatan organ hari atau liver ini tidaklah rumit, dimana kita hanya perlu mengkonsumsi masakan yang sehat, yang juga rendah lemak, kemudian hindari minum alkohol dan merokok.

Loading…


Pengobatan dengan cara tradisional memakai tanaman-tanaman, yang masih sangat dipercaya oleh masyarakat, yaitu:

1. Menggunakan temulawak
Temulawak banyak dipercaya masyarakat untuk mengobati penyakit liver secara ampuh. Kandungan di dalam temu lawak dinilai brmanfaat untuk memperkuat sel-sel liver dan menjaga daya tahan tubuh.

Kandungan curcumin di dalam temulawa, membuatnya bisa mencegah terjadinya peradangan dan anti hepatotoksik, yang sangat penting dalam menjaga kesehatan hati.

2. Dengan daun sambiloto

 Sangat ulet beraktifitas terkadang tanpa sadar sudah menciptakan liver  Inilah 12 Tips Mencegah Penyakit Liver [Penyebab & Pengobatannya]

Dengan kandungan zat andrographolid di dalamnya, memang akan memperlihatkan rasa pahit ketika mengkonsumsi pada daun sambiloto.

Tetapi mempunyai manfaat yang penting, fungsi zat andrographolid ini untuk menghancurkan inti sel tumor, dan menjaga kemampuan daya tahan tubuh.

3. Dengan kunyit
Fungsi tumbuhan kunyit yang sudah sangat dikenal yiatu mengatasi peradangan dan pembengkakan. Kunyit mempunyai kandungan kurkimin yang berguna untuk menyembuhkan penyakit liver.

4. Buah Malaka untuk kesehatan liver
Buah malaka berguna membantu mengobati penyakit liver pada anak dan orang dewasa. Selain itu mempunyai beberapa manfaat lainnya yaitu untuk kesehatan mata, mencegah katarak atau rabun, membantu peresapan kalsium pada tubuh sehingga untuk memperkuat tulang dan gigi, mengobati diabetes, dan membersihkan ginjal.

Kandungan Vitamin C dan anti oksidan yang tinggi di dalam buah malaka berguna untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker yang berjulukan sel karsinogenik, dan mengatasi radikal bebas yang menyerang organ hati.

Rajin mengkonsumsinya memperlihatkan manfaat untuk kesehatan liver (hati). Kandungan seratnya yang tinggi berguna memperlancar pencernaan dan untuk membersihkan usus. Cara mengolah buah malaka untuk penyakit liver sirosis:

Pertama-tama basuh beberapa buah malaka dan keluarkan bijinya, kemudian masukkan ke dalam blender.

Tambahkan 1 sendok teh madu supaya lebih nikmat, dan menghilangkan rasa asam dan getirnya. Setelah itu Kamu tinggal mengkonsumsi jus buah ini, disarankan 4-7 kali dalam seminggu.

Pencegahan penyakit liver

1. Batasi asupan cairan sodium
Cairan sodium yang hiperbola dikonsumsi berakibat meningkatkan resistensi cairan, yang memperlihatkan resiko pembengkakan.

Sodium bahwasanya merupakan mineral yang dibutuhkan untuk menjaga tekanan darah dan keseimbangan cairan normal didalam tubuh, dan transmisi impuls saraf.

Membatasi asupan sodium, maka perlu membiasakan diri membaca label masakan untuk menilik tingkat sodium per porsi, menentukan pilihan masakan dengan kandungan sodium rendah.

Beberapa jenis masakan yang tinggi kandungan sodium, yang perlu dibatasi konsumsinya yaitu garam, sup sayuran dalam kaleng, daging olahan, bumbu tertentu, keju dan jens-jenis masakan ringan.

Saat kondisi liver mengalami masalah, mengakibatkan sistesis protein menurun di dalam hati, menjadikan kemampuan darah untuk mempertahankan cairan akan menurun.

Saat mengalami kerusakan hati, kemungkinan dokter akan meminta untuk mengurangi asupan natrium supaya tidak lebih dari 1.500 mg dalam sehari.


2. Konsumsi bawang putih
Bawang putih merupakan rempah dapur dengan banyak manfaat kesehatan, salah satunya mengaktifkan enzim di dalam hati, guna membantu tubuh mengeluarkan racun.

BACA JUGA:  Inilah Cara Mengatasi Penyakit Hipertensi Berdasarkan Who (Gejala & Penyebabnya)

Bawang putih juga mengandung senyawa selenium dan allicin yang berguna untuk membantu pencucian organ hati. Untuk itu, sertakan bawang putih di dalam masakan yang Anda konsumsi 

3. Jeruk bali
Jeruk bali punya kadar antioksidan dan vitamin C yang tinggi, yang sangat penting untuk mencegah penyakit liver,  kandungan senyawa di dalam jeruk bali lainnya berguna membersihkan hati secara alami.

Mengonsumsi segelas air jeruk bali sudah sanggup bermanfaat untuk meningkatkan jumlah produksi enzim detoksifikasi, yang dengan begitu proses pengeluaran racun serta karsinogen akan semakin meningkat.

4. Wortel
Wortel mengandung senyawa beta-karoten serta flavonoid yang bermanfaat untuk membantu tubuh dalam merangsang dan meningkatkan fungsi organ liver (hati).

5. Teh hijau
Teh hijau juga sangat bermanfaat untuk kesehatan organ hati, kandungan antioksidan berupa catechin berguna untuk untuk membantu kinerja organ hati. Manfaat teh hijau yang paling terkenal ialah baik untuk perjuangan diet tubuh.

6. Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau bisa menjaga kesehatan liver dari banyak sekali penyakit. Hal itu kandungan klorofil yang tinggi di dalam sayuran yang berfungsi untuk menghisap racun di dalam ajaran darah.

Sayuran hijau juga berguna untuk menetralisir logam berat di dalam tubuh, pestisida dan materi kimia berbahaya lainnya, yang menciptakan fungsi organ hati akan semakin kuat.

7. Selalu menjaga kebersihan tubuh dan kebersihan di lingkungan sekitar.

8. Penting menjaga keseimbangan asupan nutrisi, vitamin dan mineral.

9. Hindari penggunaan obat-obatan terlarang yang memicu penyakit liver

10. Hati-hati dalam penggunaan peralatan pribadi ibarat gunting kuku, alat cukur, dll. Karena dikhawatirkan menjadi media rentan membuatkan virus dan bakteri.

11. Pastikan air minum yang dikonsumsi terjaga kebersihan dan kualitasnya.

12. Konsumsi jenis masakan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ hati, dan supaya fungsi organ hati tetap baik, (menurut Globalhealingcenter.com) ibarat buah apel yang tinggi kandungan pektin, yang membersihkan dan melepaskan racun dari kanal pencernaan.

Biji-bijian ibarat seakan-akan quinoa, millet, dan gandum, yang mengandung gluten. Lemon dan Limes
mengandung tinggi vitamin C, berguna untuk menciptakan racun gampang dibuang dari dalam tubuh, dan merangsang fungsi organ hati.

Kenari tinggi asam amino arginin, yang membantu hati dalam mendetoksifikasi amonia. Kandungan glutathione yang tinggi dan omega-3 asam lemak, bermanfaat untuk membantu proses pencucian hati. Pastikan Anda mengunyah dengan baik kacang (sampai mereka cair) sebelum menelan.

Kubis ibarat brokoli dan kembang kol yang keuntungannya membantu merangsang dua enzim hati untuk detoksifikasi tubuh. Kunyit juga membantu meningkatkan detoksifikasi hati.

Bawang putih mengaktifkan enzim hati untuk menghancurkan racun di dalam tubuh, senyawa alami allicin dan selenium membantu dalam pencucian hati.

Beets dan wortel tinggi kandungan flavonoid dan beta-karoten yang membantu merangsang dan meningkatkan fungsi hati secara keseluruhan.

Teh hijau penuh dengan antioksidan berupa snyawa catechin yang membantu fungsi hati dan meningkatkan diet secara keseluruhan.