Inilah 24 Manfaat Bersepeda (Dan Efek Sampingnya)

0
45
Bersepeda tidak diragukan lagi menyehatkan, dan bersepeda sanggup di mana saja.

Jika bersepeda di desa atau yang di “lingkungan hijau”, maka bersepeda bisa sambil menikmati pemandangan alam.

Intinya, selain sebagai alat untuk rekreasi, bersepeda menciptakan tubuh bergerak aktif.

 Bersepeda tidak diragukan lagi menyehatkan Inilah 24 Manfaat Bersepeda (dan Efek Sampingnya)

Bersepeda sangat disukai banyak orang, termasuk anak-anak, orang lanjut usia, hingga para penyandang cacat dengan pertolongan peralatan khusus.

Lakukanlah bersepeda, setidaknya 150 menit dalam setiap minggunya. Misalnya, Anda sanggup bersepeda sebagai transportasi untuk bekerja, sekolah dan semacamnya, atau juga bersepeda di hari-hari libur.

Manfaat bersepeda untuk kesehatan

#1. Memperkuat otot tubuh
Hampir semua anggota tubuh yang terlibat bergerak ketika bersepeda, mulai dari kaki yang mengayuh, juga tangan, punggung, dan potongan tubuh yang lainnya akan terpicu bergerak.

Bersepeda akan menciptakan otot-otot tubuh Anda menjadi lebih kuat dan kencang.

Pelatih kebugaran di St. Catharines, Ontario, Jenny Brown menyampaikan “Bersepeda membantu menguatkan tubuh potongan bawah menyerupai paha depan, paha belakang dan bokong dengan membuatkan otot tersebut secara bersamaan”.

#2. Menyehatkan jantung
Bersepeda termasuk olahraga kardio, hal itu sebab bersepeda (walaupun hanya 10 menit) sudah bisa membantu memaksimalkan kinerja organ jantung, organ paru-paru, dan sistem sirkulasi di dalam tubuh menjadi optimal.

Rajin bersepedasecara teratur membantu untuk menurunkan tingkat kolesterol jahat di dalam darah, menguatkan otot jantung, dan menurunkan tekanan darah.

Menurunnya tingkat kolesterol jahat berarti mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah.

Otot jantung yang biasa terlatih akan menjadi lebih baik fungsinya, yang menciptakan proses peredaran darah dan oksigen ke seluruh tubuh menjadi optimal.

Dengan baiknya kinerja sistem peredaran darah, hal ini sangat penting untuk menurunkan risiko stroke, serangan jantung, dan tekanan darah tinggi.

Usahakan bersepeda hingga mengeluarkan keringat, yang berarti Anda akan memperoleh manfat yang besar.

Studi yang dilakukan British Medical Association, menemukan hasil bahwa bersepeda sejauh 20 mil dalam seminggu bisa untuk mengurangi risiko terjangkit penyakit jantung koroner sebesar 50%.


#3. Mengatur pernapasan
Entunya kita akan terengah-engah kalau mengayuh sepeda dalam waktu usang atau jarak hingga berkilo-kilo meter. Namun, hal itu sanggup menyehatkan pernapasan tubuh.

Manfaatnya berupa tubuh sanggup lebih tertaur dalam bernapas.

Untuk itu juga, kalau ingin bersepeda dalam waktu cukup usang (lebih dari 30 menit), disarankan sebelum olahraga bersepeda untuk melaksanakan pemanasan tubuh.

#4. Memperkuat Kerangka Tubuh
Apabila ada yang mengira kalau sering bersepeda akan menciptakan postur tubuh sedikit membungkuk. Hal ini tidaklah besar, hal itu sebab dengan bersepeda, justru kerangka tubuh menjadi semakin kuat dan tegak.

Dengan tulang yang kuat tentunya akan menciptakan Anda lebih gampang melaksanakan acara sehari-hari. Bersepeda sanggup meningkatkan kekuatan, kepadatan dan keseimbangan tulang, sekaligus juga mencegah osteoporosis.

#5. Menjaga berat badan
Bersepeda ria yang dilakukan juga sanggup dijadikan tujuan diet, dengan tumpuan makan yang terjaga, maka sangat efektif melaksanakan acara bersepeda untuk mencegah kegemukan pada tubuh.

Saat bersepeda, kinerja kardiovaskular dan otot menjadi maksimal, yang juga memaksimalkan pembakaran kalori di dalam tubuh, bersamaan dengan tingkat metabolisme tubuh yang meningkat…

…sehingga bagi Anda yang suka bersepeda sanggup menurunkan berat tubuh dengan mudah.

Bersepeda sanggup memperabukan kalor sekitar 300 kalori per jam dengan kecepatan biasa (bersepeda santai).

Dapat memperabukan 400 kalori per jam apabila bersepeda dengan kecepatan 11 mph.

Dapat memperabukan 700 kalori apabila bersepeda di medan berat selama 1 jam.

Jika Anda memperabukan 300 kalori saja dalam sehari, berarti Anda sudah bisa menurunkan berat tubuh 1 Kg dalam 25 hari.

BACA JUGA:  Inilah Apakah Diperbolehkan Berolahraga Ketika Flu?

#6. Menjaga kesehatan sendi tubuh
Selain otot, sendi-sendi pada kaki dan tangan akan ikut aktif ketika bersepeda, menyerupai sikut, lutut, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan…

…bagian sendi tersebut secara otomatis bekerja dan bergerak ketika bersepeda. Hal ini menawarkan manfaat, yang menciptakan persendian menjadi semakin fleksibel.

Gerakan yang melibatkan hampir semua tubuh, menciptakan otot dan sendi-sendri tubuh tersebut mengalami peningkatan aktivitas…

…yang membuatnya lebih kuat dan fleksibel. Selain itu, koordinasi dan keseimbangan tubuh juga ikut terlatih.

loading…


#7. Mengatasi stress
Saat bersepeda, tubuh akan terpicu untuk mengeluarkan hormon yang berjulukan endorfin. Hormon endorfin mempunyai imbas untuk memicu rasa nyaman dan suasana hati (mood) menjadi cenderung positif.

Selain itu, hormin endorfin juga berfungsi untuk mengurangi rasa sakit.

Dengan mood yang anggun dan rasa nyaman di dalam tubuh, sangat penting untuk mengurangi beban yang menggelayuti pikiran.

Apalagi dengan pemandangan yang anggun ketika bersepeda di alam sekitar, maka menjadi sangat efektif untuk menghilangkan stres secara maksimal.

Dengan begitu, apabila mengalami depresi atau stress, cobalah ke luar rumah menuju ke alam sekitar untuk bersepeda. Yang menciptakan rasa penat di dalam jiwa menjadi hilang.

#8. Meningkatkan Stamina
Bersepeda dinilai menjadi cara yang sangat  baik untuk meningkatkan stamina, hal ini sebab akivitas mengayuh sepeda umumnya lebih usang daripada melaksanakan aerobik atau berjalan kaki.

Bersepeda sanggup memperkuat organ jantung dan paru-paru, sehingga tubuh menjadi terlatih, untuk nantinya bisa melaksanakan acara sehari-hari dengan baik dan lancar.

#9. Mencegah kanker
Kanker tergolong penyakit yang cepat menjalar ke seluruh tubuh. Perkembangan kanker di dalam tubuh yang paling banyak dikhawatikan orang-orang.

Anda sanggup membantu tubuh untuk terhindari dari kanker dengan hanya melaksanakan olahraga sepeda.

Bersepeda menciptakan tubuh mengeluarkan keringat dan tentunya sehat, sehingga memperkecil resiko berkembangnya sel kanker.

#10. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Beberapa studi telah memperlihatkan bahwa acara menyerupai bersepeda mempunyai imbas nyata pada sistem kekebalan tubuh, yang artinya tubuh tidak gampang jatuh sakit, dari serangan penyakit.

Orang yang mengalami kondisi kekebalan yang lemah, rentan mengalami penyakit menyerupai batuk dan pilek.

#11. Membuat Awet Muda
Bersepeda secara teratur sebetulnya sanggup berdampak baik bagi kulit, hal itu sebab dengan bersepeda membantu peningkatan pedoman darah yang lebih banyak oksigen ke jaringan kulit…

…yang hal ini sangat baik untuk membantu proses pengeluaran racun berbahaya dari dalam tubuh (melalui keringat), serta menciptakan Anda terlihat lebih muda.


#12. Meningkatkan kerja otak
Profesor Arthur Kramer menjelaskan bahwa bersepeda sanggup meningkatkan pedoman darah ke otak, hal ini berkhasiat untuk mencegah penyakit alzheimer.

Para peneliti dari Universitas Illinois juga menemukan bahwa bersepeda bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mental hingga 15 persen. Yang berdampak baik juga dalam perkembangan sel-sel otak.

#13. Mengurangi resiko diabetes
Diabetes tipe 2 termasuk penyakit berbahaya yang menjadi ancaman serius. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari bawah umur hingga orang tua.

Penyakit diabetes sanggup dicegah dengan rutin melaksanakan acara fisik, salah saunya yang disarankan yaitu rajin bersepeda, disamping juga memenuhi keseimbangan nutrisi tubuh.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan dalam skala besar di negara Finlandia. Hasil penelitian menemukan bahwa orang yang bersepeda lebih dari 30 menit per hari mempunyai 40 persen risiko lebih rendah terkena diabetes

#14. Mengecilkan paha
Memiliki timbunan lemak di paha tentunya cukup mengganggu, terutama untuk kaum perempuan yang sanggup mengurangi kepercayaan diri.

BACA JUGA:  Menpora Harap Emas Defia Menular Ke Atlet Indonesia Lainnya

Dengan olahraga bersepeda, maka kaki menjadi potongan tubuh yang paling banyak bergerak, yang hasilnya yaitu banyak lemak akan dibakar, yang balasannya menciptakan ukuran paha menjadi proporsional.

Selain itu, mengayuh pedal sepeda menciptakan otot-otot mulai dari paha hingga pergelangan kaki menjadi terangsang biar menjadi lebih kencang dan kuat.

#15. Meningkatkan energi dan semangat
Apabila Anda kurang bersemangat ketika di kantor, tempat kuliah atau sekolah, cobalah untuk membiasakan diri bersepeda, termauk berangkat dengan bersepeda…

…mungkin agak merepotkan, tetapi keuntungannya cukup sepadan. Dimana, menurunnya tubuh yang gampang lelah dan lesu merupakan indikasi kurang berolahraga.

Sehingga dengan bersepeda ini (dibandingkan berkendaraan bermotor) maka akan memicu tubuh untuk lebih berenergi dan bersemangat.

Manfaat bersepeda untuk bersosialisasi dan lainnya:

#16. Berpeluang menambah banyak teman
Jika Anda hobi bersepeda, maka nantinya akan tertarik mengikuti sepeda santai. Maka, dari situ Anda akan bertemu dengan banyak orang baru.

Sehingga anda nantinya bisa ikut bergabung dengan kelompok atau klub sepeda. Sehingga dengan bersepeda bersama, sanggup menambah sosialiasi di antara banyak orang yang hobi bersepeda.

Memiliki hobi bersepeda, maka akan menjadi tertarik untuk mengikuti event-event menyerupai sepeda santai. Anda nantinya bertemu dengan banyak orang gres yang mempunyai hobi sama.

#17. Dapat berhemat
Mungkin Anda pernah mendengar istilah “Bike To Work”. Dengan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, maka Anda sanggup menghemat biaya transportasi sehari-hari.

Karena memang diakui, biaya transportasi yang ada umumnya cukup mahal, termasuk memakai kendaraan langsung maka perlu membeli bensin.

Jika memakai sepeda, maka uang untuk membeli bensin atau membayar biaya angkutan umum bisa untuk ditabung.

#18. Membuat Pikiran Lebih Tenang
Dengan bersepeda, menciptakan pikirandapat lebih tenang. Hal itu sebab ketika mengayuh sepeda, ada irama keteraturan yang dilakukan.

Kegiatan fisik yang dilakukan juga bisa kuat pada pikiran seseorang. Sehingga sesudah bersepeda, memberkan imbas berupa kenyamanan dan kepuasan di dalam jiwa.

#19. Mengatasi problem kemacetan
Jika Anda tinggal di ibukota, tentunya sudha mengetahui kondisi kemacetan yang setiap hari terjadi. Dengan bersepeda, maka Anda bisa menempuh jalan-jalan kecil ataupun menyalip dengan mudah, sehingga Anda sanggup terhindar dari penatnya kemacetan.

#20. Mendukung gerakan “Go Green”
Dengan membiasakan memakai sepeda dibandingkan motor ataupun mobil, berarti Anda telah mendukung gerakan Go Green…

…artinya Anda telah ikut dalam berusaha untuk menyelamatkan bumi yang sudah semakin panas (akibat penggunaan kendaraan bermotor, pabrik, dll).

Walaupun gres sedikit ikut gerakan Go Green, tapi kalau Anda konsisten melakukannya, maka bisa menginspirasi orang lain.

#21. Sangat ramah lingkungan
Jika bersepeda, tentunya Anda tidak perlu mengisi materi bakar menyerupai bensin. Sehingga ketika dikayuh maka tidak akan ada asap kendaraan yang keluar (asap kendaraan menimubulkan polusi yang merusak bumi).

Dengan lebih menentukan bersepeda sebagai alat kendaraan, bararti Anda berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang menjadi lebih bersih.

#22. Meningkatkan kemampuan dalam olahraga lainnya
Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan olahraga lainnya menyerupai sepak bole, bola basket, tenis lapangan dan lainnya.

Pada sebuah studi medis yang dilakukan di Norwegia, yang digelar oleh sebuah klub aerobik, memperlihatkan hasil bahwa dengan bersepeda bisa meningkatkan kekuatan tubuh, kelincahan, dan keseimbangan…

…yang hal ini dinlai bisa berdampak besar untuk kemampuan dalam olahraga lainnya.

#23. Memicu jiwa untuk menciptakan terobosan kreatif
Banyak Penulis, seniman dan lainnya yang sering bersepeda untuk mendapat sebuah ide gres yang kreatif.

Sebuah studi yang dilakukan para ahli, menemukan bahwa hanya 25 menit bersepeda, setidaknya bisa menghasilkan satu pemikiran kreatif.

BACA JUGA:  Defia Rosmaniar Persembahkan Emas Pertama Untuk Indonesia Di Asian Games 2018

#24. Menghilangkan kecanduan negatif
Jika seseorang terkena problem kecanduan pada hal-hal negatif menyerupai rokok, alkohol, dan sebagaianya, maka dengan bersepeda diperlukan bisa menghilangkan kecanduan tersebut.

Hal ini sebab kegiatan bersepeda sudah diyakini banyak orang bisa menciptakan hidup menjadi lebih bahagia, lebh kreatif dan lebih sehat.

Tips dalam bersepeda:

  1. Periksa sepeda Anda sebelum bersepeda ria, pastikan semua komponen sepeda baik, mulai dari rem, hingga kondisi ban.
  2. Kenakan pelindung kepala, siku, dan lutut, sehingga mengurangi resiko parah ketika terjadi kecelakaan di jalan.
  3. Pastikan Anda terlihat oleh pengendara lain apabila Anda bersepeda di jalanan umum yang gelap. Pastikan Anda bisa dilihat oleh pengguna kendaraan lain. Disarankan pasanglah lampu dan gunakan baju yang berwarna terang.
  4. Pastikan Anda selalu memberi tanda kepada para pengguna jalan lain ketika akan berbelok atau berhenti. Jangan lakukan secara mendadak! Gunakan sinyal lengan sebelum berbelok ke kanan atau kiri
  5. Lihatlah ke belakang sebelum Anda berputar balik, menyalip, atau berhenti
  6. Ketika menyalip kendaraan beroda empat yang sedang terparkir, hati-hati pada ketika orang yang di dalam kendaraan beroda empat tersebut membuka pintu kendaraan beroda empat secara tiba-tiba
  7. Hindari mnggunakan ponsel ketika bersepeda
  8. Disarankan menghindari daerah-daerah yang ramai kendaraan bermotor untuk mengurangi paparan polusi.

Efek samping sepeda
#Bersepeda tidak dianjurkan bagi orang yang mengalami problem dengan sendi dan nyeri rematik.

#Bersepeda terlalu usang bisa menurunkan kualitas dari sperma laki-laki.

#Menurut penelitian para andal di Yale University, perempuan yang bersepeda dengan posisi handlebar (setang) rendah mempunyai risiko tinggi terkena problem kesehatan seksual.

Naik sepeda dengan posisi setang rendah, mengakibatkan tekanan besar pada kawasan organ kelamin. Kondisi ini mengakibatkan mati rasa yang mengarah pada disfungsi seksual.

Penelitian dilakukan dengan melibatkan 48 responden perempuan dengan frekuensi tinggi mengayuh sepeda, setidaknya 16 mil (sekitar 25,5 km) seminggu. Para peneliti mengamati dan mencatat, dimana secara umum dikuasai perempuan menyandarkan berat tubuh mereka ke depan pada penyangga di tangan.

Posisi punggung cenderung membentuk sudut 30 – 45 derajat ke arah depan. Semakin rendah posisi setang, semakin besar risiko gangguan seksual.

#Efek negatif bersepeda juga bisa dialami kaum pria. Sebuah penelitian yang dipresentasikan pada konferensi Reproduction and Embryology European Society, memperlihatkan imbas negatif bersepeda pada seksualitas laki-laki.

Pria yang TERLALU SERING mengendarai sepeda, setidaknya 290 kilometer per minggu, cenderung mempunyai kualitas dan kuantitas sperma yang lebih jelek dari sekelompok laki-laki sehat yang jarang bersepeda.

Untuk menghindari hal tersebut, hindari bersepeda terlalu lama, maksimal hanya 1 jam.

Penurunan kualitas dan kuantitas sperma diyakini sebab terjadinya tabrakan antara testis dan sadel sepeda. Bisa juga sebab kondisi panas akhir tabrakan ketika mengayuh, dan kondisi celana cenderung ketat.

#Gerakan berulang yang dilakukan ketika bersepeda bisa mengakibatkan problem pada lutut, hal ini dipicu kalau ada peningkatan dalam kecepatan, jarak terlalu jauh, dan penggunaan sadel yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.

#Sering memakai sepeda gunung berisiko mengalami problem pada tulang punggung, sebab penggunaan sepeda gunung umumnya dilakukan dengan kecepatan tinggi dan jalur yang ekstrim.

Referensi:

  1. 30 great benefits of cycling – bikeradar.com
  2. Health Benefits of Cycling – organicfacts.net
  3. The top 5 benefits of cycling – harvard.edu