Inilah 11 Masakan & Minuman Sehat Untuk Jantung (Mencegah & Mengobati Penyakit Jantung)

0
36
Kita sering mendengar ihwal masakan yang harus dihindari biar jantung tetap sehat, menyerupai daging merah dan garam.

Tetapi, Alhamdulillah masih cukup banyak masakan enak yang masih bisa dikonsumsi, bahkan sebagiannya ada yang bermanfaaat bagi kesehatan jantung.

Untuk terhindar dari penyakit jantung, Anda harus menjalani contoh hidup sehat. Sebuah penelitian, menemukan hasil penelitiannya bahwa dengan contoh hidup yang baik, menyerupai olah raga teratur, tidak merokok, dan menentukan masakan sehat, bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung sampai 82%.

Salah satu contoh hidup sehat yaitu konsumsi mengonsumsi masakan sehat untuk jantung. Yang membantu jantung biar mampt bekerja dengan kuat.

Senyawa menyerupai fitonutrien yang terdapat pada sayur dan buah bisa sangat bermanfaat untuk kerja organ jantung, sehingga badan secara umum bisa bekerja dengan baik.

 Kita sering mendengar ihwal masakan yang harus dihindari biar jantung tetap sehat Inilah 11 Makanan & Minuman Sehat Untuk Jantung (Mencegah & Mengobati Penyakit Jantung)
Sumber gambar: Buzz60.com

Yang akan dibahas di halaman ini:
1. Makanan sehat untuk jantung
2. Makanan yang disarankan untuk penderita penyakit  jantung
3. Makanan yang disarankan untuk penderita jantung bengkak
4. Cara menjaga kesehatan jantung, guna mencegah penyakit jantung

Makanan sehat untuk jantung

1. Buah Apel
Menurut sebuah penelitian, menemukan hasil penelitiannya bahwa konsumsi satu sampai dua apel per hari bisa untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian tersebut menandakan bahwa apel sanggup mengurangi kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh, serta membantu mengatur gula darah.

Hal ini alasannya kandungan fitonutrien, serta kandungan dari senyawa lain yang baik untuk organ jantung, yaitu quercetin dan pektin. Quercetin bermanfaat untuk mencegah peradangan dan asma, yang diduga juga bisa menurunkan resiko kanker.

Adapun pektin yaitu serat larut yang bekerja untuk menurunkan tingkat gula darah dan tekanan darah. Peneliti menyatakan perlu penelitian lebih lanjut biar mempunyai kepastian sepenuhnya akan manfaat buah apel untuk kesehatan jantung.

Menurut laman Dailymail.co.uk, bahwa apel bermanfaat untuk melawan penyakit jantung, kanker dan stroke. Apel mengandung begitu banyak materi bermanfaat yang melindungi badan terkena penyakit berbahya yang mengancam kehidupan menyerupai kanker ataupun stroke.

Sebuah penelitian di Amerika telah mengungkapkan bahwa minum jus apel dan makan apel sanggup mengurangi risiko penyakit jantung. Uji klinis yang terlibat yaitu orang remaja yang sehat minum 100 per jus apel persen setiap hari, atau makan dua buah apel.

Waktu yang diperlukan untuk kolesterol dalam badan untuk mengoksidasi atau memecah, meningkat sampai 20 persen sesudah hanya enam ahad rajin konsumsi apel.

Apel mengandung fitonutrien atau fitokimia yang bertindak sebagai antixiodents terhadap LDL (low-density lipoprotein). Apel juga kaya kandungan pektin, yang serat larut yang efektif menurunkan kadar kolesterol jahat.

“Penelitian sebelumnya telah memperlihatkan bahwa makan buah-buahan dan sayuran dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit arteri koroner, tetapi ini yaitu studi klinis pertama untuk memperlihatkan potensi manfaat aktif senyawa dalam jus apel dan apel. “ kata Dianne Hyson, spesialis diet terdaftar dan peneliti utama studi.

“Asupan jus apel atau apel yagn mencukupi mempunyai potensi untuk menurunkan faktor risiko penyakit jantung dalam waktu yang cukup singkat”katanya.

Peneliti Finlandia menemukan bahwa orang yang mengonsumsi apel bisa menurunkan risiko terkena stroke, alasannya manfaat dari senyawa aktif fitonutrien di dalam apel.

Peneliti Inggris menemukan bahwa pemakan apel mempunyai fungsi paru-paru yang lebih baik dibandingkan orang yang jarang makan apel.

Setelah menganalisis kesehatan dan catatan diet 2.512 orang, para ilmuwan menemukan korelasi yang besar lengan berkuasa antara fungsi paru-paru yang baik dan sehat dengan jumlah apel yang dimakan setiap minggu.


2. Teh Hijau
Ada sejumlah penelitian memperlihatkan hasil bahwa konsumsi teh hijau bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Seperti pada penelitian di Jepang, hasil penelitiannya bahwa mereka yang minum lebih dari lima cangkir (kecil) teh hijau dalam sehari mempunyai risiko sekitar 25 persen lebih rendah mengalami kematian akhir serangan jantung dan stroke.

Melihat hasil penelitian di Jepang tersebut, disamping itu perlu berhati-hatilah hiperbola dalam minum teh hijau. Meminum lebih dari lima cangkir teh hijau tiap hari, berakibat meningkatnya risiko terkena penyakit kerikil ginjal.

Sehingga disamping konsumsi teh hijau, juga perlu konsumsi air putih dalam jumlah yang mencukupi bagi kebutuhan tubuh.

3. Kacang-kacangan
Konsumsi kacang menyerupai kacang merah sampai tiga cangkir seminggu, selain kaya kandungan fitonutrien yang baik untuk kesehatan jantung, juga kaya serat dan air yang menciptakan badan lebih gampang kenyang, sehingga terhindar dari makan berlebihan.

BACA JUGA:  Inilah 12 Manfaat Kandungan Buah Durian, Serta Bahayanya Konsumsi Berlebihan

Kacang-kacangan juga kaya antioksidan yang berfungsi untuk mencegah kerusakan sel akhir paparan radikal bebas, yang bisa memicu kanker, penyakit Parkinson, dan Alzheimer.

Menurut laman Mayoclinic.org, makan kacang membantu kesehatan dan fungsi organ jantung, menyerupai kenari, almond dan kacang-kacangan lainnya yang bisa menurunkan kadar kolesterol jahat.

Jenis kacang yang dimakan tidak begitu penting, alasannya semaunya mempunyai nutrisi yang baik bagi tubuh, walau pada beberapa jenis kacang-kacangan mempunyai lebih banyak nutrisi untuk jantung sehat, disarankan konsumsi menyerupai kenari, almond, hazelnut.

Konsumsi kacang yang cukup bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Dimana LDL yang tinggi memicu resiko tinggi penyakit jantung.

Manfaat lainnya yaitu menurunkan risiko terjadinya pembekuan darah yang memicu serangan jantung, manfaat selanjutnya yaitu meningkatkan kesehatan pada lapisan arteri.

Banyak kacang-kacangan yang kaya asam lemak omega-3 yang manfaat untuk kesehatan organ hati, mencegah irama jantung yang berbahaya (karena apat memicu serangan jantung).

Semua kacang mempunyai kandungan serat, yang berhasiat untuk menurunkan kolesterol, serat juga menciptakan badan gampang merasa kenyang, sehingga mencegah Anda makan berlebihan.

Kacang mempunyai kandungan Vitamin E yang membantu menghentikan perkembangan plak di arteri, dimana pengembangan plak di arteri menimubulkan menimbulkan nyeri dada, serta memicu penyakit arteri koroner atau serangan jantung.

Pada beberapa kacang mengandung sterol, yang membantu menurunkan kolesterol. Lalu kandungan l-arginin membantu meningkatkan kesehatan dinding arteri serta mencegah penggumpalan darah yang bersiko tinggi menghambat pemikiran darah.

4. Bawang
Bawang putih diketahui tidak berakibat jelek pada tekanan darah, sehingga kondusif kalau sering dikonsumsi. Bawang putih sering dipakai untuk menambah rasa gurih pada makanan. Bawang putih justru baik untuk kesehatan jantung.

Menurut laman Healthyeating.sfgate.com, buah anggur mengandung fitonutrien yang disebut polifenol dan asam fenolik. Pada masa peradaban kuno dahulu, banyak yang menyadari manfaat kesehatan dari buah anggur.

Buah anggur membantu mencegah penyakit jantung dan diabetes. Manfaat ini alasannya kandungan polifenol dan asam fenolik di dalamnya. Buah anggur juga relatif tinggi kandungan kalium.

Yang paling penting, buah anggur mengandung senyawa polifenol dan asam fenolik. Polifenol telah dikaitkan dengan kesehatan jantung yang baik.

Aterosklerosis yaitu jenis penyakit jantung yang menjadikan penumpukan LDL (kolesterol jahat) di dinding arteri, terutama jantung dan otak. Aterosklerosis memicu serangan jantung atau stroke. Polifenol dalam buah anggur mencegah penyakit jantung dengan meminimalisir proses aterosklerosis.

6. Biji-bijian utuh
Mengonsumsi biji-bijian utuh menyerupai gandum, beras merah sampai jagung sanggup menjadi sumber utama karbohidrat. Biji-bijian tersebut juga mengandung protein, serat, antioksidan, vitamin B, zat besi, zinc dan magnesium.

Manfaatnya bisa menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, beberapa jenis kanker dan obesitas. Khusus pada jenis buji chia merupakan biji masakan yang berasal dari tanaman di Gurun Salvia Hispanica di Meksiko.

Pakar nutrisi, Joy Bauer menngatakan bahwa biji chia mengandung omega 3 dan serat yang menciptakan badan gampang kenyang. Kandungan serat di dalamnya berperan untuk mmbantu mengurangi kadar kolesterol jahat.

7. Kubis
Selain kaya kandungan fitonutrien yang bermanfaat untuk kesehatan organ jantung, kubis juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin K, kalsium, potasium, dan zat besi, yang mempunyai manfaat besar bagi kesehatan badan secara umum.

Menurut laman Timesofindia.indiatimes.com, bahwa brokoli, kubis dan kembang kol bisa melindungi arteri dan baik untuk kesehatan organ jantung,.

Terbentuknya plak lemak dalam arteri (aterosklerosis) menimbulkan penyakit jantung. Kandungan sulforaphane yang merupakan senyawa alami ditemukan dalam kubis brussel, kol, kembang kol, kangkung, bermanfaat untuk mengurangi perkembangan penyakit pada arteri.

8. Buah Beri
Macam-macam buah beri menyerupai bluberi, stroberi, rasberi, dan blackberry, kaya kandungan serat dan antidioksidan yang mempunyai kegunaan menurunkan resiko serangan jantung. Hal yang cukup baik, bahwa rasa bagus di dalam buah beri tidak memicu diabetes.

9. Buah Jeruk
Pelatih fitness populer Joel Harper mengklaim bahwa kandungan pektin yang terkandung di dalam buah jeruk membantu untuk menetralkan protein galektin-3 yang merusak sel-sel jaringan pada jantung.

BACA JUGA:  Inilah 22 Khasiat Air Jahe: Menurunkan Berat Badan, Mencegah Stres, Melawan Kanker, Dll

Menurut laman Dailymail.co.uk, bahwa buah jeruk membantu menjaga arteri dan melindungi badan dari serangan jantung. Kandungan di dalam buah jeruk mengurangi kadar kolesterol darah. Hal ini menurut sebuah studi yang memakai obyek tikus.

Temuan ini dinilai bisa menjelaskan penyebab orang-orang yang tinggal di Mediterania cenderung mempunyai umur lebih panjang, serta umumnya punya resiko penyakit jantung yang rendah.

Para peneliti di Universitas Ibrani di Yerusalem, menemukan hasil penelitiannya bahwa senyawa flavanon mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan rasio kolesterol baik (HDL).

Disarankan bagi penderita kolesterol tinggi jangan lupa mengkonsumsi buah jeruk, setidaknya 1 kali dalam seminggu.


10. Madu
Menurut koki dan konsultan gizi Kirsten Helle, bahwa madu terkadang disamakan dengan gula alasannya rasa manisnya. Padahal bagus yang terdapat pada madu yaitu jenis komplemen alami yang bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Beberapa studi memperlihatkan bahwa madu bisa mengurangi kadar kolesterol tubuh. Peneliti juga berkata bahwa madu mungkin baik untuk memerangi penyakit jantung.

Sebuah studi yang melibatkan 25 laki-laki berusia 18-68, menemukan hasil penelitiannya bahwa minum adonan madu dan air bisa meningkatkan kadar antioksidan dalam darah.

Kisaran kandungan antioksidan pada madu sebanding dengan yang ada pada apel, pisang, jeruk dan stroberi.

Dari laman Dailymail.co.uk, para peneliti sudah tahu bahwa madu mengandung aneka macam jumlah antioksidan, terutama pada madu yang gelap. Sebuah studi untuk melihat bagaimana konsumsi madu bisa bermanfaat bagi kadar antioksidan di dalam darah.

Studi dengan beberapa orang relawan. Peserta diberikan sekitar empat sendok makan madu per 16 ons segelas air. Dr Engeseth memberikan temuannya pada pertemuan American Chemical Society di Boston, Massachusetts.

Timnya juga sudah berencana melaksanakan studi dengan obyek kelinci, guna menentukan apakah madu bisa menghambat pembentukan plak yang menimbulkan penyempitan arteri.

11. Coklat Hitam
Bagi penggemar coklat tentu ini cukup menggembirakan. Seorang pakar kesehatan berjulukan Dr. Nancy Snyderma menyampaikan bahwa coklat hitam mengandung flavonoid yang bisa menurunkan resiko penyakit kardiovaskular. Tetapi Dr. Nancy mengingatkan untuk untuk tidak menyantap cokelat secara berlebihan.

Menurut laman My.clevelandclinic.org, cokelat mendapat banyak liputan media dalam beberapa tahun terakhir, alasannya diyakini membantu melindungi sistem kardiovaskular tubuh, hal itu alasannya biji kakao (sumber materi cokelat) kaya akan kandungan flavonoid.

Selain itu, kandungan antioksidan diyakini bekerja untuk membantu sel-sel badan melawan kerusakan akhir radikal bebas dari kontaminasi lingkungan, asap rokok, paparan cahaya matahari berlebihan, dll.

Apabila badan kekurangan antioksidan, berakibat kolesterol jahat (LDL) beresiko tinggi akan membentuk plak di dinding arteri.

Adapun Flavonoid yang ditemukan di kakao dan cokelat, juga mempunyai kualitas antioksidan. Penelitian para andal memperlihatkan bahwa flavanol (flavanols salah satu jenis Flavonoid yang paling meononjol dan bermanfaat) bekerja untuk menjaga kesehatan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan meningkatkan pemikiran darah ke otak dan jantung.

Apakah semua jenis cokelat yang sehat? Sebelum menentukan cokelat permen atau masakan ringan bagus cokelat, penting diketahui bahwa tidak semua produk coklat punya kandungan penting flavanols yang tinggi.

Kakao secara alami tinggi kandungan flavanols. Ketika kakao diolah menjadi produk cokelat, maka akan berkurang kandungan flavanols. Semakin banyak cokelat diproses / diolah (seperti proses fermentasi, alkalizing, memanggang, dll) maka semakin kandungan flavanols semakin berkurang.

Kebanyakan cokelat komersial (produk coklat) diolah dengan banyak proses. Kabar baiknya bahwa kini sebagian besar produsen coklat sedang mencari cara untuk menjaga keutuhan kandungan flavanols dalam cokelat (agar jangan terlalu banyak berkurang kandungannya).

Untuk dikala ini, pilihan terbaik yaitu cokelat hitam berupa prosuk coklat susu dan debu kakao yang belum mengalami pengolahan.

Makanan yang disarankan untuk penderita penyakit jantung

Penyakit jantung koroner terjadi alasannya adanya penyumbatan koroner, pembuluh darah koroner atau pembuluh besar tersumbat. Resiko penyakit ini bisa diturunkan menjadi seminimal mungkin resikonya dengan contoh hidup sehat.

Penting untuk berhenti merokok, menghindari stress dan memakan masakan sehat. Beberapa masakan yang baik untuk penderita penyakit jantung koroner yaitu masakan yang mengandung asam folat, menyerupai sari jeruk, brokoli, kacang merah, dan bayam.

Kemudian masakan kaya vitamin B6 dan vitamin E menyerupai pisang, alpukat, daging ayam tanpa lemak, beras merah, gandum dan kacang-kacangan.

BACA JUGA:  Inilah 15 Manfaat Minyak Zaitun: Untuk Kesehatan, Jantung, Kulit, Wajah, Rambut, Dll

Kemudian masakan kaya beta karoten, lycopene dan serat, menyerupai wortel, tomat, dan juga sayuran hijau. Yang mempunyai kegunaan untuk menurunkan resiko penyakit jantung koroner, dan juga untuk mengatasinya biar kondisinya tidak memburuk.

Lalu masakan kaya asam lemak omega 3 menyerupai ikan tuna, sarden, makarel. Yang sangat baik untuk kesehatan organ jantung dan pembuluh darah.

Makanan yang disarankan untuk penderita penyakit jantung bengkak

Pembengkakan pada jantung yaitu pecahan dari penyakit jantung, penyebabnya alasannya kurang melaksanakan acara fisik, dalam sebulan tidak pernah berolahraga, atau mengalami kelainan jantung semenjak lahir, mengalami kondisi otot jantung yang lemah, tekanan darah yang tinggi, dan kerusakan pada katup jantung.

Adapun masakan yang direkomendasikan bagi penderita penyakit jantung bengkak, yaitu tomat, dengan kandungan antioksidannya membantu untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Disarankan juga konsumsi bawang putih yang bisa meredakan nyeri jantung, dan menjaga kerja organ jantung. Lalu kacang-kacangan menyerupai almond dan kacang tanah juga baik untuk dikonsumsi, yang bisa meminimalisir pembesaran pada otot jantung dan menjaga kesehatan jantung secara umum.

Cara menjaga kesehatan jantung, guna mencegah penyakit jantung

Penting untuk mengonsumsi masakan sehat dan membatasi asupan garam biar tidak lebih dari 5-6 gram per hari. Lalu rutin berolahraga (3-7 kali dalam seminggu), jangan merokok, jangan minum alkohol dan batasi konsumsi minuman bersoda (lebih baik utamakan minum air putih).

Hal itu dilakukan biar badan sehat dan jantung sanggup selalu bekerja dengan baik dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Berikut masakan sehat untuk mencegah penyaktit jantung:

Sarapan bubur gandum
Gandum kaya beta-glucan, serat yang mempunyai kegunaan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat penyebab penyakit jantung.

Menurut andal gizi Dr Sarah Schenker, hanya dengan 3 gram beta-glucan per hari (setara semangkuk bubur gandum) sudah bisa bermanfaat untuk menurunkan kolesterol sebesar 10 persen.

Hal ini bukan berarti dalam setiap makan, menunya selalu gandum, ini terang salah, hendaknya sajian masakan bervariasi.

Bersihkan gigi secara teratur
Penyakit gusi telah dikaitkan menjadi penyebab pengerasan arteri dan serangan jantung. Bakteri yang menimbulkan kerusakan gigi bisa beresiko memicu peradangan, yang berakibat meningkatknya resiko penyakit jantung.

Untuk itu, para andal kesehatan menyarankan biar menyikat gigi secara teratur, yaitu sebanyak 2-3 kali dalam sehari. Pastikan sebelum tidur Anda menggosok gigi.

Batasi konsumsi gula
Sebuah studi di Amerika Serikat memperlihatkan bahwa asupan gula berlebih bisa memicu resiko tinggi hipertensi (tekanan darah tinggi).

Dr James Di Nicolantonio, seorang ilmuwan penelitian kardiovaskular di St Luke Mid America Heart Institute, yang memimpin penelitian, menjelaskan pentingnya membatasi asupan gula, bukan hanya membatasi asupan garam.

Sesekali berlibur ke kawasan yang cerah
Pergi berlibur sesekali sepertinya perlu dilakukan (terlalu sering juga tidak baik). Peneliti di University of Pittsburgh, Amerika, menjelaskan bahwa liburan di suatu kawasan yang cerah bisa bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Tahun lalu, universitas-universitas di Southampton dan Edinburgh menemukan bahwa sinar matahari bermanfaat untuk mengubah kadar oksida nitrat, yang berfungsi merenggangkan pembuluh darah, serta membantu tekanan darah turun.

Berdasarkan penelitiannya, bukan berarti kita terlalu sering berjemur di bawah sinar matahari, alasannya justru bisa mendatangkan resiko radikal bebas.

Jangan menunda buang air kecil
Sebuah studi pada orang yang mengalami penyakit jantung dini di Taiwan, memperlihatkan bahwa kandung kemih yang terlalu penuh beresiko pada timbulnya penyakit jantung.

Dimana jantung menjadi berdetak lebih cepat dan menempatkan tekanan yang tidak perlu pada arteri koroner, sehingga memicu kontraksi.

Jangan terlalu usang duduk
Hasil penelitian mejelaskan bahwa duduk selama 8 jam sehari berakibat meningkatnya risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes sebesar 40 persen.

Sehingga John Buckley, seorang profesor ilmu olahraga terapan di Chester University menyarankan biar jangan duduk lebih dari 4 jam, cobalah sekali-kali berdiri. Dia menyarankan biar maksimal duduk dua jam, yang di selingi bangun selama 30 menit.